<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Nekat Bunuh Anak karena Tekanan Pekerjaan</title><description>Usai membunuh anaknya, dan menikam istrinya, Epi Suhendar (28) sempat berniat bunuh diri. Sayang, aksi tersebut gagal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/27/501/932256/ayah-nekat-bunuh-anak-karena-tekanan-pekerjaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/27/501/932256/ayah-nekat-bunuh-anak-karena-tekanan-pekerjaan"/><item><title>Ayah Nekat Bunuh Anak karena Tekanan Pekerjaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/27/501/932256/ayah-nekat-bunuh-anak-karena-tekanan-pekerjaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/27/501/932256/ayah-nekat-bunuh-anak-karena-tekanan-pekerjaan</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2014 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Djamhari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/27/501/932256/GxBOsqQMEU.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/27/501/932256/GxBOsqQMEU.jpg</image><title></title></images><description>BEKASI- Usai membunuh anaknya, dan menikam istrinya, Epi Suhendar (28) sempat berniat bunuh diri. Sayang, aksi tersebut gagal.&quot;Pelaku sempat mencoba bunuh diri dengan cara melukai dadanya dengan pisau, namun pisaunya tidak tembus karena badan pelaku yang gemuk (obesitas),&quot; kata Kapolresta Bekasi Kabupaten, Kombes Pol Isnaeni Ujiarto, Senin (27/1/2014).Seperti diketahui, Epi nekat membunuh Ikhsan Fazli, anaknya yang masih berusia dua tahun serta menganiaya istrinya Cucun.Dikatakan Isnaeni, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh penyidik Polsek Cikarang Utara, Epi Suhendar nekat membunuh anaknya lantaran tekanan pekerjaan. &quot;Hasil sementara diketahui, karena tekanan pekerjaan, pelaku sebagai&amp;nbsp; Leader di perusahaan PT.Mitsuba tidak bisa memenuhi target yang diminta perusahaan, sehingga pelaku takut dikeluarkan oleh perusahaan,&quot;kata Isnaeni.Menurut Isnaeni, Epi takut dikeluarkan dari perusahaannya dan tak mampu membiayai lagi keluarganya. Sebab, Epi masih memiliki cicilan rumah Rp800 ribu per bulan. &amp;ldquo;Dia memikirkan masa depan anak dan istrinya bila dia dipecat dari perusahaan. Sejauh ini, kondisi jasmani pelaku sehat,&quot; katanya.</description><content:encoded>BEKASI- Usai membunuh anaknya, dan menikam istrinya, Epi Suhendar (28) sempat berniat bunuh diri. Sayang, aksi tersebut gagal.&quot;Pelaku sempat mencoba bunuh diri dengan cara melukai dadanya dengan pisau, namun pisaunya tidak tembus karena badan pelaku yang gemuk (obesitas),&quot; kata Kapolresta Bekasi Kabupaten, Kombes Pol Isnaeni Ujiarto, Senin (27/1/2014).Seperti diketahui, Epi nekat membunuh Ikhsan Fazli, anaknya yang masih berusia dua tahun serta menganiaya istrinya Cucun.Dikatakan Isnaeni, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh penyidik Polsek Cikarang Utara, Epi Suhendar nekat membunuh anaknya lantaran tekanan pekerjaan. &quot;Hasil sementara diketahui, karena tekanan pekerjaan, pelaku sebagai&amp;nbsp; Leader di perusahaan PT.Mitsuba tidak bisa memenuhi target yang diminta perusahaan, sehingga pelaku takut dikeluarkan oleh perusahaan,&quot;kata Isnaeni.Menurut Isnaeni, Epi takut dikeluarkan dari perusahaannya dan tak mampu membiayai lagi keluarganya. Sebab, Epi masih memiliki cicilan rumah Rp800 ribu per bulan. &amp;ldquo;Dia memikirkan masa depan anak dan istrinya bila dia dipecat dari perusahaan. Sejauh ini, kondisi jasmani pelaku sehat,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
