<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Diprediksi Menang Satu Putaran</title><description>Lembaga Survei &amp;amp; Polling Indonesia (SPIN) melakukan penelitian untuk  melihat peluang calon presiden (Capres) yang akan terpilih. Hasilnya,  Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dipredisi akan  memenangkan pilpres dalam satu putaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/09/567/982876/prabowo-diprediksi-menang-satu-putaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/09/567/982876/prabowo-diprediksi-menang-satu-putaran"/><item><title>Prabowo Diprediksi Menang Satu Putaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/09/567/982876/prabowo-diprediksi-menang-satu-putaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/09/567/982876/prabowo-diprediksi-menang-satu-putaran</guid><pubDate>Jum'at 09 Mei 2014 21:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/09/567/982876/XHwxsdGkp4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/09/567/982876/XHwxsdGkp4.jpg</image><title>Prabowo Subianto (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Survei &amp;amp; Polling Indonesia (SPIN) melakukan penelitian untuk melihat peluang calon presiden (Capres) yang akan terpilih. Hasilnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dipredisi akan memenangkan pilpres dalam satu putaran.&quot;Siapapun Cawapres pendamping Prabowo Subianto sebagai Capres nanti dalam Pilpres 9 Juli 2014 diprediksi bisa menang satu putaran,&quot; ujar Direktur Eksekutif Survei &amp;amp; Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam Public Expose di Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam hasil surveinya tersebut, bila Prabowo berpasangan dengan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) akan mendapat persentase tertinggi sebesar&amp;nbsp; 20,1 persen, disusul oleh Prabowo-Aburizal (Prabu) 19,2 persen, Prabowo-Kalla (Prala) 18,3 persen, Prabowo-Mahfud (Pramah) 16,9 persen. Sedangkan Prabowo-Dahlan Iskan (Pradis) 14,5 persen, dan Prabowo-Aher (Praher) 11persen. &quot;Pasangan tiga teratas, yakni Prabowo-Hatta (Prahatta), Prabowo -Aburizal&amp;nbsp; (Prabu), dan Prabowo-Kalla (Prala), memenuhi syarat komposisi ideal dari aspek Jawa-Non Jawa, Sipil-Militer, dan eligibilitas Presidential Threshold,&quot; bebernya.Menurutnya, ada tiga alasan kenapa Prabowo dan cawapresnya akan memenangi Pilpres nanti. Pertama, perolehan suara Partai Gerindra melonjak drastis&amp;nbsp; (12 persen) dibanding hasil pemilu 2009 (4,4 persen).&amp;nbsp; PDIP yang di tahun 2009 mendapat 14 persen suara, sekarang&amp;nbsp; diprediksi mendapat 19 persen suara berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei.&quot;Perolehan suara Partai Gerindra melonjak mendekati 170 persen, sedangkan PDIP cuma naik 35 persen bila dibandingkan dengan hasil Pemilu 2009,&quot; ujarnya.Prabowo dianggap lebih mampu mendongkrak perolehan suara&amp;nbsp; Gerindra, dibanding efek jokowi terhadap PDIP di Pileg 9 April 2014. Saat ini Jokowi juga mengalami penurunan elektabilitas.Alasan kedua sambung Igor adalah parpol berkoalisi adalah kalkulasi dari kemenangan yang mungkin diraih dari komposisi&amp;nbsp; jitu pasangan Capres-Cawapres yang diusung, effektivitas strategi komunikasi, pilihan isu dan program yang tepat, serta bekerjanya mesin parpol pendukung secara maksimal. &quot;Dan yang ketiga semakin luasnya dukungan&amp;nbsp; terhadap pencapresan Prabowo mulai dari pengusaha, buruh, mahasiswa, akademisi sampai pengusaha. Bahkan ada sejumlah relawan dari kompetitornya yang sekarang beralih menjadi pendukung Prabowo,&quot; ungkapnya.Saat disinggung koalisi Golkar-Gerindra, Ical harus enurunkan posisinya Cawapres&amp;nbsp; jika ingin duet dengan Prabowo. &quot;Komposisi Prabowo sebagai Capres dengan ARB sebagai Cawapresnya dilandasi pada soal elektabilitas kedua figur tersebut dari hasil survei,&quot; tegasnya.Survei ini dilakukan pasca Pileg tanggal 15-30 April 2014, melibatkan 1070 responden berusia 17 tahun keatas yang tersebar di 33 provinsi dengan metode multistage random sampling. Margin of error tiga persen disertai tingkat kepercayaan 95 persen. Survei&amp;nbsp; SPIN&amp;nbsp; didanai secara mandiri, dan bukan hasil resmi dari KPU.