<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerindra: Jangan Kaitkan Semua Kasus 1998 ke Prabowo</title><description>Partai Gerakan Rakyat Indonesia Raya (Gerindra), angkat bicara terkait  pernyataan KontraS yang meminta Kejagung memanggil Ketua Dewan Pembina Partai  Gerindra Prabowo Subianto, terkait keterlibatannya dalam sejumlah  peristiwa pelanggaran HAM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/07/337/893509/gerindra-jangan-kaitkan-semua-kasus-1998-ke-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/07/337/893509/gerindra-jangan-kaitkan-semua-kasus-1998-ke-prabowo"/><item><title>Gerindra: Jangan Kaitkan Semua Kasus 1998 ke Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/07/337/893509/gerindra-jangan-kaitkan-semua-kasus-1998-ke-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/07/337/893509/gerindra-jangan-kaitkan-semua-kasus-1998-ke-prabowo</guid><pubDate>Kamis 07 November 2013 19:43 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/07/337/893509/sBRAajo0RL.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/07/337/893509/sBRAajo0RL.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Partai Gerakan Rakyat Indonesia Raya (Gerindra), angkat bicara terkait pernyataan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yang meminta Kejagung memanggil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, terkait keterlibatannya dalam sejumlah peristiwa pelanggaran HAM.Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, mantan Danjen Kopassus itu tidak bisa dikaitkan dengan kasus yang terjadi pada tahun 1998. &quot;Jadi Prabowo enggak bisa dikaitkan dengan semua kasus di 98, ada penembakan Trisakti, kerusuhan 98,&quot; ujar Fadli Zon kepada wartawan di Kantor PBNU di Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2013) malam.Menurutnya, penembakan di Kampus Trisakti pelakunya sudah ketahuan yakni oknum dari kepolisian.&amp;nbsp; &quot;Kasus 98 itu, yang disebut sebagai orang hilang, pernah diadili melalui mahkamah militer, pelakunya (bawahan Prabowo) ada yang dipecat dan dihukum penjara, itu ada yg dinamakan Tim Mawar, udah selesai,&quot; tuturnya.Sebagai pimpinan, kata Fadli, Prabowo Subianto mengambi alih tangung jawab karena sebagai pimpinan. &quot;Yang terjadi karena dilakukan anak buahnya, saya kira Prabowo ksatria (karena bertanggungjawab atas perbuatan anak buahnya),&quot; lanjutnya.Selain itu, kata dia, latar belakang penculikan yang terjadi ledakan di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat pada tahun 1998, karena penangkapannya tidak sesuai prosedur. &quot;Terkait ada ledakan di Rusun Tanah Tinggi, karena&amp;nbsp; ada nama yang teridentifikasi, kemudian ditangkap tapi dinamakan penculikan karena penangkapannya tak sesuai prosedur. Kalau kita tidak detail mengamati sejarah, hati-hati,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Partai Gerakan Rakyat Indonesia Raya (Gerindra), angkat bicara terkait pernyataan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yang meminta Kejagung memanggil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, terkait keterlibatannya dalam sejumlah peristiwa pelanggaran HAM.Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, mantan Danjen Kopassus itu tidak bisa dikaitkan dengan kasus yang terjadi pada tahun 1998. &quot;Jadi Prabowo enggak bisa dikaitkan dengan semua kasus di 98, ada penembakan Trisakti, kerusuhan 98,&quot; ujar Fadli Zon kepada wartawan di Kantor PBNU di Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2013) malam.Menurutnya, penembakan di Kampus Trisakti pelakunya sudah ketahuan yakni oknum dari kepolisian.&amp;nbsp; &quot;Kasus 98 itu, yang disebut sebagai orang hilang, pernah diadili melalui mahkamah militer, pelakunya (bawahan Prabowo) ada yang dipecat dan dihukum penjara, itu ada yg dinamakan Tim Mawar, udah selesai,&quot; tuturnya.Sebagai pimpinan, kata Fadli, Prabowo Subianto mengambi alih tangung jawab karena sebagai pimpinan. &quot;Yang terjadi karena dilakukan anak buahnya, saya kira Prabowo ksatria (karena bertanggungjawab atas perbuatan anak buahnya),&quot; lanjutnya.Selain itu, kata dia, latar belakang penculikan yang terjadi ledakan di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat pada tahun 1998, karena penangkapannya tidak sesuai prosedur. &quot;Terkait ada ledakan di Rusun Tanah Tinggi, karena&amp;nbsp; ada nama yang teridentifikasi, kemudian ditangkap tapi dinamakan penculikan karena penangkapannya tak sesuai prosedur. Kalau kita tidak detail mengamati sejarah, hati-hati,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
