<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> FPI: Bagi-Bagi kondom, Menkes Legalkan Perzinahan</title><description>Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI), menolak keras  kegiatan pembagian kondom kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang  digagas oleh Kementerian Kesehatan RI dalam menperingati hari AIDS  se-dunia dengan alasan mencegah penyebaran virus HIV.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/03/337/906440/fpi-bagi-bagi-kondom-menkes-legalkan-perzinahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/12/03/337/906440/fpi-bagi-bagi-kondom-menkes-legalkan-perzinahan"/><item><title> FPI: Bagi-Bagi kondom, Menkes Legalkan Perzinahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/03/337/906440/fpi-bagi-bagi-kondom-menkes-legalkan-perzinahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/12/03/337/906440/fpi-bagi-bagi-kondom-menkes-legalkan-perzinahan</guid><pubDate>Selasa 03 Desember 2013 14:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/03/337/906440/NEzRWdM9Np.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/03/337/906440/NEzRWdM9Np.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI), menolak keras kegiatan pembagian kondom kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI dalam menperingati hari AIDS se-dunia dengan alasan mencegah penyebaran virus HIV.Sekretaris Umum FPI, KH Jafar Shodiq mengatakan, pembagian kondom tersebut telah melanggar norma agama, pancasila, dan UUD 1945. &quot;Kebijakan itu bukti bahwa Menkes tidak peka terhadap aspirasi umat islam sebagai mayoritas bangsa serta mengabaikan LOCAL WISDOM (kearifan lokal) yang ada,&quot; ujar Jafar melalui keterangan persnya kepada Okezone, Selasa (3/12/2013).Dengan adanya kebijakan tersebut, kata dia, Menkes telah melegalkan perzinahan di Indonesia. &quot;Dan menyuruh para mahasiswa, pelajar dan masyarakat untuk melakukan seks bebas, dan sekaligus sedang berupaya meliberalkan budaya bangsa,&quot; tuturnya.Oleh karena itu, DPP FPI meminta dengan tegas kepada Menkes agar menghentikan kegiatan ini dan menggantikan dengan acara yang tidak melanggar norma agama dan kearifan lokal. &quot;Kami juga mengajak kepada seluruh elmen bangsa terutama kaum muslimin untuk melawan Menteri cabul dengan cara menolak paksa, dan menswiping siapa saja yang membagi-bagikan kondom jika tetap melaksanakan program ini,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI), menolak keras kegiatan pembagian kondom kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI dalam menperingati hari AIDS se-dunia dengan alasan mencegah penyebaran virus HIV.Sekretaris Umum FPI, KH Jafar Shodiq mengatakan, pembagian kondom tersebut telah melanggar norma agama, pancasila, dan UUD 1945. &quot;Kebijakan itu bukti bahwa Menkes tidak peka terhadap aspirasi umat islam sebagai mayoritas bangsa serta mengabaikan LOCAL WISDOM (kearifan lokal) yang ada,&quot; ujar Jafar melalui keterangan persnya kepada Okezone, Selasa (3/12/2013).Dengan adanya kebijakan tersebut, kata dia, Menkes telah melegalkan perzinahan di Indonesia. &quot;Dan menyuruh para mahasiswa, pelajar dan masyarakat untuk melakukan seks bebas, dan sekaligus sedang berupaya meliberalkan budaya bangsa,&quot; tuturnya.Oleh karena itu, DPP FPI meminta dengan tegas kepada Menkes agar menghentikan kegiatan ini dan menggantikan dengan acara yang tidak melanggar norma agama dan kearifan lokal. &quot;Kami juga mengajak kepada seluruh elmen bangsa terutama kaum muslimin untuk melawan Menteri cabul dengan cara menolak paksa, dan menswiping siapa saja yang membagi-bagikan kondom jika tetap melaksanakan program ini,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
