<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebut Ada Teror Malam Natal, SBY Dinilai Ingin Alihkan Isu Korupsi</title><description>Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)&amp;nbsp; melalui juru  bicaranya Julian Aldrin Pasha, terkait aksi teror pada perayaan Hari  Raya Natal 25 Desember nanti, dinilai sebagai salah satu cara untuk  mengalihkan isu korupsi yang kini tengah merebak.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/16/337/912700/sebut-ada-teror-malam-natal-sby-dinilai-ingin-alihkan-isu-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/12/16/337/912700/sebut-ada-teror-malam-natal-sby-dinilai-ingin-alihkan-isu-korupsi"/><item><title>Sebut Ada Teror Malam Natal, SBY Dinilai Ingin Alihkan Isu Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/16/337/912700/sebut-ada-teror-malam-natal-sby-dinilai-ingin-alihkan-isu-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/12/16/337/912700/sebut-ada-teror-malam-natal-sby-dinilai-ingin-alihkan-isu-korupsi</guid><pubDate>Senin 16 Desember 2013 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Isnaini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/16/337/912700/PHwbG4nScS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/16/337/912700/PHwbG4nScS.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; -&amp;nbsp; Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)&amp;nbsp; melalui juru bicaranya Julian Aldrin Pasha, terkait aksi teror pada perayaan Hari Raya Natal 25 Desember nanti, dinilai sebagai salah satu cara untuk mengalihkan isu korupsi yang kini tengah merebak.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Menurut saya itu terlihat seperti isu yang sengaja dibuat pemerintah untuk pengalihan isu seperti isu Century dan isu Hambalang,&amp;rdquo; kata pengamat teroris, Al Chaidar saat dihubungi Okezone, Minggu (15/12/2013).&amp;nbsp;Dikatakan Chaidar,&amp;nbsp; saat ini jaringan teroris terlihat lebih mengarah kepada persoalan kekerasan kaum minoritas Rohingya di Myanmar. Kecil kemungkinan sasaran jaringan teroris pada Gereja di malam Natal.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ketimbang Gereja, mereka (teroris) lebih pada pengeboman di Wihara, karena mereka kini lebih pada persoalan Rohingya, &amp;ldquo; ungkapnya.&amp;nbsp;Diberitakan sebelumnya, SBY mengaku mendapatkan informasi adanya pergerakan teroris menjelang Hari Raya Natal 2013. SBY meminta jajaran keamanan&amp;nbsp; agar lebih meningkatkan pengamanan pada malan Natal.&amp;nbsp; Kendati demikian, SBY menolak dikatakan menambah keresahan masyarakat.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; -&amp;nbsp; Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)&amp;nbsp; melalui juru bicaranya Julian Aldrin Pasha, terkait aksi teror pada perayaan Hari Raya Natal 25 Desember nanti, dinilai sebagai salah satu cara untuk mengalihkan isu korupsi yang kini tengah merebak.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Menurut saya itu terlihat seperti isu yang sengaja dibuat pemerintah untuk pengalihan isu seperti isu Century dan isu Hambalang,&amp;rdquo; kata pengamat teroris, Al Chaidar saat dihubungi Okezone, Minggu (15/12/2013).&amp;nbsp;Dikatakan Chaidar,&amp;nbsp; saat ini jaringan teroris terlihat lebih mengarah kepada persoalan kekerasan kaum minoritas Rohingya di Myanmar. Kecil kemungkinan sasaran jaringan teroris pada Gereja di malam Natal.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ketimbang Gereja, mereka (teroris) lebih pada pengeboman di Wihara, karena mereka kini lebih pada persoalan Rohingya, &amp;ldquo; ungkapnya.&amp;nbsp;Diberitakan sebelumnya, SBY mengaku mendapatkan informasi adanya pergerakan teroris menjelang Hari Raya Natal 2013. SBY meminta jajaran keamanan&amp;nbsp; agar lebih meningkatkan pengamanan pada malan Natal.&amp;nbsp; Kendati demikian, SBY menolak dikatakan menambah keresahan masyarakat.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
