<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jepang-China Memanas Perebutkan Senkaku</title><description>Sengketa Senkaku kembali memanas akibat ulah China. Jepang mengeluarkan kecaman keras setelah China memasukkan Senkaku dalam zona pertahanan udaranya.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903314/jepang-china-memanas-perebutkan-senkaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903314/jepang-china-memanas-perebutkan-senkaku"/><item><title>Jepang-China Memanas Perebutkan Senkaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903314/jepang-china-memanas-perebutkan-senkaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903314/jepang-china-memanas-perebutkan-senkaku</guid><pubDate>Rabu 27 November 2013 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/27/413/903314/FhPBjeq1Bk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepulauan Senkaku (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/27/413/903314/FhPBjeq1Bk.jpg</image><title>Kepulauan Senkaku (Foto: AFP)</title></images><description>TOKYO &amp;ndash; Sengketa Senkaku kembali memanas akibat ulah China. Jepang mengeluarkan kecaman keras setelah China memasukkan Senkaku dalam zona pertahanan udaranya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jepang menyesalkan zona pertahanan udara China yang dapat memunculkan konsekuensi yang tidak diinginkan di wilayah Laut China Timur,&amp;rdquo; tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang dalam rilis pers yang diterima Okezone, Rabu (27/11/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Zona pertahanan udara tersebut mengklaim Senkaku sebagai wilayah China. Kami sama sekali tidak bisa menerimanya,&amp;rdquo; lanjut pernyataan itu.
&amp;nbsp;
Pemerintah China mengumumkan zona pertahanan udaranya di Laut China Timur pada 23 November 2013. Mereka mengklaim wilayah udara yang termasuk dalam zona tersebut sepenuhnya dalam penguasaan China.
&amp;nbsp;
Kedua negara terus meningkatkan klaim atas Kepulauan Senkaku atau yang di China dikenal dengan nama Kepulauan Diaoyu. Kapal patroli China dan Jepang kerap bentrok di perairan Senkaku.
&amp;nbsp;
Selain Jepang,&amp;nbsp; zona pertahanan udara China juga dikecam Korea Selatan (Korsel). Negeri Ginseng itu bersengketa dengan China atas Karang Leodo di Laut China Timur.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>TOKYO &amp;ndash; Sengketa Senkaku kembali memanas akibat ulah China. Jepang mengeluarkan kecaman keras setelah China memasukkan Senkaku dalam zona pertahanan udaranya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jepang menyesalkan zona pertahanan udara China yang dapat memunculkan konsekuensi yang tidak diinginkan di wilayah Laut China Timur,&amp;rdquo; tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang dalam rilis pers yang diterima Okezone, Rabu (27/11/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Zona pertahanan udara tersebut mengklaim Senkaku sebagai wilayah China. Kami sama sekali tidak bisa menerimanya,&amp;rdquo; lanjut pernyataan itu.
&amp;nbsp;
Pemerintah China mengumumkan zona pertahanan udaranya di Laut China Timur pada 23 November 2013. Mereka mengklaim wilayah udara yang termasuk dalam zona tersebut sepenuhnya dalam penguasaan China.
&amp;nbsp;
Kedua negara terus meningkatkan klaim atas Kepulauan Senkaku atau yang di China dikenal dengan nama Kepulauan Diaoyu. Kapal patroli China dan Jepang kerap bentrok di perairan Senkaku.
&amp;nbsp;
Selain Jepang,&amp;nbsp; zona pertahanan udara China juga dikecam Korea Selatan (Korsel). Negeri Ginseng itu bersengketa dengan China atas Karang Leodo di Laut China Timur.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
