<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Giliran Jepang Langgar Zona Udara China</title><description>Zona pertahanan udara China kembali dilanggar. Setelah Amerika Serikat mengirim dua jet tempurnya, giliran maskapai Jepang yang mengabaikan klaim China.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903621/giliran-jepang-langgar-zona-udara-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903621/giliran-jepang-langgar-zona-udara-china"/><item><title>Giliran Jepang Langgar Zona Udara China</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903621/giliran-jepang-langgar-zona-udara-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/11/27/413/903621/giliran-jepang-langgar-zona-udara-china</guid><pubDate>Rabu 27 November 2013 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/27/413/903621/Baa9x1q7hf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepulauan Senkaku (Foto: Mirror)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/27/413/903621/Baa9x1q7hf.jpg</image><title>Kepulauan Senkaku (Foto: Mirror)</title></images><description>TOKYO &amp;ndash; Zona pertahanan udara China kembali dilanggar. Setelah Amerika Serikat mengirim dua jet tempurnya, giliran maskapai Jepang yang mengabaikan klaim China.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, China memperluas zona pertahanan udaranya di wilayah Laut China Timur. Negeri Tirai Bambu tersebut mengklaim wilayah udara Kepulauan Senkaku yang dipersengketakan dengan Jepang.
&amp;nbsp;
China meminta setiap pesawat yang memasuzi zona pertahanan udaranya untuk melapor. China mengancam akan menghukum pihak yang berani melanggar.
&amp;nbsp;
Maskapai Jepang, ANA dan Japan Airlines, memutuskan untuk tidak memberikan laporan kepada China saat melewati Senkaku. Kedua maskapai mengambil keputusan itu setelah mendapat jaminan dari militer Jepang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya mendukung penuh posisi Pemerintah Jepang yang menolak mematuhi (China),&amp;rdquo; ujar seorang penumpang ANA dalam rute penerbangan Jepang-Taiwan yang melintasi wilayah udara Senkaku, Norikazu Koizumi, seperti dikutip Reuters, Rabu (27/11/2013).
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Militer AS mengirim dua pesawat pengebom B-52 ke Senkaku. Aksi kedua pesawat pengebom itu dibiarkan saja oleh China.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>TOKYO &amp;ndash; Zona pertahanan udara China kembali dilanggar. Setelah Amerika Serikat mengirim dua jet tempurnya, giliran maskapai Jepang yang mengabaikan klaim China.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, China memperluas zona pertahanan udaranya di wilayah Laut China Timur. Negeri Tirai Bambu tersebut mengklaim wilayah udara Kepulauan Senkaku yang dipersengketakan dengan Jepang.
&amp;nbsp;
China meminta setiap pesawat yang memasuzi zona pertahanan udaranya untuk melapor. China mengancam akan menghukum pihak yang berani melanggar.
&amp;nbsp;
Maskapai Jepang, ANA dan Japan Airlines, memutuskan untuk tidak memberikan laporan kepada China saat melewati Senkaku. Kedua maskapai mengambil keputusan itu setelah mendapat jaminan dari militer Jepang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya mendukung penuh posisi Pemerintah Jepang yang menolak mematuhi (China),&amp;rdquo; ujar seorang penumpang ANA dalam rute penerbangan Jepang-Taiwan yang melintasi wilayah udara Senkaku, Norikazu Koizumi, seperti dikutip Reuters, Rabu (27/11/2013).
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Militer AS mengirim dua pesawat pengebom B-52 ke Senkaku. Aksi kedua pesawat pengebom itu dibiarkan saja oleh China.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
