<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dana Operasional Haji 2013 Surplus Rp417 Miliar</title><description>Kementrian Agama berhasil melakukan penghematan terhadap biaya  operasional penyelenggaraan haji 2013. Dana yang bisa dihemat atau  surplus tercatat mencapai Rp417,9 miliar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/28/337/932893/dana-operasional-haji-2013-surplus-rp417-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/28/337/932893/dana-operasional-haji-2013-surplus-rp417-miliar"/><item><title>Dana Operasional Haji 2013 Surplus Rp417 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/28/337/932893/dana-operasional-haji-2013-surplus-rp417-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/28/337/932893/dana-operasional-haji-2013-surplus-rp417-miliar</guid><pubDate>Selasa 28 Januari 2014 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Kemas Irawan Nurrachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/28/337/932893/w5KWF5HeUo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen PHU Kemenag, Anggito Abimanyu, saat jumpa pers di Kemenag (Foto: Roma danyl/Kemenag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/28/337/932893/w5KWF5HeUo.jpg</image><title>Dirjen PHU Kemenag, Anggito Abimanyu, saat jumpa pers di Kemenag (Foto: Roma danyl/Kemenag)</title></images><description>JAKARTA - Kementrian Agama berhasil melakukan penghematan terhadap biaya operasional penyelenggaraan haji 2013. Dana yang bisa dihemat atau surplus tercatat mencapai Rp417,9 miliar, naik dari 2012 yang hanya terjadi penghematan sebesar Rp122,5 miliar.&amp;ldquo;Pendapatan yang terkumpul sebesar Rp9,36 triliun dan dana yang dikeluarkan sebanyak Rp8,94 triliun, sehingga terjadi surplus Rp417,9 miliar,&amp;rdquo; kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama (PHU Kemenag), Anggito Abimanyu, di Kemenag, Jakarta, Selasa (28/1/2014).Peningkatan surplus anggaran tersebut terjadi karena optimalisasi dana haji, efisiensi belanja, keberhasilan menekan risiko pemondokan, dan meminimalisir kerugian selisih mata uang.&amp;ldquo;Seperti pembayaran tenaga musiman (Temus) tahun ini menggunakan rupiah, sehingga bisa menekan kerugian selisih mata uang. Kita berharap, pembayaran pemondokan juga bisa dilakukan dengan menggunakan rupiah sehingga kerugian selisih mata uang bisa semakin ditekan,&amp;rdquo; tuturnya.Selain itu, Ditjen PHU Kemenag mencatat terjadi penambahan aset selama musim haji 2013 ini. &amp;ldquo;Peningkatan tersebut seperti pengadaan komputer, kendaraan operasional, dan aset-aset lainnya yang dibeli untuk operasional 2013 lalu,&amp;rdquo; tandasnya.Saat ini, lanjut Anggito, laporan keuangan haji untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2013 masih diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan. &amp;ldquo;Kemenag menargetkan laporan keuangan BPIH 2013 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementrian Agama berhasil melakukan penghematan terhadap biaya operasional penyelenggaraan haji 2013. Dana yang bisa dihemat atau surplus tercatat mencapai Rp417,9 miliar, naik dari 2012 yang hanya terjadi penghematan sebesar Rp122,5 miliar.&amp;ldquo;Pendapatan yang terkumpul sebesar Rp9,36 triliun dan dana yang dikeluarkan sebanyak Rp8,94 triliun, sehingga terjadi surplus Rp417,9 miliar,&amp;rdquo; kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementrian Agama (PHU Kemenag), Anggito Abimanyu, di Kemenag, Jakarta, Selasa (28/1/2014).Peningkatan surplus anggaran tersebut terjadi karena optimalisasi dana haji, efisiensi belanja, keberhasilan menekan risiko pemondokan, dan meminimalisir kerugian selisih mata uang.&amp;ldquo;Seperti pembayaran tenaga musiman (Temus) tahun ini menggunakan rupiah, sehingga bisa menekan kerugian selisih mata uang. Kita berharap, pembayaran pemondokan juga bisa dilakukan dengan menggunakan rupiah sehingga kerugian selisih mata uang bisa semakin ditekan,&amp;rdquo; tuturnya.Selain itu, Ditjen PHU Kemenag mencatat terjadi penambahan aset selama musim haji 2013 ini. &amp;ldquo;Peningkatan tersebut seperti pengadaan komputer, kendaraan operasional, dan aset-aset lainnya yang dibeli untuk operasional 2013 lalu,&amp;rdquo; tandasnya.Saat ini, lanjut Anggito, laporan keuangan haji untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2013 masih diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan. &amp;ldquo;Kemenag menargetkan laporan keuangan BPIH 2013 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
