<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi May Day di DKI Sisakan 8 Ton Sampah</title><description>Dinas Kebersihan DKI Jakarta mencatat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para buruh saat peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day pada Kamis (1/5) menyisakan sampah hingga mencapai delapan ton.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/02/500/979083/aksi-may-day-di-dki-sisakan-8-ton-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/02/500/979083/aksi-may-day-di-dki-sisakan-8-ton-sampah"/><item><title>Aksi May Day di DKI Sisakan 8 Ton Sampah</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/02/500/979083/aksi-may-day-di-dki-sisakan-8-ton-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/02/500/979083/aksi-may-day-di-dki-sisakan-8-ton-sampah</guid><pubDate>Jum'at 02 Mei 2014 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/02/500/979083/FHQnhlreLp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/02/500/979083/FHQnhlreLp.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dinas Kebersihan DKI Jakarta mencatat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para buruh saat peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day pada Kamis (1/5) menyisakan sampah hingga mencapai delapan ton.
&amp;nbsp;
&quot;Setelah massa bubar, para petugas kebersihan langsung membersihkan seluruh sampah yang berserakan. Hasilnya, terkumpul sampah sampai delapan ton,&quot; kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Saptastri Ediningtyas di Jakarta, Jumat (2/5/2014).
&amp;nbsp;
Menurut perempuan yang akrab disapa Tyas itu, sampah paling banyak dikumpulkan di kawasan jalan protokol, yaitu Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Medan Merdeka Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Sampah yang kita kumpulkan di kawasan jalan-jalan protokol tersebut mencapai enam ton. Di jalan protokol paling banyak sampahnya karena massa memang terkonsentrasi di sana,&quot; ujar Tyas.
&amp;nbsp;
Sedangkan, dua ton sisanya berasal dari wilayah lain yang juga menjadi titik kumpul massa buruh, di antaranya Pulogadung, Gelora Bung Karno dan beberapa wilayah lain.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk membersihkan sampah di kawasan jalan protokol itu, kemarin kita kerahkan sebanyak 100 petugas kebersihan. Alhamdulilah, proses pembersihan pun berlangsung lancar,&quot; tutur Tyas.
&amp;nbsp;
Setelah dikumpulkan, dia mengungkapkan sampah-sampah tersebut langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi dengan menggunakan truk sampah.</description><content:encoded>JAKARTA - Dinas Kebersihan DKI Jakarta mencatat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para buruh saat peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day pada Kamis (1/5) menyisakan sampah hingga mencapai delapan ton.
&amp;nbsp;
&quot;Setelah massa bubar, para petugas kebersihan langsung membersihkan seluruh sampah yang berserakan. Hasilnya, terkumpul sampah sampai delapan ton,&quot; kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Saptastri Ediningtyas di Jakarta, Jumat (2/5/2014).
&amp;nbsp;
Menurut perempuan yang akrab disapa Tyas itu, sampah paling banyak dikumpulkan di kawasan jalan protokol, yaitu Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Medan Merdeka Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Sampah yang kita kumpulkan di kawasan jalan-jalan protokol tersebut mencapai enam ton. Di jalan protokol paling banyak sampahnya karena massa memang terkonsentrasi di sana,&quot; ujar Tyas.
&amp;nbsp;
Sedangkan, dua ton sisanya berasal dari wilayah lain yang juga menjadi titik kumpul massa buruh, di antaranya Pulogadung, Gelora Bung Karno dan beberapa wilayah lain.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk membersihkan sampah di kawasan jalan protokol itu, kemarin kita kerahkan sebanyak 100 petugas kebersihan. Alhamdulilah, proses pembersihan pun berlangsung lancar,&quot; tutur Tyas.
&amp;nbsp;
Setelah dikumpulkan, dia mengungkapkan sampah-sampah tersebut langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi dengan menggunakan truk sampah.</content:encoded></item></channel></rss>
