<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saat Ini Tak Efektif untuk Mengembalikan Citra Golkar di Banten</title><description>Kasus Korupsi, suap yang menyerat nama politikus Partai Golkar, yaitu  Atut dan Wawan, dipredikasi  akan mempengaruhi perolehan suara Golkar di Banten pada pemilu  mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/10/340/952869/saat-ini-tak-efektif-untuk-mengembalikan-citra-golkar-di-banten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/10/340/952869/saat-ini-tak-efektif-untuk-mengembalikan-citra-golkar-di-banten"/><item><title>Saat Ini Tak Efektif untuk Mengembalikan Citra Golkar di Banten</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/10/340/952869/saat-ini-tak-efektif-untuk-mengembalikan-citra-golkar-di-banten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/10/340/952869/saat-ini-tak-efektif-untuk-mengembalikan-citra-golkar-di-banten</guid><pubDate>Senin 10 Maret 2014 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Batur Parisi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/10/340/952869/v84gwgMPIE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/10/340/952869/v84gwgMPIE.jpg</image><title>Ilustrasi Okezone</title></images><description>SERANG - Kasus Korupsi, suap yang menyerat nama politikus Partai Golkar, yaitu Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaeril Wardhana atau Wawan, dipredikasi akan mempengaruhi perolehan suara Golkar di Banten pada pemilu mendatang. Hal tersebut dianggap sebagai konsekuensi yang wajar.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&quot;Pencitraan akan terbentuk (dengan sendirinya). Apa Bu Atut mencoreng Golkar, pasti ada dampaknya,&quot; kata Wakil Sekretaris Bidang Pengabdian Masyarakat Golkar Banten,&amp;nbsp; Akhmad Jajuli dalam dialog Pencitraan Partai Politik di Sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jalan Bayangkara, Kota Serang, Senin (10/3/2014). Akhmad Jazuli, selaku pembicara dari Partai Golkar Banten itu juga menyebutkan bahwa pencitraan Golkar usai ditahan Kadernya Ratu Atut Chosiyah oleh KPK, akan terbangun dengan sendirinya.&quot;Terutama suara Golkar di perkotaan. Tapi karena (Golkar) partai sudah lama, tidak akan berpemgaruh signifikan. Bagaimana pun kami bela Bu Atut dan Wawan, saat ini tidak efektif untuk mengembalikan citra Golkar,&quot; ungkap Jajuli.Namun, Jajuli mengklaim hasil dari survei mandiri yang dilakukan Golkar, masih menduduki urutan pertama. &quot;Alhadulillah berdasarkan survei Golkar masih posisi pertama di Banten,&quot; paparnya. Wakil Sekretaris Bidang Pengabdian Masyarakat Golkar Banten ini pun menyebutkan posisi Atut dan Wawan oleh Partai berlambang beringin itu masih diakui. &quot;Belum nonaktif, Seperti jabatan Gubernur. Tidak ada justifikasi sebelum vonis bersalah.&quot; tutup Jajuli.</description><content:encoded>SERANG - Kasus Korupsi, suap yang menyerat nama politikus Partai Golkar, yaitu Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaeril Wardhana atau Wawan, dipredikasi akan mempengaruhi perolehan suara Golkar di Banten pada pemilu mendatang. Hal tersebut dianggap sebagai konsekuensi yang wajar.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&quot;Pencitraan akan terbentuk (dengan sendirinya). Apa Bu Atut mencoreng Golkar, pasti ada dampaknya,&quot; kata Wakil Sekretaris Bidang Pengabdian Masyarakat Golkar Banten,&amp;nbsp; Akhmad Jajuli dalam dialog Pencitraan Partai Politik di Sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jalan Bayangkara, Kota Serang, Senin (10/3/2014). Akhmad Jazuli, selaku pembicara dari Partai Golkar Banten itu juga menyebutkan bahwa pencitraan Golkar usai ditahan Kadernya Ratu Atut Chosiyah oleh KPK, akan terbangun dengan sendirinya.&quot;Terutama suara Golkar di perkotaan. Tapi karena (Golkar) partai sudah lama, tidak akan berpemgaruh signifikan. Bagaimana pun kami bela Bu Atut dan Wawan, saat ini tidak efektif untuk mengembalikan citra Golkar,&quot; ungkap Jajuli.Namun, Jajuli mengklaim hasil dari survei mandiri yang dilakukan Golkar, masih menduduki urutan pertama. &quot;Alhadulillah berdasarkan survei Golkar masih posisi pertama di Banten,&quot; paparnya. Wakil Sekretaris Bidang Pengabdian Masyarakat Golkar Banten ini pun menyebutkan posisi Atut dan Wawan oleh Partai berlambang beringin itu masih diakui. &quot;Belum nonaktif, Seperti jabatan Gubernur. Tidak ada justifikasi sebelum vonis bersalah.&quot; tutup Jajuli.</content:encoded></item></channel></rss>
