<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komnas Perempuan Tak Pernah Adukan Dugaan Pelecehan Anggota KPI</title><description>KPI Pusat mengharapkan polemik seputar  dugaan pelecehan anggota KPI pada saat fit and proper test sebaiknya  tidak diperpanjang lagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/13/339/911726/komnas-perempuan-tak-pernah-adukan-dugaan-pelecehan-anggota-kpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/12/13/339/911726/komnas-perempuan-tak-pernah-adukan-dugaan-pelecehan-anggota-kpi"/><item><title>Komnas Perempuan Tak Pernah Adukan Dugaan Pelecehan Anggota KPI</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/13/339/911726/komnas-perempuan-tak-pernah-adukan-dugaan-pelecehan-anggota-kpi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/12/13/339/911726/komnas-perempuan-tak-pernah-adukan-dugaan-pelecehan-anggota-kpi</guid><pubDate>Jum'at 13 Desember 2013 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/13/339/911726/H3U08ZwM1z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilusitasi (Foto: Dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/13/339/911726/H3U08ZwM1z.jpg</image><title>Ilusitasi (Foto: Dok.Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengharapkan polemik seputar dugaan pelecehan anggota KPI pada saat fit and proper test sebaiknya tidak diperpanjang lagi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Karena hal itu sangat kontraproduktif bagi kinerja KPI sebagai regulator penyiaran,&quot; ungkap Wakil Ketua KPI, Idy Muzayyad, melalui pesan singkatnya kepada Okezone, Jumat (13/12/2013).
&amp;nbsp;
Idy menyampaikan informasi dan klarifikasi bahwa Komnas Perempuan tidak pernah mengadukan masalah tersebut ke Badan Kehormatan (BK) DPR, hanya menyampaikan surat klarifikasi kepada Komisi I DPR.
&amp;nbsp;
&quot;Saya sudah konfirmasi ke Komnas Perempuan melalui Masruchah dan begitu penjelasannya,&quot; ujar Idy.
&amp;nbsp;
Komnas Perempuan sendiri heran, mengapa surat yang disampaikan kepada Komisi I DPR sekira lima bulan lalu baru diramaikan sekarang dan ditanggapi oleh BK serta diberitakan sebagai pengaduan.
&amp;nbsp;
&quot;Apalagi yang bersangkutan tidak pernah mengadukan ke Komnas Perempuan, tidak pernah dimintai keterangan dari Komnas dan tidak pernah merasa dilecehkan, ini kan aneh,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dia menduga ada pihak yang sengaja mengalihkan isu ataupun berusaha mengail di air keruh terkait masalah ini. Sementara KPI sudah dan sedang bersikap terhadap penggunaan media untuk kepentingan politik.
&amp;nbsp;
&quot;Termasuk kalaupun ada upaya adu domba antara KPI dan Komisi I, upaya itu tidak akan berhasil dan kami tidak akan terpancing dan tetap fokus bekerja,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengharapkan polemik seputar dugaan pelecehan anggota KPI pada saat fit and proper test sebaiknya tidak diperpanjang lagi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Karena hal itu sangat kontraproduktif bagi kinerja KPI sebagai regulator penyiaran,&quot; ungkap Wakil Ketua KPI, Idy Muzayyad, melalui pesan singkatnya kepada Okezone, Jumat (13/12/2013).
&amp;nbsp;
Idy menyampaikan informasi dan klarifikasi bahwa Komnas Perempuan tidak pernah mengadukan masalah tersebut ke Badan Kehormatan (BK) DPR, hanya menyampaikan surat klarifikasi kepada Komisi I DPR.
&amp;nbsp;
&quot;Saya sudah konfirmasi ke Komnas Perempuan melalui Masruchah dan begitu penjelasannya,&quot; ujar Idy.
&amp;nbsp;
Komnas Perempuan sendiri heran, mengapa surat yang disampaikan kepada Komisi I DPR sekira lima bulan lalu baru diramaikan sekarang dan ditanggapi oleh BK serta diberitakan sebagai pengaduan.
&amp;nbsp;
&quot;Apalagi yang bersangkutan tidak pernah mengadukan ke Komnas Perempuan, tidak pernah dimintai keterangan dari Komnas dan tidak pernah merasa dilecehkan, ini kan aneh,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dia menduga ada pihak yang sengaja mengalihkan isu ataupun berusaha mengail di air keruh terkait masalah ini. Sementara KPI sudah dan sedang bersikap terhadap penggunaan media untuk kepentingan politik.
&amp;nbsp;
&quot;Termasuk kalaupun ada upaya adu domba antara KPI dan Komisi I, upaya itu tidak akan berhasil dan kami tidak akan terpancing dan tetap fokus bekerja,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
