<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Temukan Lagi Janin Terkubur di Rumah Dukun Aborsi</title><description> Penggalian yang dilakukan petugas Polres Probolinggo Kota, Jawa  Timur di rumah dukun aborsi berkedok pijat tradisional, membuahkan  hasil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/19/521/914506/polisi-temukan-lagi-janin-terkubur-di-rumah-dukun-aborsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/12/19/521/914506/polisi-temukan-lagi-janin-terkubur-di-rumah-dukun-aborsi"/><item><title>Polisi Temukan Lagi Janin Terkubur di Rumah Dukun Aborsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/12/19/521/914506/polisi-temukan-lagi-janin-terkubur-di-rumah-dukun-aborsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/12/19/521/914506/polisi-temukan-lagi-janin-terkubur-di-rumah-dukun-aborsi</guid><pubDate>Kamis 19 Desember 2013 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Purwadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/19/521/914506/um197eWpPy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garis polisi di rumah dukun aborsi di Probolinggo (Hana Purwadi/Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/19/521/914506/um197eWpPy.jpg</image><title>Garis polisi di rumah dukun aborsi di Probolinggo (Hana Purwadi/Sindo TV)</title></images><description>PRBOLINGGO - Penggalian yang dilakukan petugas Polres Probolinggo Kota, Jawa Timur di rumah dukun aborsi berkedok pijat tradisional, membuahkan hasil. Sekira pukul 09.00 WIB tadi, petugas kembali menemukan sebuah bungkusan berisi janin.Bungkusan itu tertanam di lantai tanah di depan kamar mandi rumah Senenten (65), di Desa Semendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Bungkusan tampak kusam saat ditemukan. Temuan itu pun menambah jumlah barang bukti yang sebelumnya berjumlah 22 janin. &amp;ldquo;Tapi pagi kami menemukan kembali bungkusan berisi janin. Sehingga total janin yang ditemukan ada 23,&amp;rdquo; ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Agus Supriyanto, Kamis (19/12/2013). Timnya akan terus melakukan penggalian karena diduga masih banyak janin yang dikubur, mengingat pelaku sudah 40 tahun menekuni pekerjaan sebagai tukang pijat. &amp;ldquo;Janin-janin itu ditanaman di rumahnya kemungkinan untuk menghilangkan jejak.&amp;rdquo; tutupnya.Seperti diberitakan, praktik aborsi Senenten terbongkar setelah seorang pasiennya berinisial TS mengalami pendarahan hebat dan harus dirawat di RS Tongas. Pihak rumah sakit kemudian berkoordinasi dengan polisi, karena berdasarkan pemeriksaan dokter pendarahan yang dialami TS lantaran upaya pengguran kandungan.Senenten dicokok petugas di kediamannya pada Senin 16 Desember malam. Selain ia, tetangganya bernama Sulastri (60) turut ditangkap dan dijadikan tersangka, lantaran ikut membantu dirinya melakoni pekerjaan melawan hukum tersebut. Sulastri juga sering membantu membersihkan rumah, karena Senenten tinggal seorang diri.</description><content:encoded>PRBOLINGGO - Penggalian yang dilakukan petugas Polres Probolinggo Kota, Jawa Timur di rumah dukun aborsi berkedok pijat tradisional, membuahkan hasil. Sekira pukul 09.00 WIB tadi, petugas kembali menemukan sebuah bungkusan berisi janin.Bungkusan itu tertanam di lantai tanah di depan kamar mandi rumah Senenten (65), di Desa Semendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Bungkusan tampak kusam saat ditemukan. Temuan itu pun menambah jumlah barang bukti yang sebelumnya berjumlah 22 janin. &amp;ldquo;Tapi pagi kami menemukan kembali bungkusan berisi janin. Sehingga total janin yang ditemukan ada 23,&amp;rdquo; ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Agus Supriyanto, Kamis (19/12/2013). Timnya akan terus melakukan penggalian karena diduga masih banyak janin yang dikubur, mengingat pelaku sudah 40 tahun menekuni pekerjaan sebagai tukang pijat. &amp;ldquo;Janin-janin itu ditanaman di rumahnya kemungkinan untuk menghilangkan jejak.&amp;rdquo; tutupnya.Seperti diberitakan, praktik aborsi Senenten terbongkar setelah seorang pasiennya berinisial TS mengalami pendarahan hebat dan harus dirawat di RS Tongas. Pihak rumah sakit kemudian berkoordinasi dengan polisi, karena berdasarkan pemeriksaan dokter pendarahan yang dialami TS lantaran upaya pengguran kandungan.Senenten dicokok petugas di kediamannya pada Senin 16 Desember malam. Selain ia, tetangganya bernama Sulastri (60) turut ditangkap dan dijadikan tersangka, lantaran ikut membantu dirinya melakoni pekerjaan melawan hukum tersebut. Sulastri juga sering membantu membersihkan rumah, karena Senenten tinggal seorang diri.</content:encoded></item></channel></rss>
