<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utak-Atik Peta Koalisi versi Populi Center</title><description>Lembaga survei Populi Center mengklaim hasil penghitungan cepat  (quick count) yang dilakukan terhadap Pemilihan Legislatif (Pileg)  tanggal 9 April lalu akurat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/11/568/968880/utak-atik-peta-koalisi-versi-populi-center</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/04/11/568/968880/utak-atik-peta-koalisi-versi-populi-center"/><item><title>Utak-Atik Peta Koalisi versi Populi Center</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/11/568/968880/utak-atik-peta-koalisi-versi-populi-center</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/04/11/568/968880/utak-atik-peta-koalisi-versi-populi-center</guid><pubDate>Jum'at 11 April 2014 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/04/11/568/968880/JdGot0Nrzu.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/04/11/568/968880/JdGot0Nrzu.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Lembaga survei Populi Center mengklaim hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan terhadap Pemilihan Legislatif (Pileg) tanggal 9 April lalu akurat.&amp;nbsp;Populi Center dalam risetnya menggunakan metode random sampling secara proporsional yang mencakup 33 provinsi, 77 daerah pemilihan, dan dibantu sebanyak 2.000 orang relawan.&amp;ldquo;Jumlah TPS sampel 2.000, satu desa atau kelurahan sama dengan satu TPS. TPS dipilih oleh relawan dengan menggunakan angka acar yang kami sediakan,&amp;rdquo; papar Ketua Populi Center, Nico Harjanto di Jakarta, Jumat (11/4/2014).Hasil akhir quick count yang dilakukan Populi Center pada 9 April hingga 10 April 2014 memperoleh angka yang stabil dengan total suara sebanyak 98,6 persen.Berdasarkan hasil perhitungan akhir Populi Center, PDIP meraih suara 18,2 persen, diikuti oleh Golkar sebanyak 15,05 persen; Gerindra 12,1 persen; Demokrat 10,2 persen; PKB 8,65 persen; PAN 7,47 persen; PPP 7,02 persen; PKS 6,99 persen; NasDem 6,75 persen; Hanura 5,17 persen; PBB 1,46 persen; dan PKPI sebesar 1,04 persen.&amp;nbsp;Dari perhitungan tersebut, kata dia, ada dua partai yang tidak lolos Parliamentary Threshold (PT) yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) karena untuk masuk DPR partai politik harus mendapat suara minimal sebesar 3,5 persen.&quot;Sementara itu, partai dengan perolehan suara tertinggi, PDIP dengan 18,2 persen belum cukup memenuhi syarat Presidential Threshold sehingga diperlukan koalisi dengan partai lainnya,&quot; sebut Nico.Menurut Nico, ada beberapa skenario yang dapat diperhitungkan agar partai politik bisa memenuhi Presidential Threshold. Pertama, dia menyarankan PDIP cukup berkoalisi dengan partai pendatang baru, seperti NasDem atau bisa juga dengan PKB.&amp;ldquo;Skenario kedua adalah koalisi Golkar dengan PKS karena memiliki karakter yang sama dalam hal sikap politiknya yang mengikuti koalisi pemerintah, namun bertindak seperti oposisi. Skenario ketiga adalah koalisi antara Gerindra, Hanura, PPP, Demokrat, dan PAN,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Lembaga survei Populi Center mengklaim hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan terhadap Pemilihan Legislatif (Pileg) tanggal 9 April lalu akurat.&amp;nbsp;Populi Center dalam risetnya menggunakan metode random sampling secara proporsional yang mencakup 33 provinsi, 77 daerah pemilihan, dan dibantu sebanyak 2.000 orang relawan.&amp;ldquo;Jumlah TPS sampel 2.000, satu desa atau kelurahan sama dengan satu TPS. TPS dipilih oleh relawan dengan menggunakan angka acar yang kami sediakan,&amp;rdquo; papar Ketua Populi Center, Nico Harjanto di Jakarta, Jumat (11/4/2014).Hasil akhir quick count yang dilakukan Populi Center pada 9 April hingga 10 April 2014 memperoleh angka yang stabil dengan total suara sebanyak 98,6 persen.Berdasarkan hasil perhitungan akhir Populi Center, PDIP meraih suara 18,2 persen, diikuti oleh Golkar sebanyak 15,05 persen; Gerindra 12,1 persen; Demokrat 10,2 persen; PKB 8,65 persen; PAN 7,47 persen; PPP 7,02 persen; PKS 6,99 persen; NasDem 6,75 persen; Hanura 5,17 persen; PBB 1,46 persen; dan PKPI sebesar 1,04 persen.&amp;nbsp;Dari perhitungan tersebut, kata dia, ada dua partai yang tidak lolos Parliamentary Threshold (PT) yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) karena untuk masuk DPR partai politik harus mendapat suara minimal sebesar 3,5 persen.&quot;Sementara itu, partai dengan perolehan suara tertinggi, PDIP dengan 18,2 persen belum cukup memenuhi syarat Presidential Threshold sehingga diperlukan koalisi dengan partai lainnya,&quot; sebut Nico.Menurut Nico, ada beberapa skenario yang dapat diperhitungkan agar partai politik bisa memenuhi Presidential Threshold. Pertama, dia menyarankan PDIP cukup berkoalisi dengan partai pendatang baru, seperti NasDem atau bisa juga dengan PKB.&amp;ldquo;Skenario kedua adalah koalisi Golkar dengan PKS karena memiliki karakter yang sama dalam hal sikap politiknya yang mengikuti koalisi pemerintah, namun bertindak seperti oposisi. Skenario ketiga adalah koalisi antara Gerindra, Hanura, PPP, Demokrat, dan PAN,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
