<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Bom Boston Dengar Suara-Suara di Kepalanya</title><description>Salah satu pelaku bom Bostom. Tamerlan Tsarnaev, disebut mendengar suara-suara aneh di kepalanya. Hal tersebut diungkap dalam laporan surat kabarBoston Globe.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/16/414/912896/pelaku-bom-boston-dengar-suara-suara-di-kepalanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/12/16/414/912896/pelaku-bom-boston-dengar-suara-suara-di-kepalanya"/><item><title>Pelaku Bom Boston Dengar Suara-Suara di Kepalanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/16/414/912896/pelaku-bom-boston-dengar-suara-suara-di-kepalanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/12/16/414/912896/pelaku-bom-boston-dengar-suara-suara-di-kepalanya</guid><pubDate>Senin 16 Desember 2013 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/16/414/912896/nqjStFtOBx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tamerlan Tsarnaev (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/16/414/912896/nqjStFtOBx.jpg</image><title>Tamerlan Tsarnaev (Foto: AP)</title></images><description>BOSTON &amp;ndash; Salah satu pelaku bom Bostom. Tamerlan Tsarnaev, disebut mendengar suara-suara aneh di kepalanya. Hal tersebut diungkap dalam laporan surat kabar Boston Globe.
&amp;nbsp;
Boston Globe melakukan penyelidikan terhadap Tamerlan dan adik laki-lakinya, Dzokhar, selama lima bulan. Mereka ingin mengetahui penyebab kedua pemuda itu melakukan pengeboman.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia percaya kemampuan untuk mengendalikan pikiran seseorang. Tamerlan percaya pikirannya dikendalikan oleh seseorang,&amp;rdquo; ujar seorang warga Boston, Donald Larking, yang sempat rutin bertemu Tamerlan di sebuah masjid, seperti dikutip Yahoo News, Senin (16/12/2013).
&amp;nbsp;
Boston Globe menduga suara-suara aneh itu membuat Tamerlan tertekan secara mental. Hal itu menjelaskan sikap Tamerlan yang mudah melakukan kekerasan.
&amp;nbsp;
Selain melakukan pengeboman, Tamerlan juga tersangkut kasus pembunuhan. Pria keturunan Dagestan itu dituduh membunuh tiga temannya beberapa tahun sebelum peristiwa bom Boston.
&amp;nbsp;
Tamerlan terbunuh dalam aksi pengejaran oleh polisi beberapa hari setelah melakukan pengeboman. Dzokhar menjadi satu-satunya pelaku yang masih hidup dan kini terancam hukuman mati.
&amp;nbsp;
Peristiwa bom Boston terjadi pada 15 April 2013 di tengah Lomba Maraton Boston. Serangan bom tersebut menyebabkan tiga warga tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>BOSTON &amp;ndash; Salah satu pelaku bom Bostom. Tamerlan Tsarnaev, disebut mendengar suara-suara aneh di kepalanya. Hal tersebut diungkap dalam laporan surat kabar Boston Globe.
&amp;nbsp;
Boston Globe melakukan penyelidikan terhadap Tamerlan dan adik laki-lakinya, Dzokhar, selama lima bulan. Mereka ingin mengetahui penyebab kedua pemuda itu melakukan pengeboman.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia percaya kemampuan untuk mengendalikan pikiran seseorang. Tamerlan percaya pikirannya dikendalikan oleh seseorang,&amp;rdquo; ujar seorang warga Boston, Donald Larking, yang sempat rutin bertemu Tamerlan di sebuah masjid, seperti dikutip Yahoo News, Senin (16/12/2013).
&amp;nbsp;
Boston Globe menduga suara-suara aneh itu membuat Tamerlan tertekan secara mental. Hal itu menjelaskan sikap Tamerlan yang mudah melakukan kekerasan.
&amp;nbsp;
Selain melakukan pengeboman, Tamerlan juga tersangkut kasus pembunuhan. Pria keturunan Dagestan itu dituduh membunuh tiga temannya beberapa tahun sebelum peristiwa bom Boston.
&amp;nbsp;
Tamerlan terbunuh dalam aksi pengejaran oleh polisi beberapa hari setelah melakukan pengeboman. Dzokhar menjadi satu-satunya pelaku yang masih hidup dan kini terancam hukuman mati.
&amp;nbsp;
Peristiwa bom Boston terjadi pada 15 April 2013 di tengah Lomba Maraton Boston. Serangan bom tersebut menyebabkan tiga warga tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
