<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus UN dari Tahun ke Tahun</title><description>Kendati ujian nasional (UN) selalu &quot;dinanti&quot; oleh para siswa, namun  selalu menyisakan beberapa permasalahan. Mulai dari naskah soal  tertukar, sampai mundurnya pelaksanaan UN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/17/560/971848/kasus-un-dari-tahun-ke-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/04/17/560/971848/kasus-un-dari-tahun-ke-tahun"/><item><title>Kasus UN dari Tahun ke Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/17/560/971848/kasus-un-dari-tahun-ke-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/04/17/560/971848/kasus-un-dari-tahun-ke-tahun</guid><pubDate>Kamis 17 April 2014 14:20 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/04/17/560/971848/8TKbtMzjKJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peserta UN. (Foto: Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/04/17/560/971848/8TKbtMzjKJ.jpg</image><title>Ilustrasi peserta UN. (Foto: Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kendati ujian nasional (UN) selalu &quot;dinanti&quot; oleh para siswa, namun selalu menyisakan beberapa permasalahan. Mulai dari naskah soal tertukar, sampai mundurnya pelaksanaan UN.Berikut permasalahan ujian nasional sejak 2009-2013.Tahun 20091. Tertukarnya soal UN paket A dan B di beberapa wilayah2. Pengemasannya terjadi kekurangan halaman3. Naskah soal tidak disertai lembar jawaban Ujian Nasional (LJUN)4. Kualitas LJUN mudah sobek dan rusak5. Penyimpanan soal masih di sekolah atau madrasah.Tahun 2010Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menemukan 900 temuan kecurangan selama UN singkat SMA dan SMP, 200 di antaranya terkait bocornya soal.Tahun 2011Kecurangan dalam UN masih saja terjadi di sejumlah wilayah. Kemendikbud bahkan menyebut ada 87 temuan kecurangan.Tahun 20121. Posko Pengaduan UN menerima 1.000 lebih laporan kasus UN tingkat SMP. Sebanyak 775 merupakan laporan kebocoran ataupun kecurangan saat UN.2. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan penyimpangan proses lelang UN yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp8,2 miliar.Tahun 2013Pemerintah mengumumkan pengunduran pelaksanaan UN pada jenjang SMA/SMK/MA/SMALB di 11 provinsi terkait dengan belum tuntasnya pencetakan materi ujian. Panitia dinilai tak menyiapkan matang perubahan varian soal dari lima pada 2012 menjadi 20 pada 2013.Sumber : Litbang Koran Sindo</description><content:encoded>JAKARTA - Kendati ujian nasional (UN) selalu &quot;dinanti&quot; oleh para siswa, namun selalu menyisakan beberapa permasalahan. Mulai dari naskah soal tertukar, sampai mundurnya pelaksanaan UN.Berikut permasalahan ujian nasional sejak 2009-2013.Tahun 20091. Tertukarnya soal UN paket A dan B di beberapa wilayah2. Pengemasannya terjadi kekurangan halaman3. Naskah soal tidak disertai lembar jawaban Ujian Nasional (LJUN)4. Kualitas LJUN mudah sobek dan rusak5. Penyimpanan soal masih di sekolah atau madrasah.Tahun 2010Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menemukan 900 temuan kecurangan selama UN singkat SMA dan SMP, 200 di antaranya terkait bocornya soal.Tahun 2011Kecurangan dalam UN masih saja terjadi di sejumlah wilayah. Kemendikbud bahkan menyebut ada 87 temuan kecurangan.Tahun 20121. Posko Pengaduan UN menerima 1.000 lebih laporan kasus UN tingkat SMP. Sebanyak 775 merupakan laporan kebocoran ataupun kecurangan saat UN.2. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan penyimpangan proses lelang UN yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp8,2 miliar.Tahun 2013Pemerintah mengumumkan pengunduran pelaksanaan UN pada jenjang SMA/SMK/MA/SMALB di 11 provinsi terkait dengan belum tuntasnya pencetakan materi ujian. Panitia dinilai tak menyiapkan matang perubahan varian soal dari lima pada 2012 menjadi 20 pada 2013.Sumber : Litbang Koran Sindo</content:encoded></item></channel></rss>
