<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melepuh setelah Diinfus, 2 Tangan Pufelia Harus Diamputasi</title><description>Dua tangan Pufelia Audriana Putri (5,5) melepuh seperti terbakar. Belum diketahui pasti apa penyakit yang diderita bocah lucu itu. Ia masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/21/526/958690/melepuh-setelah-diinfus-2-tangan-pufelia-harus-diamputasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/21/526/958690/melepuh-setelah-diinfus-2-tangan-pufelia-harus-diamputasi"/><item><title>Melepuh setelah Diinfus, 2 Tangan Pufelia Harus Diamputasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/21/526/958690/melepuh-setelah-diinfus-2-tangan-pufelia-harus-diamputasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/21/526/958690/melepuh-setelah-diinfus-2-tangan-pufelia-harus-diamputasi</guid><pubDate>Jum'at 21 Maret 2014 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/21/526/958690/YSuIlpY7jt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pufelia (Foto: Oris/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/21/526/958690/YSuIlpY7jt.jpg</image><title>Pufelia (Foto: Oris/Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Dua tangan Pufelia Audriana Putri (5,5) melepuh seperti terbakar. Belum diketahui pasti apa penyakit yang diderita bocah lucu itu. Ia masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat.Ibu kandung Pufelia, Siti Halimah (28), mengatakan, &amp;nbsp;dokter merekomendasikan dua lengan anaknya harus diamputasi. Kabar tersebut jelas membuatnya syok.&amp;ldquo;Karena kedua lengannya busuk, katanya harus segera diamputasi,&amp;rdquo; ujar Halimah di RSHS, Jumat (21/3/2014).Soal amputasi, Halimah mengaku masih bingung. Apalagi, anaknya masih berusia 5,5 tahun.&amp;ldquo;Harusnya memang segera diamputasi. Mengertilah, posisi saya sebagai ibu seperti apa,&amp;rdquo; ungkapnya.Saat ini ia hanya menunggu perkembangan kondisi anaknya sekaligus berembuk dengan anggota keluarga soal rencana amputasi tersebut.Seperti diberitakan, awal mula penyakit tersebut terjadi saat Pufelia mengalami demam dan pada 19 Februari 2014. Ia dibawa ke sebuah klinik di Purwakarta. Saat itu ia didiagnosis menderita typus sehingga harus dirawat.Pufelia sempat diinfus di tangan kanannya. Tak lama kemudian terjadi pembengkakan di titik infus. Infusan kemudian dicabut dan dipindah ke tangan kiri. Setelah tiga hari, Pufelia dibawa pulang.Namun setelah di rumah tangan kiri Pufelia juga membengkak. Bila tangannya disentuh, ia kesakitan. Pufelia lalu dibawa lagi ke klinik yang sama pada 23 Februari, namun pihak klinik merujuknya ke RSHS.Dua tangan Pufelia melepuh mulai dari jari hingga melebihi siku dan tidak bisa digerakkan.</description><content:encoded>BANDUNG - Dua tangan Pufelia Audriana Putri (5,5) melepuh seperti terbakar. Belum diketahui pasti apa penyakit yang diderita bocah lucu itu. Ia masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat.Ibu kandung Pufelia, Siti Halimah (28), mengatakan, &amp;nbsp;dokter merekomendasikan dua lengan anaknya harus diamputasi. Kabar tersebut jelas membuatnya syok.&amp;ldquo;Karena kedua lengannya busuk, katanya harus segera diamputasi,&amp;rdquo; ujar Halimah di RSHS, Jumat (21/3/2014).Soal amputasi, Halimah mengaku masih bingung. Apalagi, anaknya masih berusia 5,5 tahun.&amp;ldquo;Harusnya memang segera diamputasi. Mengertilah, posisi saya sebagai ibu seperti apa,&amp;rdquo; ungkapnya.Saat ini ia hanya menunggu perkembangan kondisi anaknya sekaligus berembuk dengan anggota keluarga soal rencana amputasi tersebut.Seperti diberitakan, awal mula penyakit tersebut terjadi saat Pufelia mengalami demam dan pada 19 Februari 2014. Ia dibawa ke sebuah klinik di Purwakarta. Saat itu ia didiagnosis menderita typus sehingga harus dirawat.Pufelia sempat diinfus di tangan kanannya. Tak lama kemudian terjadi pembengkakan di titik infus. Infusan kemudian dicabut dan dipindah ke tangan kiri. Setelah tiga hari, Pufelia dibawa pulang.Namun setelah di rumah tangan kiri Pufelia juga membengkak. Bila tangannya disentuh, ia kesakitan. Pufelia lalu dibawa lagi ke klinik yang sama pada 23 Februari, namun pihak klinik merujuknya ke RSHS.Dua tangan Pufelia melepuh mulai dari jari hingga melebihi siku dan tidak bisa digerakkan.</content:encoded></item></channel></rss>
