<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jemaat GKI Yasmin Kembali Beribadah di Depan Istana</title><description>Puluhan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia kembali melakukan ibadah  di seberang Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Hal  tersebut lantaran tempat ibadahnya di Bogor dan Bekasi masih disegel  oleh Pemda setempat.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/16/500/941702/jemaat-gki-yasmin-kembali-beribadah-di-depan-istana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/02/16/500/941702/jemaat-gki-yasmin-kembali-beribadah-di-depan-istana"/><item><title>Jemaat GKI Yasmin Kembali Beribadah di Depan Istana</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/16/500/941702/jemaat-gki-yasmin-kembali-beribadah-di-depan-istana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/02/16/500/941702/jemaat-gki-yasmin-kembali-beribadah-di-depan-istana</guid><pubDate>Minggu 16 Februari 2014 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dony Aprian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/02/16/500/941702/YlIdAbyQKN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dony Aprian (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/02/16/500/941702/YlIdAbyQKN.jpg</image><title>Foto: Dony Aprian (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Puluhan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia kembali melakukan ibadah di seberang Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Hal tersebut lantaran tempat ibadahnya di Bogor dan Bekasi masih disegel oleh Pemda setempat.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Pantauan Okezone, jemaat yang kebanyakan berumur paruh baya terlihat khusyuk mendengarkan siraman rohani yang dibawakan oleh Pendeta Soni Dendel, dari gereja Masehi Injili Sangihe Talaud.
&amp;nbsp;
Juru Bicara Gereja GKI Yasmin, Bona Sigalingging, menuturkan aksi kali ini mengingatkan kepada Presiden SBY untuk memperhatikan nasibnya.
&amp;nbsp;
&quot;Perkembangan terakhir sudah sampai MA, sudah ada putusan, tapi Pemda tidak mau melaksanakan putusan itu. Mendagri menolak putusan MA karenanya kita selalu beribadah di sini untuk mengingatkan Presiden, bahwa ada kepala daerah di Bekasi dan Walikota Bogor melanggar putusan pengadilan, serta Mendagri dan Menag tutup mata terhadap putusan Mahkamah Agung,&quot; ujar Bona kepada Okezone di lokasi, Minggu (16/2/2014).
&amp;nbsp;
Dijelaskannya, selama kurun waktu dua tahun, mereka terpaksa beribadah harus sembunyi-sembunyi.
&amp;nbsp;
&quot;Tiap dua minggu rutin sejak dua tahun lalu di sini, dua minggu GKI Yasmin ngumpet-ngumpet di rumah jemaah. Untuk beribadah saja ngumpet-ngumpet menghindari kelompok intoleran, SBY lemah dalam menyikapi hal tersebut,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Dirinya berharap, dengan adanya semua itu, SBY dapat mengambil langkah-langkah tegas.
&amp;nbsp;
&quot;Kami menuntut SBY diakhir masa pemerintahannya meninggalkan warisan baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Puluhan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia kembali melakukan ibadah di seberang Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Hal tersebut lantaran tempat ibadahnya di Bogor dan Bekasi masih disegel oleh Pemda setempat.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Pantauan Okezone, jemaat yang kebanyakan berumur paruh baya terlihat khusyuk mendengarkan siraman rohani yang dibawakan oleh Pendeta Soni Dendel, dari gereja Masehi Injili Sangihe Talaud.
&amp;nbsp;
Juru Bicara Gereja GKI Yasmin, Bona Sigalingging, menuturkan aksi kali ini mengingatkan kepada Presiden SBY untuk memperhatikan nasibnya.
&amp;nbsp;
&quot;Perkembangan terakhir sudah sampai MA, sudah ada putusan, tapi Pemda tidak mau melaksanakan putusan itu. Mendagri menolak putusan MA karenanya kita selalu beribadah di sini untuk mengingatkan Presiden, bahwa ada kepala daerah di Bekasi dan Walikota Bogor melanggar putusan pengadilan, serta Mendagri dan Menag tutup mata terhadap putusan Mahkamah Agung,&quot; ujar Bona kepada Okezone di lokasi, Minggu (16/2/2014).
&amp;nbsp;
Dijelaskannya, selama kurun waktu dua tahun, mereka terpaksa beribadah harus sembunyi-sembunyi.
&amp;nbsp;
&quot;Tiap dua minggu rutin sejak dua tahun lalu di sini, dua minggu GKI Yasmin ngumpet-ngumpet di rumah jemaah. Untuk beribadah saja ngumpet-ngumpet menghindari kelompok intoleran, SBY lemah dalam menyikapi hal tersebut,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Dirinya berharap, dengan adanya semua itu, SBY dapat mengambil langkah-langkah tegas.
&amp;nbsp;
&quot;Kami menuntut SBY diakhir masa pemerintahannya meninggalkan warisan baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
