<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lensa Kontak Lupa Dilepas saat Tidur, Dampaknya?</title><description>Kebiasaan buruk dari seseorang  dapat berakibat buruk  terhadap kesehatan. Sayangnya, banyak orang tidak  menyadari bahwa  kebiasaan buruknya bisa berdampak fatal untuk kesehatan  mereka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/14/486/970246/lensa-kontak-lupa-dilepas-saat-tidur-dampaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/04/14/486/970246/lensa-kontak-lupa-dilepas-saat-tidur-dampaknya"/><item><title>Lensa Kontak Lupa Dilepas saat Tidur, Dampaknya?</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/14/486/970246/lensa-kontak-lupa-dilepas-saat-tidur-dampaknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/04/14/486/970246/lensa-kontak-lupa-dilepas-saat-tidur-dampaknya</guid><pubDate>Senin 14 April 2014 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Helmi Ade Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/04/14/486/970246/6v1w0sQ7vP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemakaian lensa kontak (Foto: Dailymail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/04/14/486/970246/6v1w0sQ7vP.jpg</image><title>Pemakaian lensa kontak (Foto: Dailymail)</title></images><description>KEBIASAAN buruk dari seseorang  dapat berakibat buruk terhadap kesehatan. Sayangnya, banyak orang tidak  menyadari bahwa kebiasaan buruknya bisa berdampak fatal untuk kesehatan  mereka.Salah satu kebiasaan buruk yang  sering dilakukan tanpa disadari adalah lupa melepas lensa kontak ketika tidur di  malam hari. Bangun di pagi hari dengan lensa kontak masih terdapat di mata  adalah masalah besar dibandingkan Anda bangun dengan mata  kering. Demikian kiranya yang disampaikan  oleh seorang dokter mata, Dr. Robert Cykiert, MD dari NYU Langone Medical  Center. Selain itu, Dr. Cykiert mengatakan bahwa ketika Anda tidur dengan  lensa kontak, maka risiko mengembangkan masalah pada mata sangat  tinggi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anda memiliki risiko di mana 300  persen menjadi 1.000 persen peningkatan mengembangkan infeksi kornea serius  ketika tidur dengan lensa kontak,&amp;rdquo; tutur Dr. Cykiert, dikutip  Fitnessmagazine.
&amp;nbsp;
Selain itu, Dr. Cykiert  menambahkan bahwa dirinya sudah bertahu-tahun menangani ratusan infeksi dan 95  persen memang karena orang-orang tidur dengan lensa kontaknya. Dr. Cykiert  melihat kebiasaan buruk ini pada akhirnya bisa berakibat fatal, mulai dari  infeksi bakteri yang menyebabkan jaringan parut kornea hingga hasilnya  pengurangan penglihatan permanen.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bahkan, dapat berdampak lebih  parah, di mana infeksi bakteri bisa menyebabkan seseorang harus memperoleh  transplantasi kornea,&amp;rdquo; terang Dr. Cykiert.
&amp;nbsp;
Tidak hanya itu, tidur dengan  lensa kontak dikatakan Dr. Cykiert membuat Anda lebih rentan terhadap  konjungtivitis papiler raksasa, di mana seseorang mengembangkan reaksi alergi  terhadap lensa kontak. Untuk itu, Dr. Cykiert memberikan beberapa saran untuk  menjaga kesehatan mata bila menggunakan lensa kontak.
&amp;nbsp;
Pertama, selalu cuci tangan  sebelum menempatkan lensa kontak, dan menggunakan larutan disinfektan baru  setiap kali Anda ingin melepasnya. Lantas, bagaimana bila sudah terlanjur tidur  dengan lensa kontak?
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika Anda bangun dan mata  teriritasi, pakailah kacamata agar memberikan waktu kepada mata untuk pulih.  Namun jika gejalanya menetap selama lebih dari 24 jam, maka periksalah ke dokter  mata,&amp;rdquo; imbuhnya</description><content:encoded>KEBIASAAN buruk dari seseorang  dapat berakibat buruk terhadap kesehatan. Sayangnya, banyak orang tidak  menyadari bahwa kebiasaan buruknya bisa berdampak fatal untuk kesehatan  mereka.Salah satu kebiasaan buruk yang  sering dilakukan tanpa disadari adalah lupa melepas lensa kontak ketika tidur di  malam hari. Bangun di pagi hari dengan lensa kontak masih terdapat di mata  adalah masalah besar dibandingkan Anda bangun dengan mata  kering. Demikian kiranya yang disampaikan  oleh seorang dokter mata, Dr. Robert Cykiert, MD dari NYU Langone Medical  Center. Selain itu, Dr. Cykiert mengatakan bahwa ketika Anda tidur dengan  lensa kontak, maka risiko mengembangkan masalah pada mata sangat  tinggi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anda memiliki risiko di mana 300  persen menjadi 1.000 persen peningkatan mengembangkan infeksi kornea serius  ketika tidur dengan lensa kontak,&amp;rdquo; tutur Dr. Cykiert, dikutip  Fitnessmagazine.
&amp;nbsp;
Selain itu, Dr. Cykiert  menambahkan bahwa dirinya sudah bertahu-tahun menangani ratusan infeksi dan 95  persen memang karena orang-orang tidur dengan lensa kontaknya. Dr. Cykiert  melihat kebiasaan buruk ini pada akhirnya bisa berakibat fatal, mulai dari  infeksi bakteri yang menyebabkan jaringan parut kornea hingga hasilnya  pengurangan penglihatan permanen.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bahkan, dapat berdampak lebih  parah, di mana infeksi bakteri bisa menyebabkan seseorang harus memperoleh  transplantasi kornea,&amp;rdquo; terang Dr. Cykiert.
&amp;nbsp;
Tidak hanya itu, tidur dengan  lensa kontak dikatakan Dr. Cykiert membuat Anda lebih rentan terhadap  konjungtivitis papiler raksasa, di mana seseorang mengembangkan reaksi alergi  terhadap lensa kontak. Untuk itu, Dr. Cykiert memberikan beberapa saran untuk  menjaga kesehatan mata bila menggunakan lensa kontak.
&amp;nbsp;
Pertama, selalu cuci tangan  sebelum menempatkan lensa kontak, dan menggunakan larutan disinfektan baru  setiap kali Anda ingin melepasnya. Lantas, bagaimana bila sudah terlanjur tidur  dengan lensa kontak?
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika Anda bangun dan mata  teriritasi, pakailah kacamata agar memberikan waktu kepada mata untuk pulih.  Namun jika gejalanya menetap selama lebih dari 24 jam, maka periksalah ke dokter  mata,&amp;rdquo; imbuhnya</content:encoded></item></channel></rss>
