<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Perlu Diawasi karena MK Bukan Perkumpulan Para Malaikat&quot;</title><description>Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat sorotan tajam paska tertangkap tangan  mantan Ketua MK, Akil Mocthar terkait kasus suap sengketa Pilkada Lebak  Banten dan Gunung Mas Kalimantan Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/18/337/898652/perlu-diawasi-karena-mk-bukan-perkumpulan-para-malaikat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/18/337/898652/perlu-diawasi-karena-mk-bukan-perkumpulan-para-malaikat"/><item><title>&quot;Perlu Diawasi karena MK Bukan Perkumpulan Para Malaikat&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/18/337/898652/perlu-diawasi-karena-mk-bukan-perkumpulan-para-malaikat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/18/337/898652/perlu-diawasi-karena-mk-bukan-perkumpulan-para-malaikat</guid><pubDate>Senin 18 November 2013 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/18/337/898652/EQzw2qROjK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/18/337/898652/EQzw2qROjK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat sorotan tajam paska tertangkap tangan mantan Ketua MK, Akil Mocthar terkait kasus suap sengketa Pilkada Lebak Banten dan Gunung Mas Kalimantan Selatan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dugaan terjadinya suap dalam berbabagai kasus sengketa Pilkada di lingkungan MK karena tiadanya pengawasan terhadap para hakim konstitusi.
&amp;nbsp;
Menanggapi hal itu, Ketua MPR Sidarto Danusubroto mendesak dibentuk lembaga pengawasan terhadap MK. Pasalnya, setiap putusan yang diketok palu oleh MK harus dipertanggungjhawabkan kepada publik.
&amp;nbsp;
&quot;Saya waktu di komisi hukum pernah menanyakan, hakim MK diawasi enggak? Enggak pak, putusan kami langsung dipertanggujawabkan ke Tuhan,&quot; kata Sidarto dalam Diskusi Publik &amp;amp; Konferensi Nasional, Mahkamah Konstitusi RI dan Perlindungan Hak Asasi Konstitusional Warga Negara, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Senin (18/11/2013).
&amp;nbsp;
Bagi dia, sebuah lembaga yang super power namun tak diawasi akan berpeluang melakukan penyimpangan. Sehingga kata dia, semua putusan MK harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.
&amp;nbsp;
&quot;Hakim MK juga eggak mau diawasi, benar apa tidak semua ketemu di surga apa neraka, gimana?&quot; jelas dia.
&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, karena lembaga MK bukanlah perkumpulan para malaikat maka harus ada lembaga yang mengawasinya.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak ada malaikat diantara kita. Yang perfect itu the almighty God,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mendapat sorotan tajam paska tertangkap tangan mantan Ketua MK, Akil Mocthar terkait kasus suap sengketa Pilkada Lebak Banten dan Gunung Mas Kalimantan Selatan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dugaan terjadinya suap dalam berbabagai kasus sengketa Pilkada di lingkungan MK karena tiadanya pengawasan terhadap para hakim konstitusi.
&amp;nbsp;
Menanggapi hal itu, Ketua MPR Sidarto Danusubroto mendesak dibentuk lembaga pengawasan terhadap MK. Pasalnya, setiap putusan yang diketok palu oleh MK harus dipertanggungjhawabkan kepada publik.
&amp;nbsp;
&quot;Saya waktu di komisi hukum pernah menanyakan, hakim MK diawasi enggak? Enggak pak, putusan kami langsung dipertanggujawabkan ke Tuhan,&quot; kata Sidarto dalam Diskusi Publik &amp;amp; Konferensi Nasional, Mahkamah Konstitusi RI dan Perlindungan Hak Asasi Konstitusional Warga Negara, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Senin (18/11/2013).
&amp;nbsp;
Bagi dia, sebuah lembaga yang super power namun tak diawasi akan berpeluang melakukan penyimpangan. Sehingga kata dia, semua putusan MK harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.
&amp;nbsp;
&quot;Hakim MK juga eggak mau diawasi, benar apa tidak semua ketemu di surga apa neraka, gimana?&quot; jelas dia.
&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, karena lembaga MK bukanlah perkumpulan para malaikat maka harus ada lembaga yang mengawasinya.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak ada malaikat diantara kita. Yang perfect itu the almighty God,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
