<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompensasi Belum Ditawarkan kepada Keluarga Penumpang MH370</title><description>Kompensasi kepada keluarga dari 239 penumpang dan awak pesawat Malaysia  Airlines, dilaporkan belum ditawarkan. Ini disebabkan oleh proses  pencarian pesawat yang hilang 8 Maret 2014, yang masih berlangsung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/17/411/956136/kompensasi-belum-ditawarkan-kepada-keluarga-penumpang-mh370</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/17/411/956136/kompensasi-belum-ditawarkan-kepada-keluarga-penumpang-mh370"/><item><title>Kompensasi Belum Ditawarkan kepada Keluarga Penumpang MH370</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/17/411/956136/kompensasi-belum-ditawarkan-kepada-keluarga-penumpang-mh370</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/17/411/956136/kompensasi-belum-ditawarkan-kepada-keluarga-penumpang-mh370</guid><pubDate>Senin 17 Maret 2014 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/17/411/956136/w3VQSh4XSM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga korban Malaysia Airlines (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/17/411/956136/w3VQSh4XSM.jpg</image><title>Keluarga korban Malaysia Airlines (Foto: Reuters)</title></images><description>KUALA LUMPUR - Kompensasi kepada keluarga dari 239 penumpang dan awak pesawat Malaysia Airlines, dilaporkan belum ditawarkan. Ini disebabkan oleh proses pencarian pesawat yang hilang 8 Maret 2014, yang masih berlangsung.Direktur Utama dari Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya mengatakan, hanya bantuan finansial jangka pendek diberikan kepada keluarga penumpang.&quot;Untuk saat ini kami hanya memberikan bantuan keuangan jangka pendek. Kami belum menawarkan kompensasi hingga tahu secara pasti apa yang telah terjadi oleh pesawat,&quot; ujar Ahmad Jauhari, seperti dikutip The Star, Senin (17/3/2014).Pihak Kepolisian Malaysia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini melakukan pemeriksaan ulang dari latar belakang penumpang pesawat jenis Boeing 777-200ER tersebut. Pemeriksaan ulang dilakukan setelah adanya dugaan pembajakan yang dialami.&quot;Masih ada beberapa pemeriksaan latar belakang yang harus diselesaikan. Tetapi untuk saat ini kami sudah memastikan bahwa kedua penumpang yang menggunakan paspor palsu bukanlah pembajak,&quot; tutur Kepala Polisi Malaysia Khalid Abu Bakar.Pemerintah Malaysia saat ini mulai kembali memfokuskan pencarian terhadap pesawat. Sekira 25 negara turut memberikan bantuan informasi termasuk data radar serta bantuan tim pencari yang menggunakan pesawat dan kapal.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR - Kompensasi kepada keluarga dari 239 penumpang dan awak pesawat Malaysia Airlines, dilaporkan belum ditawarkan. Ini disebabkan oleh proses pencarian pesawat yang hilang 8 Maret 2014, yang masih berlangsung.Direktur Utama dari Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya mengatakan, hanya bantuan finansial jangka pendek diberikan kepada keluarga penumpang.&quot;Untuk saat ini kami hanya memberikan bantuan keuangan jangka pendek. Kami belum menawarkan kompensasi hingga tahu secara pasti apa yang telah terjadi oleh pesawat,&quot; ujar Ahmad Jauhari, seperti dikutip The Star, Senin (17/3/2014).Pihak Kepolisian Malaysia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini melakukan pemeriksaan ulang dari latar belakang penumpang pesawat jenis Boeing 777-200ER tersebut. Pemeriksaan ulang dilakukan setelah adanya dugaan pembajakan yang dialami.&quot;Masih ada beberapa pemeriksaan latar belakang yang harus diselesaikan. Tetapi untuk saat ini kami sudah memastikan bahwa kedua penumpang yang menggunakan paspor palsu bukanlah pembajak,&quot; tutur Kepala Polisi Malaysia Khalid Abu Bakar.Pemerintah Malaysia saat ini mulai kembali memfokuskan pencarian terhadap pesawat. Sekira 25 negara turut memberikan bantuan informasi termasuk data radar serta bantuan tim pencari yang menggunakan pesawat dan kapal.</content:encoded></item></channel></rss>
