<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pegawai RS di Bandarlampung Buang Pasien di Pinggir Jalan</title><description>Lima pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dadi Tjokrodipo Kota  Bandarlampung membuang seorang pasien berusia renta di pinggir jalan  saat dipindahkan ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Lampung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/31/340/934387/pegawai-rs-di-bandarlampung-buang-pasien-di-pinggir-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/01/31/340/934387/pegawai-rs-di-bandarlampung-buang-pasien-di-pinggir-jalan"/><item><title>Pegawai RS di Bandarlampung Buang Pasien di Pinggir Jalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/01/31/340/934387/pegawai-rs-di-bandarlampung-buang-pasien-di-pinggir-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/01/31/340/934387/pegawai-rs-di-bandarlampung-buang-pasien-di-pinggir-jalan</guid><pubDate>Jum'at 31 Januari 2014 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Purna Jaya</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>LAMPUNG - Lima pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung membuang seorang pasien berusia renta di pinggir jalan saat dipindahkan ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Lampung. Pasien tersebut kemudian meninggal satu hari setelah ditemukan.Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, kelima pegawai itu berhasil ditangkap setelah pihaknya melakukan pengembangan kasus yang terjadi pekan lalu itu. Kelimanya yakni, An dan Dk (Cleaning Service), Rk (Perawat), Rd (Juru Parkir), dan Mh (Supir).Dery mengatakan, terungkapnya kasus yang menyebabkan pasien berusia lanjut bernama Suparman atau Mbah Darno alias Mbah Edi hingga meninggal dunia itu berdasarkan penelusuran keberadaan ambulans bernomor polisi BE 2472 AZ yang dilihat oleh beberapa saksi.&amp;ldquo;Dari penyelidikan, anggota kami menangkap tersangka Mh di rumahnya di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Pengajaran, Telukbetung Utara. Lalu dari pemeriksaan Mh, kami mendapatkan empat nama tersangka lainnya,&amp;rdquo; katanya.Lebih lanjut Dery mengatakan, korban Mbah Darno ditemukan tergeletak di sebuah gardu di kawasan Jalan R. Imba Kesuma, Kelurahan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat. Beberapa orang saksi mengaku melihat pasien tersebut diturunkan dari sebuah mobil ambulan berplat merah.&amp;ldquo;Setelah diturunkan, korban ditinggal begitu saja dengan beberapa obat dan peralatan medis berserakan di sekitarnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>LAMPUNG - Lima pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dadi Tjokrodipo Kota Bandarlampung membuang seorang pasien berusia renta di pinggir jalan saat dipindahkan ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Lampung. Pasien tersebut kemudian meninggal satu hari setelah ditemukan.Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, kelima pegawai itu berhasil ditangkap setelah pihaknya melakukan pengembangan kasus yang terjadi pekan lalu itu. Kelimanya yakni, An dan Dk (Cleaning Service), Rk (Perawat), Rd (Juru Parkir), dan Mh (Supir).Dery mengatakan, terungkapnya kasus yang menyebabkan pasien berusia lanjut bernama Suparman atau Mbah Darno alias Mbah Edi hingga meninggal dunia itu berdasarkan penelusuran keberadaan ambulans bernomor polisi BE 2472 AZ yang dilihat oleh beberapa saksi.&amp;ldquo;Dari penyelidikan, anggota kami menangkap tersangka Mh di rumahnya di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Pengajaran, Telukbetung Utara. Lalu dari pemeriksaan Mh, kami mendapatkan empat nama tersangka lainnya,&amp;rdquo; katanya.Lebih lanjut Dery mengatakan, korban Mbah Darno ditemukan tergeletak di sebuah gardu di kawasan Jalan R. Imba Kesuma, Kelurahan Sukadanaham, Tanjungkarang Barat. Beberapa orang saksi mengaku melihat pasien tersebut diturunkan dari sebuah mobil ambulan berplat merah.&amp;ldquo;Setelah diturunkan, korban ditinggal begitu saja dengan beberapa obat dan peralatan medis berserakan di sekitarnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
