<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nostalgia Minang untuk Dubes Malaysia</title><description>Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim  baru ditunjuk untuk menggantikan dubes sebelumnya. Tetapi sejak tiba  di Jakarta Oktober lalu, Dubes Zahrain mengaku belum mengeksplorasi  Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/07/411/937296/nostalgia-minang-untuk-dubes-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/02/07/411/937296/nostalgia-minang-untuk-dubes-malaysia"/><item><title>Nostalgia Minang untuk Dubes Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/07/411/937296/nostalgia-minang-untuk-dubes-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/02/07/411/937296/nostalgia-minang-untuk-dubes-malaysia</guid><pubDate>Jum'at 07 Februari 2014 09:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/02/07/411/937296/o4vVMJQ3Y8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim. (Foto: Arfiansyah Ruslan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/02/07/411/937296/o4vVMJQ3Y8.jpg</image><title>Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim. (Foto: Arfiansyah Ruslan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim baru ditunjuk untuk menggantikan dubes sebelumnya. Tetapi sejak tiba di Jakarta Oktober 2013 lalu, Dubes Zahrain mengaku belum mengeksplorasi Indonesia.Ketika menerima Okezone di Kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Kamis, 26 Desember 2013, Dubes Datuk Seri Zahrain mengaku terlalu sibuk untuk menjelajahi Indonesia. Berikut wawancara Dubes Zahrain dengan Okezone:Tiba di Indonesia, Pak Dubes sudah jalan-jalan di Jakarta?Belum lah. Baru datang, banyak kerja.Pak Dubes keturunan Minang? tepatnya di mana?Nenek saya di Payakumbuh.Sudah coba makanan selama di Jakarta?Enak. Makanan favorit saya sop buntut, dendeng balado, makanan Padang, semua enak yah...? (Masakan) Sunda boleh juga. Lidah kita rasanya lebih sama. Tetapi makanan Papua belum coba.Sagu?Sagu-sagu itu belum biasa. Baru makanan Sunda, Padang, Batawi (Betawi) yang dicoba.Datuk suka traveling? Kalau bepergian ke wilayah mana saja yang pernah didatangi?Satu dunia sudah. Saya pusing (kelilingi), tetapi semua itu dilakukan sebelum jadi duta (besar). Saya datang dari (dunia) politik, bisnis. Sebelum jadi duta, saya anggota Parlemen Malaysia.Banyak proses yang saya lalui. Sekarang mau lihat Indonesia dengan lebih terperinci. Saya canang (rencanakan) ke Makassar, ke Aceh, ke Marauke. Negara ini besar, dari Aceh ke Marauke delapan jam. Lebih jauh dari KL (Kuala Lumpur) ke Tokyo (Jepang).Ini (Indonesia) adalah negara yang sangat menarik.</description><content:encoded>JAKARTA - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim baru ditunjuk untuk menggantikan dubes sebelumnya. Tetapi sejak tiba di Jakarta Oktober 2013 lalu, Dubes Zahrain mengaku belum mengeksplorasi Indonesia.Ketika menerima Okezone di Kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Kamis, 26 Desember 2013, Dubes Datuk Seri Zahrain mengaku terlalu sibuk untuk menjelajahi Indonesia. Berikut wawancara Dubes Zahrain dengan Okezone:Tiba di Indonesia, Pak Dubes sudah jalan-jalan di Jakarta?Belum lah. Baru datang, banyak kerja.Pak Dubes keturunan Minang? tepatnya di mana?Nenek saya di Payakumbuh.Sudah coba makanan selama di Jakarta?Enak. Makanan favorit saya sop buntut, dendeng balado, makanan Padang, semua enak yah...? (Masakan) Sunda boleh juga. Lidah kita rasanya lebih sama. Tetapi makanan Papua belum coba.Sagu?Sagu-sagu itu belum biasa. Baru makanan Sunda, Padang, Batawi (Betawi) yang dicoba.Datuk suka traveling? Kalau bepergian ke wilayah mana saja yang pernah didatangi?Satu dunia sudah. Saya pusing (kelilingi), tetapi semua itu dilakukan sebelum jadi duta (besar). Saya datang dari (dunia) politik, bisnis. Sebelum jadi duta, saya anggota Parlemen Malaysia.Banyak proses yang saya lalui. Sekarang mau lihat Indonesia dengan lebih terperinci. Saya canang (rencanakan) ke Makassar, ke Aceh, ke Marauke. Negara ini besar, dari Aceh ke Marauke delapan jam. Lebih jauh dari KL (Kuala Lumpur) ke Tokyo (Jepang).Ini (Indonesia) adalah negara yang sangat menarik.</content:encoded></item></channel></rss>
