<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulau Seribu Jadi &quot;Kandang&quot; Monyet</title><description>Kepala Humas Kebun Binatang Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan,  monyet-monyet yang ditangkap tidak dimasukan ke Ragunan, melainkan ke  balai konservasi milik DKI.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/30/500/962874/pulau-seribu-jadi-kandang-monyet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/30/500/962874/pulau-seribu-jadi-kandang-monyet"/><item><title>Pulau Seribu Jadi &quot;Kandang&quot; Monyet</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/30/500/962874/pulau-seribu-jadi-kandang-monyet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/30/500/962874/pulau-seribu-jadi-kandang-monyet</guid><pubDate>Minggu 30 Maret 2014 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/30/500/962874/q1R5DYOZGN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/30/500/962874/q1R5DYOZGN.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - Masih ingat dengan razia topeng monyet yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu? Kebijakan yang dijalankan itu, membuat Khairunisa, salah satu pemilik monyet, banting setir dengan membuka bisnis karaoke kecil-kecilan.
&amp;nbsp;
&quot;Dari pada ribet ngurusin monyet terus di razia, mendingan saya ngurusin usaha baru saja lah, karaoke,&quot; ujarnya saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (30/3/2014).
&amp;nbsp;
Kata dia, monyet-monyet berjumlah lebih dari 10 ekor itu diganti oleh pihak Pemprov DKI Jakarta senilai Rp1 juta per ekor. &quot;Ya, lumayan lah rezeki mah ada saja,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Kepala Humas Kebun Binatang Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan, monyet-monyet yang ditangkap tidak dimasukan ke Ragunan, melainkan ke balai konservasi milik DKI.
&amp;nbsp;
&quot;Itu kan sudah lama. Setahu saya, monyet-monyet itu sudah dilepaskan ke Kepulauan Seribu supaya bisa hidup di alam bebas,&quot; jelasnya. Namun, Wahyudi tak dapat menjelaskan secara rinci ke pulau mana saja monyet-monyet itu dilepaskan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Masih ingat dengan razia topeng monyet yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu? Kebijakan yang dijalankan itu, membuat Khairunisa, salah satu pemilik monyet, banting setir dengan membuka bisnis karaoke kecil-kecilan.
&amp;nbsp;
&quot;Dari pada ribet ngurusin monyet terus di razia, mendingan saya ngurusin usaha baru saja lah, karaoke,&quot; ujarnya saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (30/3/2014).
&amp;nbsp;
Kata dia, monyet-monyet berjumlah lebih dari 10 ekor itu diganti oleh pihak Pemprov DKI Jakarta senilai Rp1 juta per ekor. &quot;Ya, lumayan lah rezeki mah ada saja,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Kepala Humas Kebun Binatang Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan, monyet-monyet yang ditangkap tidak dimasukan ke Ragunan, melainkan ke balai konservasi milik DKI.
&amp;nbsp;
&quot;Itu kan sudah lama. Setahu saya, monyet-monyet itu sudah dilepaskan ke Kepulauan Seribu supaya bisa hidup di alam bebas,&quot; jelasnya. Namun, Wahyudi tak dapat menjelaskan secara rinci ke pulau mana saja monyet-monyet itu dilepaskan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
