<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggoro Ditangkap Tanpa Perlawanan</title><description>Jamaruli juga mengungkapkan, Anggoro ditangkap saat melakukan check point.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/31/339/934260/anggoro-ditangkap-tanpa-perlawanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/31/339/934260/anggoro-ditangkap-tanpa-perlawanan"/><item><title>Anggoro Ditangkap Tanpa Perlawanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/31/339/934260/anggoro-ditangkap-tanpa-perlawanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/31/339/934260/anggoro-ditangkap-tanpa-perlawanan</guid><pubDate>Jum'at 31 Januari 2014 00:58 WIB</pubDate><dc:creator>Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/31/339/934260/SWdi1vWcul.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggoro Widjojo (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/31/339/934260/SWdi1vWcul.jpg</image><title>Anggoro Widjojo (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Konsulat Atase Guang Zhou, Jamaruli Manihurung, mengungkapkan, saat  dilakukan penangkapan terhadap tersangka kasus korupsi pengadaan Sistem  Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widojo  (AW) tidak ada perlawanan dari tersangka.&quot;Anggoro  ditangkap tanpa perlawanan karena Anggoro hanya berjalan sendiri, tidak  susah,&quot; kata Jamaruli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta,  Kamis (30/1/2014).Jamaruli juga mengungkapkan, Anggoro ditangkap saat melakukan check point. Ditangkap di check point daerah lintas batas saat akan kembali ke Zhenzen dari Hongkong.&quot;Tidak  ada kendala pemulangan ke Indonesia. Dari Zhenzhen ke Indonesia.  Setelah itu proses deportasi biasa, tidak rumit, tidak ada kendala,&quot;  ujarnya.Sebelumnya,  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap tersangka kasus  korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Kementerian  Kehutanan, Anggoro Widojo yang telah menjadi buron sejak 2009.Anggoro  menjadi buron KPK sejak 2009. Dia tersangkut kasus korupsi SKRT  Kementerian Kehutanan. Sebagai bos PT Masaro, Anggoro diduga menyuap  empat anggota Komisi IV DPR, yakni Azwar Chesputra, Al-Amin Nur  Nasution, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluas, dengan harapan bersedia  mendorong pemerintah menghidupkan kembali proyek SKRT.PT Masaro Radiokom merupakan rekanan Departemen Kehutanan dalam pengadaan SKRT 2007 yang nilai proyeknya mencapai Rp180 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Konsulat Atase Guang Zhou, Jamaruli Manihurung, mengungkapkan, saat  dilakukan penangkapan terhadap tersangka kasus korupsi pengadaan Sistem  Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widojo  (AW) tidak ada perlawanan dari tersangka.&quot;Anggoro  ditangkap tanpa perlawanan karena Anggoro hanya berjalan sendiri, tidak  susah,&quot; kata Jamaruli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta,  Kamis (30/1/2014).Jamaruli juga mengungkapkan, Anggoro ditangkap saat melakukan check point. Ditangkap di check point daerah lintas batas saat akan kembali ke Zhenzen dari Hongkong.&quot;Tidak  ada kendala pemulangan ke Indonesia. Dari Zhenzhen ke Indonesia.  Setelah itu proses deportasi biasa, tidak rumit, tidak ada kendala,&quot;  ujarnya.Sebelumnya,  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap tersangka kasus  korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Kementerian  Kehutanan, Anggoro Widojo yang telah menjadi buron sejak 2009.Anggoro  menjadi buron KPK sejak 2009. Dia tersangkut kasus korupsi SKRT  Kementerian Kehutanan. Sebagai bos PT Masaro, Anggoro diduga menyuap  empat anggota Komisi IV DPR, yakni Azwar Chesputra, Al-Amin Nur  Nasution, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluas, dengan harapan bersedia  mendorong pemerintah menghidupkan kembali proyek SKRT.PT Masaro Radiokom merupakan rekanan Departemen Kehutanan dalam pengadaan SKRT 2007 yang nilai proyeknya mencapai Rp180 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
