<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>17 Tahun Negosiasi, Pemberontak Muslim Filipina Sepakat Damai</title><description>Pemerintah Filipina dan pemberontak Muslim terbesar di negaranya (MILF)  resmi menandatangani perjanjian damai. Perjanjian ini disetujui setelah  negosiasi yang berlangsung selama 17 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/28/411/962005/17-tahun-negosiasi-pemberontak-muslim-filipina-sepakat-damai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/28/411/962005/17-tahun-negosiasi-pemberontak-muslim-filipina-sepakat-damai"/><item><title>17 Tahun Negosiasi, Pemberontak Muslim Filipina Sepakat Damai</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/28/411/962005/17-tahun-negosiasi-pemberontak-muslim-filipina-sepakat-damai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/28/411/962005/17-tahun-negosiasi-pemberontak-muslim-filipina-sepakat-damai</guid><pubDate>Jum'at 28 Maret 2014 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Andreas Gerry Tuwo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/28/411/962005/cNCh3I9QUW.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Pemerintah Filipina dan pemberontak Muslim terbesar di negaranya (MILF) resmi menandatangani perjanjian damai (Foto:Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/28/411/962005/cNCh3I9QUW.jpg</image><title> Pemerintah Filipina dan pemberontak Muslim terbesar di negaranya (MILF) resmi menandatangani perjanjian damai (Foto:Reuters)</title></images><description>MANILA - Pemerintah Filipina dan pemberontak Muslim terbesar di negaranya (MILF) resmi menandatangani perjanjian damai. Perjanjian ini disetujui setelah negosiasi yang berlangsung selama 17 tahun.Penandatanganan antara kedua pihak dilangsungkan di Istana Presiden Filipina di Manila. Selama memberontak terhitung lebih dari 120 ribu warga Filipina menjadi korban jiwa.&quot;Mari kita singkirkan prasangka masa lalu dan memberikan kontribusi untuk optimisme kaum Muslim Mindanao,&quot; ujar Presiden Filipina Benigno Aquino, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (28/3/2014).Dalam peristiwa bersejarah itu, turut hadir Chairman MILF, Al Haj Murad Ebrahim, serta PM Malaysia Najib Razak yang berperan sebagai mediator. Ratusan gerilyawan MILF juga diundang dalam acara ini.&quot;Setelah bertahun-tahun konflik dan begitu banyak nyawa yang hilang, ini adalah tindakan penting yang penuh keberanian,&quot; ucap Razak.Pemberontak MILF juga menyambut penandatanganan perjanjian tersebut. Mereka pun akan mendapatkan otonomi khusus serta pengelolaan anggaran secara pribadi dari Pemerintah Filipina.</description><content:encoded>MANILA - Pemerintah Filipina dan pemberontak Muslim terbesar di negaranya (MILF) resmi menandatangani perjanjian damai. Perjanjian ini disetujui setelah negosiasi yang berlangsung selama 17 tahun.Penandatanganan antara kedua pihak dilangsungkan di Istana Presiden Filipina di Manila. Selama memberontak terhitung lebih dari 120 ribu warga Filipina menjadi korban jiwa.&quot;Mari kita singkirkan prasangka masa lalu dan memberikan kontribusi untuk optimisme kaum Muslim Mindanao,&quot; ujar Presiden Filipina Benigno Aquino, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (28/3/2014).Dalam peristiwa bersejarah itu, turut hadir Chairman MILF, Al Haj Murad Ebrahim, serta PM Malaysia Najib Razak yang berperan sebagai mediator. Ratusan gerilyawan MILF juga diundang dalam acara ini.&quot;Setelah bertahun-tahun konflik dan begitu banyak nyawa yang hilang, ini adalah tindakan penting yang penuh keberanian,&quot; ucap Razak.Pemberontak MILF juga menyambut penandatanganan perjanjian tersebut. Mereka pun akan mendapatkan otonomi khusus serta pengelolaan anggaran secara pribadi dari Pemerintah Filipina.</content:encoded></item></channel></rss>
