<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan Gantung Putus, Ratusan Orang Jatuh &amp; Hanyut</title><description>Jembatan gantung di Kampung Pasar, Kelurahan Baru, Kota Serang, putus  diduga karena tak kuat menahan beban. Akibatnya, ratusan orang yang  sedang menonton banjir Kali Banten terjatuh dan hanyut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/21/340/929676/jembatan-gantung-putus-ratusan-orang-jatuh-hanyut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/21/340/929676/jembatan-gantung-putus-ratusan-orang-jatuh-hanyut"/><item><title>Jembatan Gantung Putus, Ratusan Orang Jatuh &amp; Hanyut</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/21/340/929676/jembatan-gantung-putus-ratusan-orang-jatuh-hanyut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/21/340/929676/jembatan-gantung-putus-ratusan-orang-jatuh-hanyut</guid><pubDate>Selasa 21 Januari 2014 18:58 WIB</pubDate><dc:creator>Batur Parisi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/21/340/929676/7wZAME6URh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan gantung (Foto: Dede/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/21/340/929676/7wZAME6URh.jpg</image><title>Jembatan gantung (Foto: Dede/Okezone)</title></images><description>SERANG - Jembatan gantung di Kampung Pasar, Kelurahan Baru, Kota Serang, putus diduga karena tak kuat menahan beban. Akibatnya, ratusan orang yang sedang menonton banjir Kali Banten terjatuh dan hanyut.&quot;Ada anak-anak, perempuan, orang tua juga. Saking penuhnya orang, kawat sling penahan jembatan putus tak kuat menahan beban,&quot; ujar Budi Satria, seorang saksi mata, di lokasi kejadian, Selasa (21/1/2014).Menurut Budi, yang rumahnya bersebelahan langsung dengan jembatan gantung tersebut, selain anak-anak dan orang tua, terdapat ibu hamil yang juga menjadi korban. Hingga saat ini, kata dia, masih banyak korban yang belum diketahui keberadaannya. &amp;ldquo;Berita masih simpang siur,&quot; lanjutnya.Wawan Bahtiar, warga lainnya, menambahkan, setiap banjir datang memang banyak warga yang menonton dari atas jembatan gantung.  &quot;Anak-anak nongkrong di jembatan, ada sekira 100 orang. Papannya sudah sering tambal sulam. Perbaikan terakhir satu tahun lalu,&quot; ujarnya.Dia juga mengaku sempat menolong tiga bocah yang merupakan keponakannya,  sesaat setelah jembatan putus. Namun, masih banyak korban yang hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.&quot;Ada info ibu-ibu bawa anak kecil belum ketemu, hanyut. Beritanya masih simpang siur,&quot; lanjutnya.</description><content:encoded>SERANG - Jembatan gantung di Kampung Pasar, Kelurahan Baru, Kota Serang, putus diduga karena tak kuat menahan beban. Akibatnya, ratusan orang yang sedang menonton banjir Kali Banten terjatuh dan hanyut.&quot;Ada anak-anak, perempuan, orang tua juga. Saking penuhnya orang, kawat sling penahan jembatan putus tak kuat menahan beban,&quot; ujar Budi Satria, seorang saksi mata, di lokasi kejadian, Selasa (21/1/2014).Menurut Budi, yang rumahnya bersebelahan langsung dengan jembatan gantung tersebut, selain anak-anak dan orang tua, terdapat ibu hamil yang juga menjadi korban. Hingga saat ini, kata dia, masih banyak korban yang belum diketahui keberadaannya. &amp;ldquo;Berita masih simpang siur,&quot; lanjutnya.Wawan Bahtiar, warga lainnya, menambahkan, setiap banjir datang memang banyak warga yang menonton dari atas jembatan gantung.  &quot;Anak-anak nongkrong di jembatan, ada sekira 100 orang. Papannya sudah sering tambal sulam. Perbaikan terakhir satu tahun lalu,&quot; ujarnya.Dia juga mengaku sempat menolong tiga bocah yang merupakan keponakannya,  sesaat setelah jembatan putus. Namun, masih banyak korban yang hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.&quot;Ada info ibu-ibu bawa anak kecil belum ketemu, hanyut. Beritanya masih simpang siur,&quot; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
