<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Curigai Istri Tersangka Kredit Fiktif BSM</title><description>Namun, Rahmad enggan menyebut berapa jumlah uang yang terdapat di dalam  rekening tersebut dan jumlah transaksi yang telah dilakukan, serta siapa  saja yang memakainya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/11/339/895271/polisi-curigai-istri-tersangka-kredit-fiktif-bsm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/11/339/895271/polisi-curigai-istri-tersangka-kredit-fiktif-bsm"/><item><title>Polisi Curigai Istri Tersangka Kredit Fiktif BSM</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/11/339/895271/polisi-curigai-istri-tersangka-kredit-fiktif-bsm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/11/339/895271/polisi-curigai-istri-tersangka-kredit-fiktif-bsm</guid><pubDate>Senin 11 November 2013 18:50 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/11/339/895271/8JUOtetnmv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/11/339/895271/8JUOtetnmv.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri curiga dengan keterangan WD, istri Kepala Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Bogor Chaerulli Hermawan, terkait aliran dana Rp2,5 miliar dari kredit fiktif.&quot;Istri sepatutnya mengetahui (uang tersebut). Tapi (WD) baru diperiksa satu kali,&quot; ungkap Wakil Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Rahmad Sunanto, di kantornya, Jakarta Senin (11/11/2013).Oleh karena itu, pihaknya akan meminta rekening WD agar segera dibuka. Namun, Rahmad enggan menyebut berapa jumlah uang yang terdapat di dalam rekening tersebut dan jumlah transaksi yang telah dilakukan, serta siapa saja yang memakainya.&quot;Itu untuk konsumsi penyidik. Sedang didalami orang-orangnya (yang memakai uang Rp2 miliar) siapa. Untuk lebih tahunya itu ialah CH (Chaerulli Hermawan) dan kita sedang periksa kepada yang bersangkutan. Kemudian kita minta buka rekening,&quot; paparnya.Dia menambahkan, WD menyatakan tidak tahu soal uang Rp2,5 miliar itu dan pemakaiannya hingga saldo akhir berjumlah Rp85 ribu. Sebab, Chaerulli menggunakan Kartu Tanda Pengenal (KTP) WD untuk dijadikan persyaratan membuka rekening di salah satu Bank Syariah di Bandung. Menurut keterangan WD, buku tabungan dan ATM itu dipegang oleh Chaerulli.&quot;Buku tabungan dan ATM-nya itu dibawa oleh suaminya, CH,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri curiga dengan keterangan WD, istri Kepala Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Bogor Chaerulli Hermawan, terkait aliran dana Rp2,5 miliar dari kredit fiktif.&quot;Istri sepatutnya mengetahui (uang tersebut). Tapi (WD) baru diperiksa satu kali,&quot; ungkap Wakil Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Rahmad Sunanto, di kantornya, Jakarta Senin (11/11/2013).Oleh karena itu, pihaknya akan meminta rekening WD agar segera dibuka. Namun, Rahmad enggan menyebut berapa jumlah uang yang terdapat di dalam rekening tersebut dan jumlah transaksi yang telah dilakukan, serta siapa saja yang memakainya.&quot;Itu untuk konsumsi penyidik. Sedang didalami orang-orangnya (yang memakai uang Rp2 miliar) siapa. Untuk lebih tahunya itu ialah CH (Chaerulli Hermawan) dan kita sedang periksa kepada yang bersangkutan. Kemudian kita minta buka rekening,&quot; paparnya.Dia menambahkan, WD menyatakan tidak tahu soal uang Rp2,5 miliar itu dan pemakaiannya hingga saldo akhir berjumlah Rp85 ribu. Sebab, Chaerulli menggunakan Kartu Tanda Pengenal (KTP) WD untuk dijadikan persyaratan membuka rekening di salah satu Bank Syariah di Bandung. Menurut keterangan WD, buku tabungan dan ATM itu dipegang oleh Chaerulli.&quot;Buku tabungan dan ATM-nya itu dibawa oleh suaminya, CH,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
