<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Ancam Hentikan Anggaran KPK</title><description>Melihat kinerja KPK hingga saat ini dimana masih banyak kasus korupsi  yang mandeg, Komisi III DPR RI merasa perlu mengevaluasi kerja lembaga  pimpinan Abraham Samad itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/15/339/941409/dpr-ancam-hentikan-anggaran-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/02/15/339/941409/dpr-ancam-hentikan-anggaran-kpk"/><item><title>DPR Ancam Hentikan Anggaran KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/15/339/941409/dpr-ancam-hentikan-anggaran-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/02/15/339/941409/dpr-ancam-hentikan-anggaran-kpk</guid><pubDate>Sabtu 15 Februari 2014 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/02/15/339/941409/iu7dg4AbaR.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/02/15/339/941409/iu7dg4AbaR.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengancam akan menghentikan anggaran untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran selalu saja ada alasan jika dipanggil untuk evaluasi.
&amp;nbsp;
Melihat kinerja KPK hingga saat ini dimana masih banyak kasus korupsi yang mandeg, Komisi III DPR RI merasa perlu mengevaluasi kerja lembaga pimpinan Abraham Samad itu.
&amp;nbsp;
&quot;Dua kali ini gagal brtemu karena KPK tidak memprioritaskan DPR. Ya tentu kita akan panggil lagi. Kalau enggak (datang lagi), ya kita stop lah dananya. Wong kita rapat baik-baik kok. Selalu gagal,&quot; kata Anggota Komisi III DPR RI, Eva Sundari, di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/2/2014).
&amp;nbsp;
Eva menuturkan selalu saja ada alasan yang dilontarkan KPK saat DPR memanggil mereka untuk melakukan rapat koordinasi dan evaluasi.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi kita evaluasi juga ada aja alasan rapat dengan apa, rapat dengan apa, lagi kluar negeri, ya kayak-kayak gitu loh. Pokoknya KPK agak malas ketemu sama komisi III DPR. Sengaja menghindar-hindar,&quot; ucapnya
&amp;nbsp;
Sebelumnya, politikus PDIP itu juga mengkritik strategi media KPK yang dianggap men-downgrade posisi perempuan dengan tersebarnya daftar nama artis yang diduga menerima hadiah dari Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.
&amp;nbsp;
&quot;Dengan publikasi nama artis perempuan dampaknya seperti men-downgrade perempuan. Jangan sampai KPK berkontribusi terhadap mind blok perempuan,&quot; kata Eva.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengancam akan menghentikan anggaran untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran selalu saja ada alasan jika dipanggil untuk evaluasi.
&amp;nbsp;
Melihat kinerja KPK hingga saat ini dimana masih banyak kasus korupsi yang mandeg, Komisi III DPR RI merasa perlu mengevaluasi kerja lembaga pimpinan Abraham Samad itu.
&amp;nbsp;
&quot;Dua kali ini gagal brtemu karena KPK tidak memprioritaskan DPR. Ya tentu kita akan panggil lagi. Kalau enggak (datang lagi), ya kita stop lah dananya. Wong kita rapat baik-baik kok. Selalu gagal,&quot; kata Anggota Komisi III DPR RI, Eva Sundari, di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/2/2014).
&amp;nbsp;
Eva menuturkan selalu saja ada alasan yang dilontarkan KPK saat DPR memanggil mereka untuk melakukan rapat koordinasi dan evaluasi.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi kita evaluasi juga ada aja alasan rapat dengan apa, rapat dengan apa, lagi kluar negeri, ya kayak-kayak gitu loh. Pokoknya KPK agak malas ketemu sama komisi III DPR. Sengaja menghindar-hindar,&quot; ucapnya
&amp;nbsp;
Sebelumnya, politikus PDIP itu juga mengkritik strategi media KPK yang dianggap men-downgrade posisi perempuan dengan tersebarnya daftar nama artis yang diduga menerima hadiah dari Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.
&amp;nbsp;
&quot;Dengan publikasi nama artis perempuan dampaknya seperti men-downgrade perempuan. Jangan sampai KPK berkontribusi terhadap mind blok perempuan,&quot; kata Eva.</content:encoded></item></channel></rss>
