<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Razali, Pengurus Jenazah yang Jadi Caleg PKS</title><description>Berprofesi sebagai pengurus jenazah, Razali Ta&amp;rsquo;at siap bersaing di Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/10/567/924548/razali-pengurus-jenazah-yang-jadi-caleg-pks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/10/567/924548/razali-pengurus-jenazah-yang-jadi-caleg-pks"/><item><title>Razali, Pengurus Jenazah yang Jadi Caleg PKS</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/10/567/924548/razali-pengurus-jenazah-yang-jadi-caleg-pks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/10/567/924548/razali-pengurus-jenazah-yang-jadi-caleg-pks</guid><pubDate>Jum'at 10 Januari 2014 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Dani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/10/567/924548/aDjPY8laAy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Razali (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/10/567/924548/aDjPY8laAy.jpg</image><title>Razali (foto: ist)</title></images><description>MEDAN - Berprofesi sebagai pengurus jenazah, Razali Ta&amp;rsquo;at siap bersaing di Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 mendatang. Razali maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) periode 2014-2019.Pria kelahiran 20 Juni 1966 itu beranggapan bahwa modal berupa materi bukanlah yang utama.&quot;Yang terpenting jalinan kekerabatan sosial yang telah lama saya&amp;nbsp; jalin dengan masyarakat menjadi modal utama modal utama saya untuk menjadi anggota DPRD,&quot; kata Razali seperti tertulis dalam rilis Humas DPP PKS, Jumat (10/1/2013).&quot;Saya jadi caleg didorong oleh temen-teman di PKS. Jadi hal itu bagi saya amanah dari Allah dan masyarakat,&quot; ungkap Razali . Bermodal kejujuran serta kepercayaan, ia nekat maju melalui daerah pemilihan (dapil) 2 Kota Medan dengan nomor urut 11, meskipun harus berhadapan dengan caleg berpendidikan tinggi dan kaya raya.&quot;Saya dicalonkan teman-teman di PKS, Jadi hal itu bagi saya amanah dari Allah dan masyarakat, dan saya akan bersungguh-sungguh serta bertanggungjawab kepada masyarakat,&quot; ucapnya optimis.Razali mengklaim dirinya sudah banyak berbuat untuk masyarakat terutama basis suara muslim yang menjadi kantung suaranya. &quot;Jika nanti terpilih, tinggal menjalaninya sebaik-baiknya. Saya berharap penuh untuk bisa berbuat baik dan bermanfaat untuk masyarakat,&quot; tuturnya.Selain itu, Razali memiliki strategi khusus dengan cara memberikan kartu nama setiap melakukan tugasnya sebagai pengurus jenazah dan melakukan sosialisasi dengan silaturahim dari rumah ke rumah.&quot;Saya optimistis karena saya sudah menjalin hubungan dengan masyarakat, komunitas-komunitas. Tinggal menindaklanjutinya saja, lebih mengintensifkan saja,&quot; ujarnya.Razali berkeyakinan ketika seorang pemimpin sudah baik secara lahir dan batin, maka kemudahan akan hadir. &quot;kemudahan akan dimunculkan. Kesulitan akan dimudahkan. Pasti selalu ada jalan ke luar,&quot; pungkas Razali.</description><content:encoded>MEDAN - Berprofesi sebagai pengurus jenazah, Razali Ta&amp;rsquo;at siap bersaing di Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 mendatang. Razali maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) periode 2014-2019.Pria kelahiran 20 Juni 1966 itu beranggapan bahwa modal berupa materi bukanlah yang utama.&quot;Yang terpenting jalinan kekerabatan sosial yang telah lama saya&amp;nbsp; jalin dengan masyarakat menjadi modal utama modal utama saya untuk menjadi anggota DPRD,&quot; kata Razali seperti tertulis dalam rilis Humas DPP PKS, Jumat (10/1/2013).&quot;Saya jadi caleg didorong oleh temen-teman di PKS. Jadi hal itu bagi saya amanah dari Allah dan masyarakat,&quot; ungkap Razali . Bermodal kejujuran serta kepercayaan, ia nekat maju melalui daerah pemilihan (dapil) 2 Kota Medan dengan nomor urut 11, meskipun harus berhadapan dengan caleg berpendidikan tinggi dan kaya raya.&quot;Saya dicalonkan teman-teman di PKS, Jadi hal itu bagi saya amanah dari Allah dan masyarakat, dan saya akan bersungguh-sungguh serta bertanggungjawab kepada masyarakat,&quot; ucapnya optimis.Razali mengklaim dirinya sudah banyak berbuat untuk masyarakat terutama basis suara muslim yang menjadi kantung suaranya. &quot;Jika nanti terpilih, tinggal menjalaninya sebaik-baiknya. Saya berharap penuh untuk bisa berbuat baik dan bermanfaat untuk masyarakat,&quot; tuturnya.Selain itu, Razali memiliki strategi khusus dengan cara memberikan kartu nama setiap melakukan tugasnya sebagai pengurus jenazah dan melakukan sosialisasi dengan silaturahim dari rumah ke rumah.&quot;Saya optimistis karena saya sudah menjalin hubungan dengan masyarakat, komunitas-komunitas. Tinggal menindaklanjutinya saja, lebih mengintensifkan saja,&quot; ujarnya.Razali berkeyakinan ketika seorang pemimpin sudah baik secara lahir dan batin, maka kemudahan akan hadir. &quot;kemudahan akan dimunculkan. Kesulitan akan dimudahkan. Pasti selalu ada jalan ke luar,&quot; pungkas Razali.</content:encoded></item></channel></rss>
