<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Letusan Vulkanik Gunung Slamet Capai 1.000 Meter</title><description>Petugas Pengamat Gunung Slamet Gambuhan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah,  Sukedi, mengatakan ketinggian letusan vulkanik Gunung Slamet pada Sabtu  sekira pukul 09.00 WIB mencapai hingga 1.000 meter dari puncak gunung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/29/513/962564/letusan-vulkanik-gunung-slamet-capai-1-000-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/29/513/962564/letusan-vulkanik-gunung-slamet-capai-1-000-meter"/><item><title>Letusan Vulkanik Gunung Slamet Capai 1.000 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/29/513/962564/letusan-vulkanik-gunung-slamet-capai-1-000-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/29/513/962564/letusan-vulkanik-gunung-slamet-capai-1-000-meter</guid><pubDate>Sabtu 29 Maret 2014 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/29/513/962564/zRI1Aw2UgL.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/29/513/962564/zRI1Aw2UgL.jpg</image><title></title></images><description>PEKALONGAN - Petugas Pengamat Gunung Slamet Gambuhan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sukedi, mengatakan ketinggian letusan vulkanik Gunung Slamet pada Sabtu sekira pukul 09.00 WIB mencapai hingga 1.000 meter dari puncak gunung.
&amp;nbsp;
&quot;Letusan vulkanik berhembus ke arah timur tetapi masih terpantau aman meski status Gunung Slamet berstatus 'Waspada',&quot; katanya saat dihubungi di Pekalongan, Sabtu.
&amp;nbsp;
Menurut dia, aktivitas Gunung Slamet yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Pemalang, Tegal, dan Purwokerto ini masih mengeluarkan asap berwarna hitan pekat dan gempa.
&amp;nbsp;
&quot;Letusan asap tebal berwarna hitam yang mengandung material vulkanik masih terus sering terjadi sehingga status Gunung Slamet masih tetap 'Waspada',&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Ia mengatakan dengan masih adanya peningkatan aktivitas gunung tertinggi di Jawa Tengah ini maka masyarakat dilarang mendekat ke Gunung Slamet hingga radius dua kilometer.
&amp;nbsp;
&quot;Akan tetapi, untuk aktivitas masyarakat yang berada di sekitar Gunung Slamet masih berjalan normal,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Warga yang berada di dekat lereng Gunung Slamet, Laras, saat dihubungi mengatakan aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasa atau kondisi gunung itu berstatus normal.
&amp;nbsp;
&quot;Meski terjadi peningkatan status Gunung Slamet, aktivitas masyarakat masih berjalan normal dan belum tampak kekhawatiran mereka terhadap kemungkinan dampak letusan gunung tersebut,&quot; katanya.</description><content:encoded>PEKALONGAN - Petugas Pengamat Gunung Slamet Gambuhan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sukedi, mengatakan ketinggian letusan vulkanik Gunung Slamet pada Sabtu sekira pukul 09.00 WIB mencapai hingga 1.000 meter dari puncak gunung.
&amp;nbsp;
&quot;Letusan vulkanik berhembus ke arah timur tetapi masih terpantau aman meski status Gunung Slamet berstatus 'Waspada',&quot; katanya saat dihubungi di Pekalongan, Sabtu.
&amp;nbsp;
Menurut dia, aktivitas Gunung Slamet yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Pemalang, Tegal, dan Purwokerto ini masih mengeluarkan asap berwarna hitan pekat dan gempa.
&amp;nbsp;
&quot;Letusan asap tebal berwarna hitam yang mengandung material vulkanik masih terus sering terjadi sehingga status Gunung Slamet masih tetap 'Waspada',&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Ia mengatakan dengan masih adanya peningkatan aktivitas gunung tertinggi di Jawa Tengah ini maka masyarakat dilarang mendekat ke Gunung Slamet hingga radius dua kilometer.
&amp;nbsp;
&quot;Akan tetapi, untuk aktivitas masyarakat yang berada di sekitar Gunung Slamet masih berjalan normal,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Warga yang berada di dekat lereng Gunung Slamet, Laras, saat dihubungi mengatakan aktivitas masyarakat masih berjalan seperti biasa atau kondisi gunung itu berstatus normal.
&amp;nbsp;
&quot;Meski terjadi peningkatan status Gunung Slamet, aktivitas masyarakat masih berjalan normal dan belum tampak kekhawatiran mereka terhadap kemungkinan dampak letusan gunung tersebut,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
