<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KontraS Tuding 2 Partai Lokal Dalang Kekerasan di Aceh</title><description>Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) menuduh  kekerasan yang bernuansa politik di tanah Serambi Makkah di dalangi oleh  partai lokal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/02/340/964434/kontras-tuding-2-partai-lokal-dalang-kekerasan-di-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/04/02/340/964434/kontras-tuding-2-partai-lokal-dalang-kekerasan-di-aceh"/><item><title>KontraS Tuding 2 Partai Lokal Dalang Kekerasan di Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/02/340/964434/kontras-tuding-2-partai-lokal-dalang-kekerasan-di-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/04/02/340/964434/kontras-tuding-2-partai-lokal-dalang-kekerasan-di-aceh</guid><pubDate>Rabu 02 April 2014 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) menuduh kekerasan yang bernuansa politik di tanah Serambi Makkah di dalangi oleh partai lokal.
&amp;nbsp;
Wakil Koordinator KontraS, Crist Subiantoro mengatakan, kekerasan yang terjadi di Aceh tidak dapat dilepaskan dari peran partai lokal Aceh, khususnya Partai Aceh (PA) dengan Partai Nasional Aceh (PNA), lantaran keduanya sangat sering bersitegang sehingga kekerasan pun terjadi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Salah satu indikatornya, beberapa kader kedua partai tidak mampu menunjukkan politik cerdas dan bermartabat,&amp;rdquo; katanya di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (2/4/2014). .
&amp;nbsp;
Diterangkannya, dari temuannya tindakan kekerasan dilakukan oleh segelintir oknum kader partai lokal, akan tetapi dari fakta-fakta tersebut tidak ada upaya-upaya yang dilakukan oleh institusi partai dan elite-elite partai untuk menghentikan dari aksi para oknum Caleg dan oknum simpatisan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Harus diakui, berdasarkan fakta dan data yang ada, keterlibatan kader PA Nampak lebih dominan. Selain itu, PNA juga tercatat melakukan beberapa tindak kekerasan,&amp;rdquo;terangnya. &amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, hari ini KontraS melaporkan tindakan kekerasan yang bernuansa politik di Aceh, dalam laporan tersebut ditemukan 48 kasus kekerasan seperti, Penembakan, pengeroyokan, pengerusakan dan penculikan,
&amp;nbsp;
Dari peristiwa tersebut, pihaknya meminta agar Badan Pengawas Pemilihan Umum mengambil tindakan terhadap aksi kekerasan yang dilakukan dua partai politik lokal sesuai dengan kewenangan bawaslu. &amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) menuduh kekerasan yang bernuansa politik di tanah Serambi Makkah di dalangi oleh partai lokal.
&amp;nbsp;
Wakil Koordinator KontraS, Crist Subiantoro mengatakan, kekerasan yang terjadi di Aceh tidak dapat dilepaskan dari peran partai lokal Aceh, khususnya Partai Aceh (PA) dengan Partai Nasional Aceh (PNA), lantaran keduanya sangat sering bersitegang sehingga kekerasan pun terjadi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Salah satu indikatornya, beberapa kader kedua partai tidak mampu menunjukkan politik cerdas dan bermartabat,&amp;rdquo; katanya di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (2/4/2014). .
&amp;nbsp;
Diterangkannya, dari temuannya tindakan kekerasan dilakukan oleh segelintir oknum kader partai lokal, akan tetapi dari fakta-fakta tersebut tidak ada upaya-upaya yang dilakukan oleh institusi partai dan elite-elite partai untuk menghentikan dari aksi para oknum Caleg dan oknum simpatisan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Harus diakui, berdasarkan fakta dan data yang ada, keterlibatan kader PA Nampak lebih dominan. Selain itu, PNA juga tercatat melakukan beberapa tindak kekerasan,&amp;rdquo;terangnya. &amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, hari ini KontraS melaporkan tindakan kekerasan yang bernuansa politik di Aceh, dalam laporan tersebut ditemukan 48 kasus kekerasan seperti, Penembakan, pengeroyokan, pengerusakan dan penculikan,
&amp;nbsp;
Dari peristiwa tersebut, pihaknya meminta agar Badan Pengawas Pemilihan Umum mengambil tindakan terhadap aksi kekerasan yang dilakukan dua partai politik lokal sesuai dengan kewenangan bawaslu. &amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
