<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringkat Kampus Bukan Indikator Mutu Utama</title><description>Banyak lembaga membuat pemeringkatan kampus tingkat dunia. Setiap tahun,  daftar pemeringkatan tersebut menjadi acuan para civitas akademika  dalam menakar kualitas suatu perguruan tinggi. </description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/05/373/980238/peringkat-kampus-bukan-indikator-mutu-utama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/05/373/980238/peringkat-kampus-bukan-indikator-mutu-utama"/><item><title>Peringkat Kampus Bukan Indikator Mutu Utama</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/05/373/980238/peringkat-kampus-bukan-indikator-mutu-utama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/05/373/980238/peringkat-kampus-bukan-indikator-mutu-utama</guid><pubDate>Senin 05 Mei 2014 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rifa Nadia Nurfuadah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/05/373/980238/u925l0a3bn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rektor University of Southern California (USC) CL Max Nikias. (Foto: Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/05/373/980238/u925l0a3bn.jpg</image><title>Rektor University of Southern California (USC) CL Max Nikias. (Foto: Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Banyak lembaga membuat pemeringkatan kampus tingkat dunia. Setiap tahun, daftar pemeringkatan tersebut menjadi acuan para civitas akademika dalam menakar kualitas suatu perguruan tinggi. Ketatnya metodologi pemeringkatan tentu saja hanya meloloskan perguruan tinggi yang memang unggulan. Banyak perguruan tinggi bagus di negara asal terpental jauh pada daftar pemeringkatan ini. Meski demikian, tidak semua perguruan tinggi menganggap daftar pemeringkatan sebagai sesuatu yang sakral. Salah satunya, University of Southern California. Berdiri sejak 1880, kampus ini dikenal unggul dalam bidang sains, teknik dan riset. Sang rektor, CL Max Nikias, juga dikenal sebagai pakar dalam bidang tersebut, khususnya digital media, signal processing dan biomedis. &amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/04/28/14421/90807_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Dalam kunjungannya ke Jakarta beberapa waktu lalu, Nikias mengungkapkan, perguruan-perguruan tinggi di dunia harus menerima pemeringkatan tersebut. Sebab, pemeringkatan masih merupakan indikator penting bagi penyelenggara perguruan tinggi.&quot;Kita tetap harus menaruh perhatian pada hal ini. Tetapi adalah kesalahan besar untuk membiarkan strategi dan tradisi pendidikan Anda di perguruan tinggi terpengaruh hal tersebut,&quot; kata Nikias, ketika berbincang dengan Okezone, belum lama ini.&amp;nbsp; Nikias memaparkan, apa yang dilakukan universitasnya dalam meraih kesempurnaan akademik, tidak selamanya merefleksikan formula institusi yang melakukan pemeringkatan tersebut. Dengan kata lain, setiap perguruan tinggi memiliki nilai-nilai tersendiri yang mereka anut dan bisa jadi tidak masuk dalam pertimbangan pemeringkatan tersebut. &quot;Pemeringkatan itu hanya salah satu indikator di antara sekian banyak indikator. Anda harus melihat formula pemeringkatannya dengan seksama,&quot; imbuhnya. Nikias mencontohkan, USC adalah salah satu kampus riset unggul di Amerika. Tetapi, yang kurang dipahami masyarakat umum adalah mereka juga memiliki enam sekolah (fakultas) dalam bidang seni. Dia menyebut, ada ribuan mahasiswa USC yang mengejar gelar seni. &amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/04/28/14421/90805_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;USC, kata Nikias, memang unggul dalam bidang sains, teknik dan riset. Di sisi lain, mereka juga memiliki sekolah unggul dalam bidang seni dan humaniora seperti sinematika, komunikasi, dan jurnalistik, seni drama, seni musik, seni desain dan arsitektur. Jadi, Nikias menilai, pemeringkatan tersebut tidak memperlihatkan kondisi sebenarnya di kampus. &quot;Saya pun tidak akan mengubah strategi pendidikan di USC hanya untuk memuaskan sebuah daftar pemeringkatan atau publikasi,&quot; tuturnya tegas.</description><content:encoded>JAKARTA - Banyak lembaga membuat pemeringkatan kampus tingkat dunia. Setiap tahun, daftar pemeringkatan tersebut menjadi acuan para civitas akademika dalam menakar kualitas suatu perguruan tinggi. Ketatnya metodologi pemeringkatan tentu saja hanya meloloskan perguruan tinggi yang memang unggulan. Banyak perguruan tinggi bagus di negara asal terpental jauh pada daftar pemeringkatan ini. Meski demikian, tidak semua perguruan tinggi menganggap daftar pemeringkatan sebagai sesuatu yang sakral. Salah satunya, University of Southern California. Berdiri sejak 1880, kampus ini dikenal unggul dalam bidang sains, teknik dan riset. Sang rektor, CL Max Nikias, juga dikenal sebagai pakar dalam bidang tersebut, khususnya digital media, signal processing dan biomedis. &amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/04/28/14421/90807_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Dalam kunjungannya ke Jakarta beberapa waktu lalu, Nikias mengungkapkan, perguruan-perguruan tinggi di dunia harus menerima pemeringkatan tersebut. Sebab, pemeringkatan masih merupakan indikator penting bagi penyelenggara perguruan tinggi.&quot;Kita tetap harus menaruh perhatian pada hal ini. Tetapi adalah kesalahan besar untuk membiarkan strategi dan tradisi pendidikan Anda di perguruan tinggi terpengaruh hal tersebut,&quot; kata Nikias, ketika berbincang dengan Okezone, belum lama ini.&amp;nbsp; Nikias memaparkan, apa yang dilakukan universitasnya dalam meraih kesempurnaan akademik, tidak selamanya merefleksikan formula institusi yang melakukan pemeringkatan tersebut. Dengan kata lain, setiap perguruan tinggi memiliki nilai-nilai tersendiri yang mereka anut dan bisa jadi tidak masuk dalam pertimbangan pemeringkatan tersebut. &quot;Pemeringkatan itu hanya salah satu indikator di antara sekian banyak indikator. Anda harus melihat formula pemeringkatannya dengan seksama,&quot; imbuhnya. Nikias mencontohkan, USC adalah salah satu kampus riset unggul di Amerika. Tetapi, yang kurang dipahami masyarakat umum adalah mereka juga memiliki enam sekolah (fakultas) dalam bidang seni. Dia menyebut, ada ribuan mahasiswa USC yang mengejar gelar seni. &amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/04/28/14421/90805_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;USC, kata Nikias, memang unggul dalam bidang sains, teknik dan riset. Di sisi lain, mereka juga memiliki sekolah unggul dalam bidang seni dan humaniora seperti sinematika, komunikasi, dan jurnalistik, seni drama, seni musik, seni desain dan arsitektur. Jadi, Nikias menilai, pemeringkatan tersebut tidak memperlihatkan kondisi sebenarnya di kampus. &quot;Saya pun tidak akan mengubah strategi pendidikan di USC hanya untuk memuaskan sebuah daftar pemeringkatan atau publikasi,&quot; tuturnya tegas.</content:encoded></item></channel></rss>
