<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesalahan Memasukkan Nilai di PDSS Tanggung Jawab Kepsek</title><description>Waktu pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) belum  berakhir. Oleh karena itu, sekolah yang belum mendaftarkan para siswanya  diimbau untuk segera mengisi PDSS dengan cermat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/17/560/942206/kesalahan-memasukkan-nilai-di-pdss-tanggung-jawab-kepsek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/02/17/560/942206/kesalahan-memasukkan-nilai-di-pdss-tanggung-jawab-kepsek"/><item><title>Kesalahan Memasukkan Nilai di PDSS Tanggung Jawab Kepsek</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/02/17/560/942206/kesalahan-memasukkan-nilai-di-pdss-tanggung-jawab-kepsek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/02/17/560/942206/kesalahan-memasukkan-nilai-di-pdss-tanggung-jawab-kepsek</guid><pubDate>Senin 17 Februari 2014 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>Margaret Puspitarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/02/17/560/942206/i478s7NB0K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : laman SNMPTN 2014/snmptn.ac.id</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/02/17/560/942206/i478s7NB0K.jpg</image><title>Ilustrasi : laman SNMPTN 2014/snmptn.ac.id</title></images><description>JAKARTA - Waktu pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) belum berakhir. Oleh karena itu, sekolah yang belum mendaftarkan para siswanya diimbau untuk segera mengisi PDSS dengan cermat.Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kerja Sama Universitas Brawijaya (UB) Malang Ernani Kusdiantina dalam sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan ujian masuk UB di hadapan sejumlah guru SMA/SMK/MA/MAK di Jawa Timur, belum lama ini.Ernani menyatakan, pada SNMPTN kali ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para guru yang mendaftarkan siswa untuk mengikuti ujian nasional (UN). Hal pertama yang harus diperhatikan, yaitu terkait pengisian PDSS, pemosisian UB sebagai pilihan pertama, dan jadwal daftar ulang bagi siswa yang telah lolos seleksi.&quot;Dalam pengisian PDSS guru diimbau untuk berhati-hati dalam memasukkan nilai. Jika terjadi kesalahan memasukkan data yang bertanggungjawab adalah kepala sekolah. Siswa hanya bisa memberikan verifikasi data untuk melihat apakah nilai yang di rapor sesuai dengan aslinya atau tidak,&quot; kata Ernani, seperti dinukil dari laman resmi UB, Prasetya Online, Senin (17/2/2014).Dia mengungkapkan, saat mendaftar SNMPTN, para siswa hendaknya meletakkan posisi PTN favorit pada pilihan pertama. Dengan demikian, peluang masuk pada perguruan tinggi tersebut menjadi lebih besar dibandingkan menempatkannya pada pilihan kedua.&quot;Pada saat mendaftar SNMPTN tidak ada satu perguruan tinggi negeri pun yang mau dijadikan pilihan kedua. Begitu juga UB, tahun lalu para siswa yang meletakkan UB pada pilihan kedua langsung kami eliminasi,&quot; jelasnya.Jika ada perbedaan SNMPTN tahun lalu dan saat ini, kata Ermani, yaitu terkait waktu daftar ulang bagi siswa yang lulus seleksi. Mereka yang lolos seleksi hanya diberikan satu hari untuk melakukan daftar ulang.&quot;Jika pada tahun lalu, siswa diberi kesempatan selama dua hari untuk daftar ulang. Tahun ini hanya satu hari, yaitu 17 Juni 2014,&quot; papar Ermani.Sementara itu, Kepala Divisi Perencanaan UPPTI Rizky memaparkan beberapa hal terkait registrasi online. Dia mengimbau agar setiap password yang diberikan kepada siswa harus benar-benar dijaga keamanannya.&quot;Pada saat pengisian data, login harus diserahkan ke siswa dan passwordnya dipastikan keamanannya. Password hanya untuk login pertama dan langsung diminta untuk mengganti password. Password ini harus dijaga keamanannya oleh siswa. Jika passwordnya salah, maka harus lapor ke panitia pusat,&quot; ujar Rizky.Dia menambahkan, kelolosan siswa pada program studi (prodi) yang dipilih tidak hanya ditentukan passing grade. Faktor lain yang turut menentukan adalah indeks sekolah dan daya tampung.</description><content:encoded>JAKARTA - Waktu pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) belum berakhir. Oleh karena itu, sekolah yang belum mendaftarkan para siswanya diimbau untuk segera mengisi PDSS dengan cermat.Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kerja Sama Universitas Brawijaya (UB) Malang Ernani Kusdiantina dalam sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan ujian masuk UB di hadapan sejumlah guru SMA/SMK/MA/MAK di Jawa Timur, belum lama ini.Ernani menyatakan, pada SNMPTN kali ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para guru yang mendaftarkan siswa untuk mengikuti ujian nasional (UN). Hal pertama yang harus diperhatikan, yaitu terkait pengisian PDSS, pemosisian UB sebagai pilihan pertama, dan jadwal daftar ulang bagi siswa yang telah lolos seleksi.&quot;Dalam pengisian PDSS guru diimbau untuk berhati-hati dalam memasukkan nilai. Jika terjadi kesalahan memasukkan data yang bertanggungjawab adalah kepala sekolah. Siswa hanya bisa memberikan verifikasi data untuk melihat apakah nilai yang di rapor sesuai dengan aslinya atau tidak,&quot; kata Ernani, seperti dinukil dari laman resmi UB, Prasetya Online, Senin (17/2/2014).Dia mengungkapkan, saat mendaftar SNMPTN, para siswa hendaknya meletakkan posisi PTN favorit pada pilihan pertama. Dengan demikian, peluang masuk pada perguruan tinggi tersebut menjadi lebih besar dibandingkan menempatkannya pada pilihan kedua.&quot;Pada saat mendaftar SNMPTN tidak ada satu perguruan tinggi negeri pun yang mau dijadikan pilihan kedua. Begitu juga UB, tahun lalu para siswa yang meletakkan UB pada pilihan kedua langsung kami eliminasi,&quot; jelasnya.Jika ada perbedaan SNMPTN tahun lalu dan saat ini, kata Ermani, yaitu terkait waktu daftar ulang bagi siswa yang lulus seleksi. Mereka yang lolos seleksi hanya diberikan satu hari untuk melakukan daftar ulang.&quot;Jika pada tahun lalu, siswa diberi kesempatan selama dua hari untuk daftar ulang. Tahun ini hanya satu hari, yaitu 17 Juni 2014,&quot; papar Ermani.Sementara itu, Kepala Divisi Perencanaan UPPTI Rizky memaparkan beberapa hal terkait registrasi online. Dia mengimbau agar setiap password yang diberikan kepada siswa harus benar-benar dijaga keamanannya.&quot;Pada saat pengisian data, login harus diserahkan ke siswa dan passwordnya dipastikan keamanannya. Password hanya untuk login pertama dan langsung diminta untuk mengganti password. Password ini harus dijaga keamanannya oleh siswa. Jika passwordnya salah, maka harus lapor ke panitia pusat,&quot; ujar Rizky.Dia menambahkan, kelolosan siswa pada program studi (prodi) yang dipilih tidak hanya ditentukan passing grade. Faktor lain yang turut menentukan adalah indeks sekolah dan daya tampung.</content:encoded></item></channel></rss>
