<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Personel AL Australia Yakin Berlayar di Luar Wilayah RI</title><description>Pelanggaran wilayah kedaulatan Indonesia oleh kapal perang Australia,  ternyata dilakukan dengan sadar. Hal tersebut diutarakan oleh Komandan  Operasi Kedaulatan Perbatasan Australia Letnan Jenderal Angus Campbell.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/17/413/927842/personel-al-australia-yakin-berlayar-di-luar-wilayah-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/17/413/927842/personel-al-australia-yakin-berlayar-di-luar-wilayah-ri"/><item><title>Personel AL Australia Yakin Berlayar di Luar Wilayah RI</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/17/413/927842/personel-al-australia-yakin-berlayar-di-luar-wilayah-ri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/17/413/927842/personel-al-australia-yakin-berlayar-di-luar-wilayah-ri</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2014 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/17/413/927842/hKFV0UsmNH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenderal Angus Campbell (kiri/Foto: SMH)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/17/413/927842/hKFV0UsmNH.jpg</image><title>Jenderal Angus Campbell (kiri/Foto: SMH)</title></images><description>CANBERRA - Pelanggaran wilayah kedaulatan Indonesia oleh kapal perang Australia, ternyata dilakukan dengan sadar. Hal tersebut diutarakan oleh Komandan Operasi Kedaulatan Perbatasan Australia Letnan Jenderal Angus Campbell.&quot;Pada Rabu 15 Januari 2014 siang mendapat kabar bahwa kapal-kapal Australia yang beroperasi di bawah kendali Komando Perlindungan Perbatasan secara tidak sengaja berlayar memasuki perairan Indonesia dalam beberapa kesempatan,&quot; ujar Jenderal Campbell, dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Australia, yang diterima Okezone, Jumat (17/1/2014).&quot;Hal ini jelas merupakan masalah yang sangat genting,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;Menurut Campbell dirinya mendapatkan informasi mengenai kejadian ini setelah laporan rutin kapal diteliti oleh petugas Komando Perlindungan Perbatasan. Dirinya pun mengabarkan pihak Menteri Imigrasi Australia mengenai hasil penyelidikan tersebut.&quot;Saya ingin menjelaskan sejelas-jelasnya bahwa, sebagaimana saya pahami, petugas di kapal-kapal tersebut menyakini mereka selalu beroperasi di luar perairan Indonesia. Dan sepanjang waktu tidak pernah bahwa kapal-kapal Australia diizinkan memasuki perairan Indonesia,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;Campbell menjelaskan sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, para petugas militer dan Komando Perlindungan Perbatasan, berupaya untuk memastikan laporan ini.&amp;nbsp;&quot;Kepala Angkatan Laut (AL) Australia Laksamana Griggs, menghubungi Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia Laksamana Marsetio, untuk berbicara kepada beliau dan mengakui kesalahan kami,&quot; ucap Campbell.&amp;nbsp;Setelah menyadari kesalahan AL Australia, Campbell mengatakan pihak militer dan kementerian imigrasi serta pihak bea cukai Australia, secara bersama-sama meninjau kembali situasi yang mengarah pada melintasnya kapal-kapal Australia ke perairan Indonesia.&amp;nbsp;Campbell kembali menegaskan bahwa para petugasnya meyakini diri selalu berada di luar perairan Indonesia. Dirinya mengaku bertanggung jawab dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang telah diperbuat.</description><content:encoded>CANBERRA - Pelanggaran wilayah kedaulatan Indonesia oleh kapal perang Australia, ternyata dilakukan dengan sadar. Hal tersebut diutarakan oleh Komandan Operasi Kedaulatan Perbatasan Australia Letnan Jenderal Angus Campbell.&quot;Pada Rabu 15 Januari 2014 siang mendapat kabar bahwa kapal-kapal Australia yang beroperasi di bawah kendali Komando Perlindungan Perbatasan secara tidak sengaja berlayar memasuki perairan Indonesia dalam beberapa kesempatan,&quot; ujar Jenderal Campbell, dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Australia, yang diterima Okezone, Jumat (17/1/2014).&quot;Hal ini jelas merupakan masalah yang sangat genting,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;Menurut Campbell dirinya mendapatkan informasi mengenai kejadian ini setelah laporan rutin kapal diteliti oleh petugas Komando Perlindungan Perbatasan. Dirinya pun mengabarkan pihak Menteri Imigrasi Australia mengenai hasil penyelidikan tersebut.&quot;Saya ingin menjelaskan sejelas-jelasnya bahwa, sebagaimana saya pahami, petugas di kapal-kapal tersebut menyakini mereka selalu beroperasi di luar perairan Indonesia. Dan sepanjang waktu tidak pernah bahwa kapal-kapal Australia diizinkan memasuki perairan Indonesia,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;Campbell menjelaskan sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, para petugas militer dan Komando Perlindungan Perbatasan, berupaya untuk memastikan laporan ini.&amp;nbsp;&quot;Kepala Angkatan Laut (AL) Australia Laksamana Griggs, menghubungi Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia Laksamana Marsetio, untuk berbicara kepada beliau dan mengakui kesalahan kami,&quot; ucap Campbell.&amp;nbsp;Setelah menyadari kesalahan AL Australia, Campbell mengatakan pihak militer dan kementerian imigrasi serta pihak bea cukai Australia, secara bersama-sama meninjau kembali situasi yang mengarah pada melintasnya kapal-kapal Australia ke perairan Indonesia.&amp;nbsp;Campbell kembali menegaskan bahwa para petugasnya meyakini diri selalu berada di luar perairan Indonesia. Dirinya mengaku bertanggung jawab dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang telah diperbuat.</content:encoded></item></channel></rss>
