<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penyebab Video Porno Anak Marak</title><description>Maraknya video porno yang melibatkan anak-anak lantaran kurangnya pihak keluarga melakukan pendekatan diri secara persuasif</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/11/500/953033/ini-penyebab-video-porno-anak-marak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/11/500/953033/ini-penyebab-video-porno-anak-marak"/><item><title>Ini Penyebab Video Porno Anak Marak</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/11/500/953033/ini-penyebab-video-porno-anak-marak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/11/500/953033/ini-penyebab-video-porno-anak-marak</guid><pubDate>Selasa 11 Maret 2014 07:42 WIB</pubDate><dc:creator>Dony Aprian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/11/500/953033/r8nHtkWpgi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/11/500/953033/r8nHtkWpgi.jpg</image><title>ilustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kurangnya perhatian keluarga terhadap anak merupakasan salah satu penyebab maraknya kasus video porno anak Pemerhati anak Seto Mulyadi menilai, maraknya video porno yang melibatkan anak-anak lantaran kurangnya pihak keluarga melakukan pendekatan diri secara persuasif kepada sang anak.&quot;Ada yang salah di sistem pendidikan dalam keluarga maupun pendidikan formal. Orangtua maupun para Guru harus berani melihat apa yang salah dalam membina anak-anak,&quot; tutur Kak Seto saat dihubungi Okezone, Senin (10/3/2014).Selain itu, sambungnya, faktor lain yang menyebabkan sang anak berbuat hal negatif lantaran sang anak kerap dikekang dalam berbagai hal apapun.&quot;Banyak orang tua hanya memerintah saja suruh belajar lah atau apapun dengan nada tinggi, anak-anak juga mau didengarkan apapun keluh kesahya,&quot; tuturnya.Jika semua itu terjadi, anak merasa tidak nyaman di dalam rumah sehingga memungkinkan anak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas seperti menjadi pecandu rokok, narkoba dan sebagainya.&amp;nbsp; &quot;Jadi di dalam keluarga ayah harus menjadi komandan menjadi sahabat atau rekan dan harus ada dialog dari hati ke hati,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kurangnya perhatian keluarga terhadap anak merupakasan salah satu penyebab maraknya kasus video porno anak Pemerhati anak Seto Mulyadi menilai, maraknya video porno yang melibatkan anak-anak lantaran kurangnya pihak keluarga melakukan pendekatan diri secara persuasif kepada sang anak.&quot;Ada yang salah di sistem pendidikan dalam keluarga maupun pendidikan formal. Orangtua maupun para Guru harus berani melihat apa yang salah dalam membina anak-anak,&quot; tutur Kak Seto saat dihubungi Okezone, Senin (10/3/2014).Selain itu, sambungnya, faktor lain yang menyebabkan sang anak berbuat hal negatif lantaran sang anak kerap dikekang dalam berbagai hal apapun.&quot;Banyak orang tua hanya memerintah saja suruh belajar lah atau apapun dengan nada tinggi, anak-anak juga mau didengarkan apapun keluh kesahya,&quot; tuturnya.Jika semua itu terjadi, anak merasa tidak nyaman di dalam rumah sehingga memungkinkan anak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas seperti menjadi pecandu rokok, narkoba dan sebagainya.&amp;nbsp; &quot;Jadi di dalam keluarga ayah harus menjadi komandan menjadi sahabat atau rekan dan harus ada dialog dari hati ke hati,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
