<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 6 Korban Selamat Terlempar dari Heli Saat Akan Jatuh</title><description>Enam orang selamat dalam peristiwa jatuhnya Helikopter Mi-17 milik TNI  AD di sekitar Pospamtas Bulan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara,  sekira pukul 10.45 Wita</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/09/340/894451/6-korban-selamat-terlempar-dari-heli-saat-akan-jatuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/09/340/894451/6-korban-selamat-terlempar-dari-heli-saat-akan-jatuh"/><item><title> 6 Korban Selamat Terlempar dari Heli Saat Akan Jatuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/09/340/894451/6-korban-selamat-terlempar-dari-heli-saat-akan-jatuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/09/340/894451/6-korban-selamat-terlempar-dari-heli-saat-akan-jatuh</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2013 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/09/340/894451/ngkuWUoH7n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/09/340/894451/ngkuWUoH7n.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BALIKPAPAN - Enam orang selamat dalam peristiwa jatuhnya Helikopter Mi-17 milik TNI AD di sekitar Pospamtas Bulan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sekira pukul 10.45 Wita. Mereka berada di dekat pintu, dan terlempar sebelum heli jatuh kemudian terbakar.&quot;Korban selamat enam orang berada di dekat pintu, mereka terlempar dari dalam heli,&quot; ujar Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, Sabtu (9/11/2013).Korban selamat kini menjalani perawatan di Tarakan setelah dievakuasi lewat udara sore tadi. Menurutnya, mereka mengalami luka bakar, namun seluruhnya sadarkan diri. &quot;Luka bakar cukup serius, dua ringan. Yang selamat dua TNI, empat sipil. Mereka sadar semua,&quot; terangnya.Dicky belum berani memastikan jumlah korban tewas, namun menurut manifest, heli mengangkut 19 orang. Sebanyak 10 orang di antaranya merupakan pekerja bangunan yang akan membangun pospamtas. &quot;Diperkirakan (tewas) 13 orang, tapi belum pasti, besok kita lihat lagi setelah dievakuasi,&quot; jelas Dicky.Dia menerangkan, awalnya heli mengangkut sembilan orang dari Tarakan menuju Desa Apoping, Kecamatan Bahau Ulu, Kabupaten Malinau. Heli lalu mendarat mengangkut 10 pekerja bangunan, dan kembali terbang menuju perbatasan. &quot;Tidak jauh (dari Desa Apoping ke perbatasn) sekitar 20 menit menggunakan heli,&quot; ujarnya. Saat akan mendarat di helipad yang letaknya sekira 30 meter dari pospamtas, baling-baling belakang heli terus berputar. Nahas, heli lalu jatuh dan terbakar. Investigasi akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. &quot;Saya kira ada masalah, cuaca mungkin, sehingga baling-baling terus berputar. Akan dilakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti,&quot; terangnya.Dia memastikan kondisi helikopter masih dalam keadaan laik terbang. Helikopter buatan Rusia tersebut baru dioperasikan pada 2010 lalu untuk pengamanan perbatasan. Kodam VI/Mulawarman memiliki dua helikopter serupa, satu lagi berada di Balikpapan. &quot;Heli cukup baik, tahun 2010 baru dioperasikan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Enam orang selamat dalam peristiwa jatuhnya Helikopter Mi-17 milik TNI AD di sekitar Pospamtas Bulan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sekira pukul 10.45 Wita. Mereka berada di dekat pintu, dan terlempar sebelum heli jatuh kemudian terbakar.&quot;Korban selamat enam orang berada di dekat pintu, mereka terlempar dari dalam heli,&quot; ujar Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, Sabtu (9/11/2013).Korban selamat kini menjalani perawatan di Tarakan setelah dievakuasi lewat udara sore tadi. Menurutnya, mereka mengalami luka bakar, namun seluruhnya sadarkan diri. &quot;Luka bakar cukup serius, dua ringan. Yang selamat dua TNI, empat sipil. Mereka sadar semua,&quot; terangnya.Dicky belum berani memastikan jumlah korban tewas, namun menurut manifest, heli mengangkut 19 orang. Sebanyak 10 orang di antaranya merupakan pekerja bangunan yang akan membangun pospamtas. &quot;Diperkirakan (tewas) 13 orang, tapi belum pasti, besok kita lihat lagi setelah dievakuasi,&quot; jelas Dicky.Dia menerangkan, awalnya heli mengangkut sembilan orang dari Tarakan menuju Desa Apoping, Kecamatan Bahau Ulu, Kabupaten Malinau. Heli lalu mendarat mengangkut 10 pekerja bangunan, dan kembali terbang menuju perbatasan. &quot;Tidak jauh (dari Desa Apoping ke perbatasn) sekitar 20 menit menggunakan heli,&quot; ujarnya. Saat akan mendarat di helipad yang letaknya sekira 30 meter dari pospamtas, baling-baling belakang heli terus berputar. Nahas, heli lalu jatuh dan terbakar. Investigasi akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. &quot;Saya kira ada masalah, cuaca mungkin, sehingga baling-baling terus berputar. Akan dilakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti,&quot; terangnya.Dia memastikan kondisi helikopter masih dalam keadaan laik terbang. Helikopter buatan Rusia tersebut baru dioperasikan pada 2010 lalu untuk pengamanan perbatasan. Kodam VI/Mulawarman memiliki dua helikopter serupa, satu lagi berada di Balikpapan. &quot;Heli cukup baik, tahun 2010 baru dioperasikan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
