<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penyebab Film Bokep Anak Banyak Diburu</title><description>Buat mereka menonton video porno dengan pemeran orang dewasa itu sudah biasa. Sementara video porno dengan pemeran anak-anak itu memunculkan sensasi baru</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/02/500/948587/ini-penyebab-film-bokep-anak-banyak-diburu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/02/500/948587/ini-penyebab-film-bokep-anak-banyak-diburu"/><item><title>Ini Penyebab Film Bokep Anak Banyak Diburu</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/02/500/948587/ini-penyebab-film-bokep-anak-banyak-diburu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/02/500/948587/ini-penyebab-film-bokep-anak-banyak-diburu</guid><pubDate>Minggu 02 Maret 2014 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Nina Suartika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/01/500/948587/73Xi9EZlNZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/01/500/948587/73Xi9EZlNZ.jpg</image><title>ilustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengamat Sosiologi Raphy Uli Tobing menilai konsumsi masyarakat Indonesia soal film porno sudah di luar kewajaran. Bahkan para pecinta film porno kini memburu film porno anak karena sudah bosen dengan adegan porno yang diperankan orang dewasa. &amp;ldquo;Masyarakat kita sudah gila, mereka mencari tontonan yang baru. Buat mereka menonton video porno dengan pemeran orang dewasa itu sudah biasa. Sementara video porno dengan pemeran anak-anak itu memunculkan sensasi baru bagi mereka,&amp;rdquo; ujarnya melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (1/3/2014). Kondisi ini tentu saja harus mendapat perhatian serius dari pemerintah&amp;nbsp; untuk memberantas kejahatan pornografi.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Segala usaha harus dilakukan untuk menangani kasus pornografi, apalagi yang melibatkan anak-anak. Pemerintah dan aparat hukum harus bertindak cepat dalam memburu pelaku pembuatan dan penjualan video porno anak-anak. Aparat kita kalau ingin menangkap pelaku pornografi harus seperti memburu teroris. Selain itu hukuman untuk pelaku pornografi juga harus seberat-beratnya,&amp;rdquo; ungkapnya. </description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Sosiologi Raphy Uli Tobing menilai konsumsi masyarakat Indonesia soal film porno sudah di luar kewajaran. Bahkan para pecinta film porno kini memburu film porno anak karena sudah bosen dengan adegan porno yang diperankan orang dewasa. &amp;ldquo;Masyarakat kita sudah gila, mereka mencari tontonan yang baru. Buat mereka menonton video porno dengan pemeran orang dewasa itu sudah biasa. Sementara video porno dengan pemeran anak-anak itu memunculkan sensasi baru bagi mereka,&amp;rdquo; ujarnya melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (1/3/2014). Kondisi ini tentu saja harus mendapat perhatian serius dari pemerintah&amp;nbsp; untuk memberantas kejahatan pornografi.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Segala usaha harus dilakukan untuk menangani kasus pornografi, apalagi yang melibatkan anak-anak. Pemerintah dan aparat hukum harus bertindak cepat dalam memburu pelaku pembuatan dan penjualan video porno anak-anak. Aparat kita kalau ingin menangkap pelaku pornografi harus seperti memburu teroris. Selain itu hukuman untuk pelaku pornografi juga harus seberat-beratnya,&amp;rdquo; ungkapnya. </content:encoded></item></channel></rss>
