<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terserang Ispa, 5 Bayi Pondok Incerah Diopname</title><description>Sebanyak lima bayi di pondok yayasan Insani Cita Elang Rahmatullah  (Incerah) Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, terpaksa  harus dirawat di rumah sakit. Sebab, bayi-bayi tersebut terserang  penyakit Infeksi saluran pernafasan (ISPA).</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/02/521/964419/terserang-ispa-5-bayi-pondok-incerah-diopname</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/04/02/521/964419/terserang-ispa-5-bayi-pondok-incerah-diopname"/><item><title>Terserang Ispa, 5 Bayi Pondok Incerah Diopname</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/02/521/964419/terserang-ispa-5-bayi-pondok-incerah-diopname</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/04/02/521/964419/terserang-ispa-5-bayi-pondok-incerah-diopname</guid><pubDate>Rabu 02 April 2014 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/04/02/521/964419/4yeMyyav0s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana penampungan bayi ilegal di Mojokerto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/04/02/521/964419/4yeMyyav0s.jpg</image><title>Suasana penampungan bayi ilegal di Mojokerto</title></images><description>SURABAYA- Sebanyak lima bayi di pondok yayasan Insani Cita Elang Rahmatullah (Incerah) Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Sebab, bayi-bayi tersebut terserang penyakit Infeksi saluran pernafasan (ISPA).
&amp;nbsp;
&quot;Kondisi lokasi memang tidak higenis. Saat ini ada lima yang dirawat di rumah sakit. Dua rawat jalan dan tiga harus opname karena terserang Ispa,&quot; kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Mojokerto, Yudha Hadi kepada Okezone, Rabu (2/4/2014).
&amp;nbsp;
Yudha mengatakan, lokasi penampungan bayi di Yayasan tersebut memang jauh dari kata higenis. Bagimana tidak, botol untuk minum susu itu, harus bergantian dengan bayi-bayi lainnya. Selain itu, air yang digunakan untuk memasak susu jarang menggunakan air panas. Sehingga, bayi-bayi itu terkena penyakit. &quot;Botol susunya bergantian. Ini khan tidak baik bagi perkembangan bayi,&quot; kata Yudha.
&amp;nbsp;
Oleh karena itu dengan pertimbangan kesehatan inilah, tim gabungan Dinas Sosial, Polres Mojokerto dan BKKBN akan melakukan evakuasi bayi. Sehingga nasib bayi lebih diperhatikan dibanding berada di yayasan tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Jika sudah begini, kami akan melakukan evakuasi. Kita khan punya shelter penampungan di panti Sosial Pengasuhan (PSP) milik Dinas Sosial di Sidoarjo,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, keberadaan Pondok Bayi Incerah ini sempat menuai protes dari Warga di Dusun Seduri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kebupaten Mojosari. Sari Agustiani, Pemilik Yayasan sempat membatah bahwa keberadaan yayasannya itu dinyatakan ilegal. Pasalnya, akte notaris dan ijin pendirian dari departemen kehakiman menyatakan Yayasan tersebut berdiri sejak tahun 2009.</description><content:encoded>SURABAYA- Sebanyak lima bayi di pondok yayasan Insani Cita Elang Rahmatullah (Incerah) Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Sebab, bayi-bayi tersebut terserang penyakit Infeksi saluran pernafasan (ISPA).
&amp;nbsp;
&quot;Kondisi lokasi memang tidak higenis. Saat ini ada lima yang dirawat di rumah sakit. Dua rawat jalan dan tiga harus opname karena terserang Ispa,&quot; kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Mojokerto, Yudha Hadi kepada Okezone, Rabu (2/4/2014).
&amp;nbsp;
Yudha mengatakan, lokasi penampungan bayi di Yayasan tersebut memang jauh dari kata higenis. Bagimana tidak, botol untuk minum susu itu, harus bergantian dengan bayi-bayi lainnya. Selain itu, air yang digunakan untuk memasak susu jarang menggunakan air panas. Sehingga, bayi-bayi itu terkena penyakit. &quot;Botol susunya bergantian. Ini khan tidak baik bagi perkembangan bayi,&quot; kata Yudha.
&amp;nbsp;
Oleh karena itu dengan pertimbangan kesehatan inilah, tim gabungan Dinas Sosial, Polres Mojokerto dan BKKBN akan melakukan evakuasi bayi. Sehingga nasib bayi lebih diperhatikan dibanding berada di yayasan tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Jika sudah begini, kami akan melakukan evakuasi. Kita khan punya shelter penampungan di panti Sosial Pengasuhan (PSP) milik Dinas Sosial di Sidoarjo,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, keberadaan Pondok Bayi Incerah ini sempat menuai protes dari Warga di Dusun Seduri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kebupaten Mojosari. Sari Agustiani, Pemilik Yayasan sempat membatah bahwa keberadaan yayasannya itu dinyatakan ilegal. Pasalnya, akte notaris dan ijin pendirian dari departemen kehakiman menyatakan Yayasan tersebut berdiri sejak tahun 2009.</content:encoded></item></channel></rss>
