<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RSCM Tolak Operasi Pasien BPJS</title><description>Seorang siswa kelas 3 SMP asal Padang Pariaman, Sumater Barat, M Ali  (16) terancam tidak bisa mengikuti ujian karena pihak Rumah Sakit Cipto  Mangukusmo (RSCM) menolak melakukan operasi tumor ganas yang  dideritanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/31/337/963226/rscm-tolak-operasi-pasien-bpjs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/03/31/337/963226/rscm-tolak-operasi-pasien-bpjs"/><item><title>RSCM Tolak Operasi Pasien BPJS</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/03/31/337/963226/rscm-tolak-operasi-pasien-bpjs</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/03/31/337/963226/rscm-tolak-operasi-pasien-bpjs</guid><pubDate>Senin 31 Maret 2014 15:39 WIB</pubDate><dc:creator>Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/03/31/337/963226/Jojgt46uuV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/03/31/337/963226/Jojgt46uuV.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Seorang siswa kelas 3 SMP asal Padang Pariaman, Sumater Barat, M Ali (16) terancam tidak bisa mengikuti ujian karena pihak Rumah Sakit Cipto Mangukusmo (RSCM) menolak melakukan operasi tumor ganas yang dideritanya.
&amp;nbsp;
&quot;Akhirnya Ali muntah darah dari hidung dan mulut dan dalam keadaan koma, dibawa ke IGD RSCM. Satu hari dirawat di IGD, disuruh bawa pulang dengan alasan rawat inap penuh,&quot; kata Ketua Satuan Petugas (Satgas) Perlindungan Anak (PA), M Ihsan, Senin (31/3/2014).
&amp;nbsp;
Beberapa hari berikutnya, lanjut Ihsan, peserta BPJS itu kembali muntah darah dari hidung dan mulut dan akhirnya dirawat kembali di RSCM. &quot;Baru dua malam dirawat inap, dokter kembali suruh pulang. Padahal dari enam tempat tidur, baru terisi tiga orang,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Orangtua Ali, kata Ihsan, sampai meminjam uang kepada orangtuanya di kampung karena uang mereka habis untuk proses CT Scan yang dilakukan RSCM secara berulang-ulang tanpa ada kepastian.
&amp;nbsp;
&quot;RSCM tetap mengusir mereka dan sekarang mereka hampir putus asa karena belum tahu kapan anaknya akan dioperasi dan dokter pun kembali menyuruh mereka pulang,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Ihsan berharap Direktur RSCM bisa terketuk hatinya untuk segera memberikan pengobatan yang layak kepada Ali. &quot;Tolong Direktur RSCM dan Menkes punya sedikit rasa kemanusiaan pada orang miskin. Ali terancam tidak bisa ikut ujian nasional. Dia tidak minta apa-apa. Dia hanya ingin cepat dioperasi sehingga bisa pulang ke Sumbar,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang siswa kelas 3 SMP asal Padang Pariaman, Sumater Barat, M Ali (16) terancam tidak bisa mengikuti ujian karena pihak Rumah Sakit Cipto Mangukusmo (RSCM) menolak melakukan operasi tumor ganas yang dideritanya.
&amp;nbsp;
&quot;Akhirnya Ali muntah darah dari hidung dan mulut dan dalam keadaan koma, dibawa ke IGD RSCM. Satu hari dirawat di IGD, disuruh bawa pulang dengan alasan rawat inap penuh,&quot; kata Ketua Satuan Petugas (Satgas) Perlindungan Anak (PA), M Ihsan, Senin (31/3/2014).
&amp;nbsp;
Beberapa hari berikutnya, lanjut Ihsan, peserta BPJS itu kembali muntah darah dari hidung dan mulut dan akhirnya dirawat kembali di RSCM. &quot;Baru dua malam dirawat inap, dokter kembali suruh pulang. Padahal dari enam tempat tidur, baru terisi tiga orang,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Orangtua Ali, kata Ihsan, sampai meminjam uang kepada orangtuanya di kampung karena uang mereka habis untuk proses CT Scan yang dilakukan RSCM secara berulang-ulang tanpa ada kepastian.
&amp;nbsp;
&quot;RSCM tetap mengusir mereka dan sekarang mereka hampir putus asa karena belum tahu kapan anaknya akan dioperasi dan dokter pun kembali menyuruh mereka pulang,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Ihsan berharap Direktur RSCM bisa terketuk hatinya untuk segera memberikan pengobatan yang layak kepada Ali. &quot;Tolong Direktur RSCM dan Menkes punya sedikit rasa kemanusiaan pada orang miskin. Ali terancam tidak bisa ikut ujian nasional. Dia tidak minta apa-apa. Dia hanya ingin cepat dioperasi sehingga bisa pulang ke Sumbar,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
