<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di dalam Bui Anas Belajar Politik Machiavelli   </title><description>Kuasa hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya, membawakan kliennya buku  karya filosof Itali, Nicollo Machiavelli, sebagai bahan bacaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/15/339/926696/di-dalam-bui-anas-belajar-politik-machiavelli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/15/339/926696/di-dalam-bui-anas-belajar-politik-machiavelli"/><item><title>Di dalam Bui Anas Belajar Politik Machiavelli   </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/15/339/926696/di-dalam-bui-anas-belajar-politik-machiavelli</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/15/339/926696/di-dalam-bui-anas-belajar-politik-machiavelli</guid><pubDate>Rabu 15 Januari 2014 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/15/339/926696/juRdvrntZB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/15/339/926696/juRdvrntZB.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kuasa hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya, membawakan kliennya buku karya filosof Itali, Nicollo Machiavelli, sebagai bahan bacaan di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&quot;Saya tadi bawakan buku Machiavelli,&quot; kata Firman usai menjenguk Anas di Rutan KPK, Jakarta, Rabu (15/1/2013).Namun, Firman enggan mengungkap detail buku karangan Machiavelli tersebut. Selain itu, kata Firman, Anas juga berpesan agar teman-temannya di Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bisa diberi sedikit leluasa mengunjunginya.&quot;Agar teman-teman PPI bisa berkunjung setiap waktu pada Mas Anas, supaya bisa bahas strategi-strategi PPI,&quot; ujarnya.Menurut Firman, permintaan kliennya tersebut sudah diajukan kepada KPK. Ia berharap KPK menerima permohonan tersebut.&quot;Kami minta waktunya saja untuk teman-teman PPI bisa koordinasi dan bicarakan strategi PPI,&quot; ungkap Firman.</description><content:encoded>JAKARTA - Kuasa hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya, membawakan kliennya buku karya filosof Itali, Nicollo Machiavelli, sebagai bahan bacaan di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&quot;Saya tadi bawakan buku Machiavelli,&quot; kata Firman usai menjenguk Anas di Rutan KPK, Jakarta, Rabu (15/1/2013).Namun, Firman enggan mengungkap detail buku karangan Machiavelli tersebut. Selain itu, kata Firman, Anas juga berpesan agar teman-temannya di Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bisa diberi sedikit leluasa mengunjunginya.&quot;Agar teman-teman PPI bisa berkunjung setiap waktu pada Mas Anas, supaya bisa bahas strategi-strategi PPI,&quot; ujarnya.Menurut Firman, permintaan kliennya tersebut sudah diajukan kepada KPK. Ia berharap KPK menerima permohonan tersebut.&quot;Kami minta waktunya saja untuk teman-teman PPI bisa koordinasi dan bicarakan strategi PPI,&quot; ungkap Firman.</content:encoded></item></channel></rss>
