<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gile, SBY Di-Bully 9.000 Akun Gara-Gara Kabut Asap Riau</title><description>Gangguan kabut asap yang terjadi di Riau agaknya membikin gerah banyak  pihak. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga ikut kena  getahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/15/340/955457/gile-sby-di-bully-9-000-akun-gara-gara-kabut-asap-riau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/15/340/955457/gile-sby-di-bully-9-000-akun-gara-gara-kabut-asap-riau"/><item><title>Gile, SBY Di-Bully 9.000 Akun Gara-Gara Kabut Asap Riau</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/15/340/955457/gile-sby-di-bully-9-000-akun-gara-gara-kabut-asap-riau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/15/340/955457/gile-sby-di-bully-9-000-akun-gara-gara-kabut-asap-riau</guid><pubDate>Sabtu 15 Maret 2014 04:02 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/15/340/955457/Q1gyWRhViv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/15/340/955457/Q1gyWRhViv.jpg</image><title>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)</title></images><description>PEKANBARU - Gangguan kabut asap yang terjadi di Riau agaknya membikin gerah banyak pihak. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga ikut kena getahnya. Pasalnya, SBY mengaku banyak 'disemprot' oleh warga karena dinilai lamban menangani kabut asap.Kemarahan warga ini diluapkan melalui jejaring sosial Facebook dan Twitter milik Presiden RI tersebut.&quot;Sampai saat ini ada 9.000 akun media sosial yang memarahi saya karena bencana asap ini,&quot; keluh Presiden SBY dalam teleconference dengan satgas penanggulangan asap di Riau, Jumat (14/3/2014).Menurut SBY kritik pedas terhadap dirinya cukup beragam. Namun, SBY lebih memilih menyikapinya dengan arif. &quot;Ada yang marahnya beralasan, tetapi ada juga yang marahnya tanpa alasan,&quot; sebut Presiden SBY lagi.SBY pun telah mengeluarkan instruksi tentang untuk mengatasi  kebakaran hutan di Riau. Orang nomor satu di Indonesia itu meminta semua  pihak menjalankan instruksi tersebut. &quot;Saya keluarkan instruksi  untuk dilaksanakan oleh seluruh pihak. Sebenarnya, kalau situasi sudah  memungkinkan, saya pun ingin meninjau langsung ke sana. Namun, saya  masih memberi kesempatan satu hingga dua hari ini untuk dilakukannya  operasi tanggap darurat,&quot; tegas SBY.Hadir dalam rapat melalui  teleconference tersebut, Wakil Presiden Boediono, Menko Perekonomian,  Hatta Rajasa, Menteri Kehutanan Zulkilfi Hasan, Menteri Lingkungan Hidup  Balthazar Kambuaya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Jaksa Agung  Basrief Arif, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.</description><content:encoded>PEKANBARU - Gangguan kabut asap yang terjadi di Riau agaknya membikin gerah banyak pihak. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga ikut kena getahnya. Pasalnya, SBY mengaku banyak 'disemprot' oleh warga karena dinilai lamban menangani kabut asap.Kemarahan warga ini diluapkan melalui jejaring sosial Facebook dan Twitter milik Presiden RI tersebut.&quot;Sampai saat ini ada 9.000 akun media sosial yang memarahi saya karena bencana asap ini,&quot; keluh Presiden SBY dalam teleconference dengan satgas penanggulangan asap di Riau, Jumat (14/3/2014).Menurut SBY kritik pedas terhadap dirinya cukup beragam. Namun, SBY lebih memilih menyikapinya dengan arif. &quot;Ada yang marahnya beralasan, tetapi ada juga yang marahnya tanpa alasan,&quot; sebut Presiden SBY lagi.SBY pun telah mengeluarkan instruksi tentang untuk mengatasi  kebakaran hutan di Riau. Orang nomor satu di Indonesia itu meminta semua  pihak menjalankan instruksi tersebut. &quot;Saya keluarkan instruksi  untuk dilaksanakan oleh seluruh pihak. Sebenarnya, kalau situasi sudah  memungkinkan, saya pun ingin meninjau langsung ke sana. Namun, saya  masih memberi kesempatan satu hingga dua hari ini untuk dilakukannya  operasi tanggap darurat,&quot; tegas SBY.Hadir dalam rapat melalui  teleconference tersebut, Wakil Presiden Boediono, Menko Perekonomian,  Hatta Rajasa, Menteri Kehutanan Zulkilfi Hasan, Menteri Lingkungan Hidup  Balthazar Kambuaya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Jaksa Agung  Basrief Arif, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.</content:encoded></item></channel></rss>
