<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Mulai Lakukan Pendalaman Kasus Korupsi KBS</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan pengumpulan bahan dan keterangan terkait laporan Korupsi di Kebun Binatang  Surabaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/06/519/950990/kpk-mulai-lakukan-pendalaman-kasus-korupsi-kbs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/06/519/950990/kpk-mulai-lakukan-pendalaman-kasus-korupsi-kbs"/><item><title>KPK Mulai Lakukan Pendalaman Kasus Korupsi KBS</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/06/519/950990/kpk-mulai-lakukan-pendalaman-kasus-korupsi-kbs</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/06/519/950990/kpk-mulai-lakukan-pendalaman-kasus-korupsi-kbs</guid><pubDate>Kamis 06 Maret 2014 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/06/519/950990/GhsY0SKlEj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Halaman Kebun Binatang Surabaya (Foto: Eastjava.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/06/519/950990/GhsY0SKlEj.jpg</image><title>Halaman Kebun Binatang Surabaya (Foto: Eastjava.com)</title></images><description>SURABAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengumpulan bahan dan&amp;nbsp; keterangan (Pulbaket) terkait laporan Korupsi di Kebun Binatang Surabaya&amp;nbsp; (KBS).&quot;KPK sudah melakukan Pulbaket terkait laporan Wali Kota Surabaya. KPK&amp;nbsp; masih melihat sejauh mana adanya dugaan korupsi,&quot; kata Humas KPK Johan Budi di&amp;nbsp; Surabaya, Rabu (6/3/2014).Ia menjelaskan, Pulbaket ini adalah pengumpulan bahan baik dalam bentuk dokumen atau yang lain. Johan mengaku, kasus KBS ini memiliki peluang untuk naik ke penyelidikan namun juga tidak.&amp;nbsp; &quot;Bentuknya adalah apakah kekurangan data atau tidak. Proses di pengaduan masyarakat ini adalah dari laporan kemudian ditelaah dan jika memenuhi syarat maka akan naik ke penyelidikan. Untuk KBS bisa saja Fifty-fifty,&quot; ujarnya. Dalam proses penyelidikan ini, KPK sudah mulai melakukan pemanggilan dan&amp;nbsp; pemeriksaan sejumlah saksi. KPK melihat sejauh mana adanya keterlibatan Pemerintah daerah, Swasta dengan KBS untuk tindak pidana korupsi.&quot;Biasanya, penyidik KPK langsung turun ke lapangan. Saya juga ndak tahu kapan mereka turun, itu kewenangan penyidik,&quot; tandasnya. Sebelumnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini melaporkan tindak pidana korupsi&amp;nbsp; di KBS. Hal itu setelah mencuat adanya satwa KBS yang ditukar dengan Mobil dan sepeda motor.</description><content:encoded>SURABAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengumpulan bahan dan&amp;nbsp; keterangan (Pulbaket) terkait laporan Korupsi di Kebun Binatang Surabaya&amp;nbsp; (KBS).&quot;KPK sudah melakukan Pulbaket terkait laporan Wali Kota Surabaya. KPK&amp;nbsp; masih melihat sejauh mana adanya dugaan korupsi,&quot; kata Humas KPK Johan Budi di&amp;nbsp; Surabaya, Rabu (6/3/2014).Ia menjelaskan, Pulbaket ini adalah pengumpulan bahan baik dalam bentuk dokumen atau yang lain. Johan mengaku, kasus KBS ini memiliki peluang untuk naik ke penyelidikan namun juga tidak.&amp;nbsp; &quot;Bentuknya adalah apakah kekurangan data atau tidak. Proses di pengaduan masyarakat ini adalah dari laporan kemudian ditelaah dan jika memenuhi syarat maka akan naik ke penyelidikan. Untuk KBS bisa saja Fifty-fifty,&quot; ujarnya. Dalam proses penyelidikan ini, KPK sudah mulai melakukan pemanggilan dan&amp;nbsp; pemeriksaan sejumlah saksi. KPK melihat sejauh mana adanya keterlibatan Pemerintah daerah, Swasta dengan KBS untuk tindak pidana korupsi.&quot;Biasanya, penyidik KPK langsung turun ke lapangan. Saya juga ndak tahu kapan mereka turun, itu kewenangan penyidik,&quot; tandasnya. Sebelumnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini melaporkan tindak pidana korupsi&amp;nbsp; di KBS. Hal itu setelah mencuat adanya satwa KBS yang ditukar dengan Mobil dan sepeda motor.</content:encoded></item></channel></rss>