</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Survei &amp;amp; Polling Indonesia (SPIN) melakukan penelitian untuk melihat peluang calon presiden (Capres) yang akan terpilih. Hasilnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dipredisi akan memenangkan pilpres dalam satu putaran.&quot;Siapapun Cawapres pendamping Prabowo Subianto sebagai Capres nanti dalam Pilpres 9 Juli 2014 diprediksi bisa menang satu putaran,&quot; ujar Direktur Eksekutif Survei &amp;amp; Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara dalam Public Expose di Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam hasil surveinya tersebut, bila Prabowo berpasangan dengan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) akan mendapat persentase tertinggi sebesar&amp;nbsp; 20,1 persen, disusul oleh Prabowo-Aburizal (Prabu) 19,2 persen, Prabowo-Kalla (Prala) 18,3 persen, Prabowo-Mahfud (Pramah) 16,9 persen. Sedangkan Prabowo-Dahlan Iskan (Pradis) 14,5 persen, dan Prabowo-Aher (Praher) 11persen. &quot;Pasangan tiga teratas, yakni Prabowo-Hatta (Prahatta), Prabowo -Aburizal&amp;nbsp; (Prabu), dan Prabowo-Kalla (Prala), memenuhi syarat komposisi ideal dari aspek Jawa-Non Jawa, Sipil-Militer, dan eligibilitas Presidential Threshold,&quot; bebernya.Menurutnya, ada tiga alasan kenapa Prabowo dan cawapresnya akan memenangi Pilpres nanti. Pertama, perolehan suara Partai Gerindra melonjak drastis&amp;nbsp; (12 persen) dibanding hasil pemilu 2009 (4,4 persen).&amp;nbsp; PDIP yang di tahun 2009 mendapat 14 persen suara, sekarang&amp;nbsp; diprediksi mendapat 19 persen suara berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei.&quot;Perolehan suara Partai Gerindra melonjak mendekati 170 persen, sedangkan PDIP cuma naik 35 persen bila dibandingkan dengan hasil Pemilu 2009,&quot; ujarnya.Prabowo dianggap lebih mampu mendongkrak perolehan suara&amp;nbsp; Gerindra, dibanding efek jokowi terhadap PDIP di Pileg 9 April 2014. Saat ini Jokowi juga mengalami penurunan elektabilitas.Alasan kedua sambung Igor adalah parpol berkoalisi adalah kalkulasi dari kemenangan yang mungkin diraih dari komposisi&amp;nbsp; jitu pasangan Capres-Cawapres yang diusung, effektivitas strategi komunikasi, pilihan isu dan program yang tepat, serta bekerjanya mesin parpol pendukung secara maksimal. &quot;Dan yang ketiga semakin luasnya dukungan&amp;nbsp; terhadap pencapresan Prabowo mulai dari pengusaha, buruh, mahasiswa, akademisi sampai pengusaha. Bahkan ada sejumlah relawan dari kompetitornya yang sekarang beralih menjadi pendukung Prabowo,&quot; ungkapnya.Saat disinggung koalisi Golkar-Gerindra, Ical harus enurunkan posisinya Cawapres&amp;nbsp; jika ingin duet dengan Prabowo. &quot;Komposisi Prabowo sebagai Capres dengan ARB sebagai Cawapresnya dilandasi pada soal elektabilitas kedua figur tersebut dari hasil survei,&quot; tegasnya.Survei ini dilakukan pasca Pileg tanggal 15-30 April 2014, melibatkan 1070 responden berusia 17 tahun keatas yang tersebar di 33 provinsi dengan metode multistage random sampling. Margin of error tiga persen disertai tingkat kepercayaan 95 persen. Survei&amp;nbsp; SPIN&amp;nbsp; didanai secara mandiri, dan bukan hasil resmi dari KPU.</content:encoded></item></channel></rss>
