<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Polonium Pembunuh Arafat</title><description>Zat radioaktif polonium tengah naik daun setelah muncul penyelidikan  bahwa zat tersebut menjadi alat pembunuh mantan pemimpin Palestina  Yasser Arafat. Zat ini dianggap berbahaya dan mematikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/07/412/893138/mengenal-polonium-pembunuh-arafat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/07/412/893138/mengenal-polonium-pembunuh-arafat"/><item><title>Mengenal Polonium Pembunuh Arafat</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/07/412/893138/mengenal-polonium-pembunuh-arafat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/07/412/893138/mengenal-polonium-pembunuh-arafat</guid><pubDate>Kamis 07 November 2013 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/07/412/893138/FyqO1NqQXK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zat polonium (Foto: Al Jazeera)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/07/412/893138/FyqO1NqQXK.jpg</image><title>Zat polonium (Foto: Al Jazeera)</title></images><description>DUBAI - Zat radioaktif polonium tengah naik daun setelah muncul penyelidikan bahwa zat tersebut menjadi alat pembunuh mantan pemimpin Palestina Yasser Arafat. Zat ini dianggap berbahaya dan mematikan.Polonium adalah elemen yang sangat langka dan memiliki tingkat radioaktif yang tinggi. Zat ini biasanya ditemukan di atmosfer dan lapisan dalam bumi, meski dalam jumlah minim.Ilmuwan ternama dan peraih Nobel Marie Curie menemukan elemen tersebut pada akhir abad-19. Curie kemudian menamakan polonium berdasarkan negara kelahirannya Polandia atau Polonia dalam bahasa Latin. Polonium memiliki puluhan isotop, salah yang paling ditemukan adalah polonium-210 yang mengandung partikel radioaktif tinggi yang dikenal partikel alpa. Partikel ini yang ditemukan dalam tubuh Yasser Arafat. Demikian diberitakan Al Jazeera, Kamis (7/11/2013).Karena sifat radioaktifnya, polonium digunakan sebagai pemicu senjata nuklir dan sumber energi bagi satelit dan pesawat luar angkasa. Rusia menggunakan bahan ini untuk menghangatkan kendaraan yang mendarat di bulan pada 1970.Polonium tidak berbahaya bila berada di luar tubuh. Tetapi begitu zat ini masuk ke dalam tubuh manusia, polonium menjadi benda yang paling berbahaya.Menelan sekira 50 nanogram atau menghirup 10 nanogram dari polonium dapat menyebabkan kematian. Ini berarti, satu gram polonium-210 secara teori bisa meracuni dan membunuh sekira 10 juta jiwa.Gejala-gejala terinfeksi polonium bisa berbagai macam bentuknya. Namun pada umumnya pencemaran polonium bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, rambut rontok dan jumlah sel darah putih yang menurun tajam.Setelah menelan polonium, zat tersebut bisa menyerap di aliran darah dengan cepat dan menyerang sel darah merah. Kemudian polonium langsung menyerang vital organ seperti hati dan ginjal disertai gejala sindrom keracunan. Pada akhirnya, polonium menimbulkan serangan jantung.Gejala tersebut sama dengan yang dialami oleh Yasser Arafat ketika di rawat di Prancis. Arafat akhirnya wafat pada 11 November 2004 dan kini bukti baru menyebutkan bahwa Arafat telah diracun.</description><content:encoded>DUBAI - Zat radioaktif polonium tengah naik daun setelah muncul penyelidikan bahwa zat tersebut menjadi alat pembunuh mantan pemimpin Palestina Yasser Arafat. Zat ini dianggap berbahaya dan mematikan.Polonium adalah elemen yang sangat langka dan memiliki tingkat radioaktif yang tinggi. Zat ini biasanya ditemukan di atmosfer dan lapisan dalam bumi, meski dalam jumlah minim.Ilmuwan ternama dan peraih Nobel Marie Curie menemukan elemen tersebut pada akhir abad-19. Curie kemudian menamakan polonium berdasarkan negara kelahirannya Polandia atau Polonia dalam bahasa Latin. Polonium memiliki puluhan isotop, salah yang paling ditemukan adalah polonium-210 yang mengandung partikel radioaktif tinggi yang dikenal partikel alpa. Partikel ini yang ditemukan dalam tubuh Yasser Arafat. Demikian diberitakan Al Jazeera, Kamis (7/11/2013).Karena sifat radioaktifnya, polonium digunakan sebagai pemicu senjata nuklir dan sumber energi bagi satelit dan pesawat luar angkasa. Rusia menggunakan bahan ini untuk menghangatkan kendaraan yang mendarat di bulan pada 1970.Polonium tidak berbahaya bila berada di luar tubuh. Tetapi begitu zat ini masuk ke dalam tubuh manusia, polonium menjadi benda yang paling berbahaya.Menelan sekira 50 nanogram atau menghirup 10 nanogram dari polonium dapat menyebabkan kematian. Ini berarti, satu gram polonium-210 secara teori bisa meracuni dan membunuh sekira 10 juta jiwa.Gejala-gejala terinfeksi polonium bisa berbagai macam bentuknya. Namun pada umumnya pencemaran polonium bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, rambut rontok dan jumlah sel darah putih yang menurun tajam.Setelah menelan polonium, zat tersebut bisa menyerap di aliran darah dengan cepat dan menyerang sel darah merah. Kemudian polonium langsung menyerang vital organ seperti hati dan ginjal disertai gejala sindrom keracunan. Pada akhirnya, polonium menimbulkan serangan jantung.Gejala tersebut sama dengan yang dialami oleh Yasser Arafat ketika di rawat di Prancis. Arafat akhirnya wafat pada 11 November 2004 dan kini bukti baru menyebutkan bahwa Arafat telah diracun.</content:encoded></item></channel></rss>
