<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hore, Mahasiswa UIN Ar Raniry Bisa Isi KRS Online  </title><description>UIN Ar Raniry Banda Aceh terus berbenah untuk  meningkatkan pelayanan publik dan mutu pendidikan. Salah satunya, mengalihkan sistem akademik manual ke sistem online yang serba praktis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/05/373/965931/hore-mahasiswa-uin-ar-raniry-bisa-isi-krs-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/04/05/373/965931/hore-mahasiswa-uin-ar-raniry-bisa-isi-krs-online"/><item><title>Hore, Mahasiswa UIN Ar Raniry Bisa Isi KRS Online  </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/05/373/965931/hore-mahasiswa-uin-ar-raniry-bisa-isi-krs-online</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/04/05/373/965931/hore-mahasiswa-uin-ar-raniry-bisa-isi-krs-online</guid><pubDate>Sabtu 05 April 2014 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/04/05/373/965931/hYDHnHeMX3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Honest College. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/04/05/373/965931/hYDHnHeMX3.jpg</image><title>Ilustrasi: Honest College. </title></images><description>BANDA ACEH &amp;ndash; Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan publik dan mutu pendidikan. Salah satunya akan mengalihkan sistem akademik manual ke sistem online yang serba praktis. Ketua Tim Cyber UIN Ar Raniry, Nazaruddin Musa mengatakan, sistem akademik online sudah siap dirancang. Hanya saja, penerapannya masih butuh kesiapan semua pihak di kampus. &quot;Pemberlakuan sistem akademik ini akan sangat membantu dan memudahkan proses belajar mengajar, karena semua proses akademik dilakukan secara online,&quot; ujar Nazaruddin kepada Okezone, Sabtu (5/4/2014).Sistem akademik online ini terbilang lambat diterapkan di UIN Ar Raniry mengingat tetangga sebelahnya yakni Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sudah jauh-jauh hari menggunakan sistem akademik siber. Meski demikian, tim cyber UIN Ar Raniry tetap optimistis program ini bisa berjalan baik. Mereka akan menggelar pelatihan pada pertengahan bulan ini, untuk menyiapkan pihak kampus berhadapan dengan sistem online. &quot;Jalan atau tidaknya sistem ini nanti sangat tergantung pada keaktifan dosen, dan pihak akademik dalam menggunakannya,&quot; imbuh Nazaruddin.Menurutnya, sistem online dapat mempermudah pelayanan kampus terhadap civitas akademika. Misalnya pada proses pengajuan Kartu rencana Studi (KRS), pengisian nilai Kartu Hasil Studi (KHS), bimbingan skripsi hingga pengisian data mahasiswa, dosen, prodi atau jurusan. Semuanya, kata Nazaruddin, dapat diakses dengan cepat.Pada tahap awal ini, ada beberapa kendala teknis yang masih dihadapi dalam penerapan sistem online di UIN Ar Raniry seperti kapasitas server-nya yang masih kecil, jaringan belum merata dan kecepatannya masih rendah. Selain itu, kemampuan sebagian dosen dan staf dalam menggunakan informasi teknologi masih rendah. &quot;Untuk mengatasi masalah ini diperlukan pelatihan yang serius sehingga seluruh komponen UIN Ar Raniry dapat menggunakannya secara maksimal,&quot; sebutnya. Sementara Rektor UIN Ar Raniry Prof. Farid Wajdi Ibrahim berjanji mempercepat penerapan sistem online. &quot;Pengembangan sistem informasi berbasis teknologi menjadi prioritas UIN Ar Raniry sekarang,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>BANDA ACEH &amp;ndash; Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan publik dan mutu pendidikan. Salah satunya akan mengalihkan sistem akademik manual ke sistem online yang serba praktis. Ketua Tim Cyber UIN Ar Raniry, Nazaruddin Musa mengatakan, sistem akademik online sudah siap dirancang. Hanya saja, penerapannya masih butuh kesiapan semua pihak di kampus. &quot;Pemberlakuan sistem akademik ini akan sangat membantu dan memudahkan proses belajar mengajar, karena semua proses akademik dilakukan secara online,&quot; ujar Nazaruddin kepada Okezone, Sabtu (5/4/2014).Sistem akademik online ini terbilang lambat diterapkan di UIN Ar Raniry mengingat tetangga sebelahnya yakni Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sudah jauh-jauh hari menggunakan sistem akademik siber. Meski demikian, tim cyber UIN Ar Raniry tetap optimistis program ini bisa berjalan baik. Mereka akan menggelar pelatihan pada pertengahan bulan ini, untuk menyiapkan pihak kampus berhadapan dengan sistem online. &quot;Jalan atau tidaknya sistem ini nanti sangat tergantung pada keaktifan dosen, dan pihak akademik dalam menggunakannya,&quot; imbuh Nazaruddin.Menurutnya, sistem online dapat mempermudah pelayanan kampus terhadap civitas akademika. Misalnya pada proses pengajuan Kartu rencana Studi (KRS), pengisian nilai Kartu Hasil Studi (KHS), bimbingan skripsi hingga pengisian data mahasiswa, dosen, prodi atau jurusan. Semuanya, kata Nazaruddin, dapat diakses dengan cepat.Pada tahap awal ini, ada beberapa kendala teknis yang masih dihadapi dalam penerapan sistem online di UIN Ar Raniry seperti kapasitas server-nya yang masih kecil, jaringan belum merata dan kecepatannya masih rendah. Selain itu, kemampuan sebagian dosen dan staf dalam menggunakan informasi teknologi masih rendah. &quot;Untuk mengatasi masalah ini diperlukan pelatihan yang serius sehingga seluruh komponen UIN Ar Raniry dapat menggunakannya secara maksimal,&quot; sebutnya. Sementara Rektor UIN Ar Raniry Prof. Farid Wajdi Ibrahim berjanji mempercepat penerapan sistem online. &quot;Pengembangan sistem informasi berbasis teknologi menjadi prioritas UIN Ar Raniry sekarang,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
