<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Panik, Pintu Kokpit Dikira Toilet oleh &quot;Pembajak&quot; Virgin Blue</title><description>Pengakuan Matt disampaikan tidak lama setelah dia menjalani pemeriksaan  selama delapan jam dan akhirnya dibebaskan Polda Bali untuk segera  mengurus kepulangan ke negara asalnya Australia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/28/337/976713/gara-gara-panik-pintu-kokpit-dikira-toilet-oleh-pembajak-virgin-blue</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/04/28/337/976713/gara-gara-panik-pintu-kokpit-dikira-toilet-oleh-pembajak-virgin-blue"/><item><title>Gara-Gara Panik, Pintu Kokpit Dikira Toilet oleh &quot;Pembajak&quot; Virgin Blue</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/04/28/337/976713/gara-gara-panik-pintu-kokpit-dikira-toilet-oleh-pembajak-virgin-blue</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/04/28/337/976713/gara-gara-panik-pintu-kokpit-dikira-toilet-oleh-pembajak-virgin-blue</guid><pubDate>Senin 28 April 2014 05:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/04/28/337/976713/FBvINnLOSM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Matt Christopher</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/04/28/337/976713/FBvINnLOSM.jpg</image><title>Matt Christopher</title></images><description>DENPASAR - Matt Christopher si &quot;pembajak&quot; Virgin Australia (VA041) mengaku dirinya panik saat peristiwa terjadi sehingga menggedor-gedor pintu kokpit yang dikiranya pintu toilet.Pengakuan Matt disampaikan tidak lama setelah dia menjalani pemeriksaan selama delapan jam dan akhirnya dibebaskan Polda Bali untuk segera mengurus kepulangan ke negara asalnya Australia.Matt mengakui terkena serangan panik ketika ia menggedor-gedor pintu kokpit pesawat tanpa sengaja.&quot;Saya kira pintu kokpit itu pintu toilet. Saya tidak sengaja menggedor pintu, &quot; ujarnya saat jumpa pers di Mapolda Bali, Minggu (27/4/2014) malam.Lantaran panik dan tengah memiliki masalah keluarga itulah, Matt mengaku tidak sadar jika perbuatannya itu membuat panik pilot sehingga sampai menekan tombol Hijack yang menandakan pesawat tengah kondisi dibajak.Selain itu, sebelum naik pesawat, Matt mengaku meminum obat pusing, dan minuman bersoda sehingga kesadarannya menurun.Dalam mengungkapkan penyesalannya itu, Matt juga menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia karena memperlakukannya dengan baik. Rencananya Matt akan dipulangkan ke Australia guna menjalani pemeriksaan oleh kepolisian negara setempat. Kasubdit&amp;nbsp; Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Personil Keamanan Penerbangan, Kementerian Perhubungan Rudi Ricardo menambahkan, investigasi telah dilakukan dan Indonesia berkewajiban memberikan notifiksi kepada Australia.&quot;Kepulangan Matt tinggal menunggu prosedur pihak maskapai penerbangan yang sama,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>DENPASAR - Matt Christopher si &quot;pembajak&quot; Virgin Australia (VA041) mengaku dirinya panik saat peristiwa terjadi sehingga menggedor-gedor pintu kokpit yang dikiranya pintu toilet.Pengakuan Matt disampaikan tidak lama setelah dia menjalani pemeriksaan selama delapan jam dan akhirnya dibebaskan Polda Bali untuk segera mengurus kepulangan ke negara asalnya Australia.Matt mengakui terkena serangan panik ketika ia menggedor-gedor pintu kokpit pesawat tanpa sengaja.&quot;Saya kira pintu kokpit itu pintu toilet. Saya tidak sengaja menggedor pintu, &quot; ujarnya saat jumpa pers di Mapolda Bali, Minggu (27/4/2014) malam.Lantaran panik dan tengah memiliki masalah keluarga itulah, Matt mengaku tidak sadar jika perbuatannya itu membuat panik pilot sehingga sampai menekan tombol Hijack yang menandakan pesawat tengah kondisi dibajak.Selain itu, sebelum naik pesawat, Matt mengaku meminum obat pusing, dan minuman bersoda sehingga kesadarannya menurun.Dalam mengungkapkan penyesalannya itu, Matt juga menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia karena memperlakukannya dengan baik. Rencananya Matt akan dipulangkan ke Australia guna menjalani pemeriksaan oleh kepolisian negara setempat. Kasubdit&amp;nbsp; Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Personil Keamanan Penerbangan, Kementerian Perhubungan Rudi Ricardo menambahkan, investigasi telah dilakukan dan Indonesia berkewajiban memberikan notifiksi kepada Australia.&quot;Kepulangan Matt tinggal menunggu prosedur pihak maskapai penerbangan yang sama,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
