<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>330 Mata Air di Bandung Sirna</title><description>Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berharap keberadaan mata air yang ada  tidak lagi berkurang. Itu karena keberadaan mata air memberi manfaat  bagi masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/25/526/960230/330-mata-air-di-bandung-sirna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/25/526/960230/330-mata-air-di-bandung-sirna"/><item><title>330 Mata Air di Bandung Sirna</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/25/526/960230/330-mata-air-di-bandung-sirna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/25/526/960230/330-mata-air-di-bandung-sirna</guid><pubDate>Selasa 25 Maret 2014 08:24 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>BANDUNG - Dalam catatan sejarah, Kota Bandung dulu punya 400 mata air. Tapi lama kelamaan, jumlahnya berkurang. Dari jumlah sebanyak itu, kini hanya tersisa 70 mata air.
&amp;nbsp;
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berharap keberadaan mata air yang ada tidak lagi berkurang. Itu karena keberadaan mata air memberi manfaat bagi masyarakat.
&amp;nbsp;
Ia mengajak publik sama-sama memelihara keberadaan mata air yang tersisa. Jika mata air yang ada dibiarkan, bukan tidak mungkin jumlahnya makin berkurang.
&amp;nbsp;
&quot;Daripada makin lama makin hilang tidak jelas, maka masyarakat berupaya membuat, menemukan, dan memelihara mata air,&quot; kata RK, sapaan akrabnya, di sela peringatan Hari Air se-Dunia di Hotel Jayakarta, Kota Bandung.
&amp;nbsp;
Dalam peringatan Hari Air se-Dunia, RK melantik 15 penjaga seke alias mata air. Mereka bertugas merawat sejumlah mata air. Selain memelihara, mereka juga bertugas mencari mata air yang pernah ada di Bandung. &quot;Setiap seke nanti ada yang merawat. Kan selama ini tidak ada yang merawat,&quot; cetusnya.
&amp;nbsp;
Selain melantik penjaga seke, dalam seminar itu berbagai pihak mencari solusi agar keberadaan mata air bisa dipelihara. &quot;Seminar ini untuk mencari solusi yang nantinya akan dititipkan ke PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum),&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Ia pun menekankan agar dana corporate social responsibility (CSR) yang dikeluarkan PDAM Kota Bandung digunakan untuk hal bermanfaat berkaitan dengan air.</description><content:encoded>BANDUNG - Dalam catatan sejarah, Kota Bandung dulu punya 400 mata air. Tapi lama kelamaan, jumlahnya berkurang. Dari jumlah sebanyak itu, kini hanya tersisa 70 mata air.
&amp;nbsp;
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berharap keberadaan mata air yang ada tidak lagi berkurang. Itu karena keberadaan mata air memberi manfaat bagi masyarakat.
&amp;nbsp;
Ia mengajak publik sama-sama memelihara keberadaan mata air yang tersisa. Jika mata air yang ada dibiarkan, bukan tidak mungkin jumlahnya makin berkurang.
&amp;nbsp;
&quot;Daripada makin lama makin hilang tidak jelas, maka masyarakat berupaya membuat, menemukan, dan memelihara mata air,&quot; kata RK, sapaan akrabnya, di sela peringatan Hari Air se-Dunia di Hotel Jayakarta, Kota Bandung.
&amp;nbsp;
Dalam peringatan Hari Air se-Dunia, RK melantik 15 penjaga seke alias mata air. Mereka bertugas merawat sejumlah mata air. Selain memelihara, mereka juga bertugas mencari mata air yang pernah ada di Bandung. &quot;Setiap seke nanti ada yang merawat. Kan selama ini tidak ada yang merawat,&quot; cetusnya.
&amp;nbsp;
Selain melantik penjaga seke, dalam seminar itu berbagai pihak mencari solusi agar keberadaan mata air bisa dipelihara. &quot;Seminar ini untuk mencari solusi yang nantinya akan dititipkan ke PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum),&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Ia pun menekankan agar dana corporate social responsibility (CSR) yang dikeluarkan PDAM Kota Bandung digunakan untuk hal bermanfaat berkaitan dengan air.</content:encoded></item></channel></rss>
