<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Kantong Plastik, Andhika Jadi Mapres UI 2014 </title><description>mahasiswa FH UI, Andhika Putra,  pun mengajukan ide tentang upaya pengurangan kantong plastik di pasar  swalayan. Bahkan, ide tersebut menjadi tiket Andhika meraih predikat juara pertama Mahasiswa  Berprestasi (Mapres) UI 2014. </description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/10/373/983058/gara-gara-kantong-plastik-andhika-jadi-mapres-ui-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/10/373/983058/gara-gara-kantong-plastik-andhika-jadi-mapres-ui-2014"/><item><title>Gara-Gara Kantong Plastik, Andhika Jadi Mapres UI 2014 </title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/10/373/983058/gara-gara-kantong-plastik-andhika-jadi-mapres-ui-2014</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/10/373/983058/gara-gara-kantong-plastik-andhika-jadi-mapres-ui-2014</guid><pubDate>Sabtu 10 Mei 2014 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/10/373/983058/kkRWi79vU6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mawapres UI 2014. (Foto: Marieska/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/10/373/983058/kkRWi79vU6.jpg</image><title>Mawapres UI 2014. (Foto: Marieska/Okezone)</title></images><description>DEPOK - Setiap berbelanja di pasar swalayan, kita pasti akan diberikan kantong plastik sebagai wadah penyimpan barang belanjaan. Sayangnya, kebiasaan ini membuat penggunaan plastik meningkat. Padahal, plastik sulit terurai di alam. Melihat fenomena tersebut,&amp;nbsp; mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Andhika Putra, pun mengajukan ide tentang upaya pengurangan kantong plastik di pasar swalayan. Bahkan, ide yang dituangkannya dalam makalah &quot;Upaya Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Indonesia Melalui Regulasi Penerapan Biaya Terhadap Pemberian Kantong Plastik di Pasar Swalayan&quot; tersebut menjadi tiket Andhika meraih predikat juara pertama Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UI 2014. Sebagai Juara 1 Mapres UI, Andhika berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp12 juta. Dia juga akan mewakili UI dalam seleksi mahasiswa berprestasi Tingkat Nasional bersaing dengan para Mahasiswa Berprestasi Perguruan Tinggi se-Indonesia pada Juni 2014.Pemenang kedua Mapres UI adalah Widya Aulia Ramadhani, mahasiswa Fakultas Teknik. Dia berhak atas hadiah uang senilai Rp10 juta. Sedangkan Rama Dwiyana Putera, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, meraih podium pemenang ketiga dan hadiah uang Rp8 juta.&amp;nbsp; Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko menjelaskan, pemilihan Mapres Utama UI merupakan acara tahunan. Kali ini, UI mengusung tema &quot;Indonesia yang Mandiri&quot;. &quot;Selain pemilihan Mapres Utama UI, Malam Apresiasi Prestasi Mahasiswa UI 2014 juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para mahasiswa UI yang berprestasi dalam bidang penalaran seperti olimpiade sains dan sosial, karya ilmiah, olahraga, seni dan Budaya,&quot; ujar Farida di Balairung UI, Jumat, 9 Mei, malam. Sistem penilaian Mapres Tingkat Utama UI 2014 berdasarkan CV, karya ilmiah dan presentasi, psikotes, kemampuan bahasa Inggris dan kepribadian. Pada tahun ini, para Mapres juga diwajibkan melakukan penelitian sesuai bidang keilmuannya masing-masing dengan topik yang relevan akan kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini. Para finalis Mapres UI adalah 13 mahasiswa berprestasi Program Sarjana (S1-) dari seluruh Fakultas di lingkungan UI. Sebelumnya, mereka lolos seleksi di tingkat Fakultas. Ketigabelas finalis Mapres UI 2014 adalah Muhamad Hanifi (FK), Afida Luthfi Yuvana (FKG), Nisa Vidya Yuniarti (FMIPA), Widya Aulia Ramadhani (FT), Andhika Putra Sudarman (FH), Mardhatilla Amalia (FE), Tegar Ahmad Ramadan (FIB), Silvia Ranny Wafiroh (F. Psi), Sartika (FISIP), Ida Fauziah (FKM), Rama Dwiyana Putera (Fasilkom), Hilda Meriyandah (FIK) dan Natasya Linsie Corona D (F.Farmasi). Sebagai finalis Mapres UI, mereka akan diprioritaskan menjadi delegasi UI di tingkat nasional maupun internasional.Farida menyebut, tidak kurang dari 119 prestasi akademik maupun non akademik tingkat nasional dan internasional berhasil ditorehkan mahasiswa UI pada periode Mei 2013&amp;ndash;April 2014. Dia berharap, penyelenggaraan Malam Apresiasi Prestasi Mahasiswa UI 2014 dapat mengapresiasi prestasi mahasiswa serta dapat terus memicu para mahasiswa UI untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.&amp;nbsp; &quot;Baik itu bidang akademis maupun non akademis, dan diikuti dengan sikap dan karakter pribadi yang positif,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>DEPOK - Setiap berbelanja di pasar swalayan, kita pasti akan diberikan kantong plastik sebagai wadah penyimpan barang belanjaan. Sayangnya, kebiasaan ini membuat penggunaan plastik meningkat. Padahal, plastik sulit terurai di alam. Melihat fenomena tersebut,&amp;nbsp; mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Andhika Putra, pun mengajukan ide tentang upaya pengurangan kantong plastik di pasar swalayan. Bahkan, ide yang dituangkannya dalam makalah &quot;Upaya Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Indonesia Melalui Regulasi Penerapan Biaya Terhadap Pemberian Kantong Plastik di Pasar Swalayan&quot; tersebut menjadi tiket Andhika meraih predikat juara pertama Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UI 2014. Sebagai Juara 1 Mapres UI, Andhika berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp12 juta. Dia juga akan mewakili UI dalam seleksi mahasiswa berprestasi Tingkat Nasional bersaing dengan para Mahasiswa Berprestasi Perguruan Tinggi se-Indonesia pada Juni 2014.Pemenang kedua Mapres UI adalah Widya Aulia Ramadhani, mahasiswa Fakultas Teknik. Dia berhak atas hadiah uang senilai Rp10 juta. Sedangkan Rama Dwiyana Putera, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, meraih podium pemenang ketiga dan hadiah uang Rp8 juta.&amp;nbsp; Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko menjelaskan, pemilihan Mapres Utama UI merupakan acara tahunan. Kali ini, UI mengusung tema &quot;Indonesia yang Mandiri&quot;. &quot;Selain pemilihan Mapres Utama UI, Malam Apresiasi Prestasi Mahasiswa UI 2014 juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para mahasiswa UI yang berprestasi dalam bidang penalaran seperti olimpiade sains dan sosial, karya ilmiah, olahraga, seni dan Budaya,&quot; ujar Farida di Balairung UI, Jumat, 9 Mei, malam. Sistem penilaian Mapres Tingkat Utama UI 2014 berdasarkan CV, karya ilmiah dan presentasi, psikotes, kemampuan bahasa Inggris dan kepribadian. Pada tahun ini, para Mapres juga diwajibkan melakukan penelitian sesuai bidang keilmuannya masing-masing dengan topik yang relevan akan kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini. Para finalis Mapres UI adalah 13 mahasiswa berprestasi Program Sarjana (S1-) dari seluruh Fakultas di lingkungan UI. Sebelumnya, mereka lolos seleksi di tingkat Fakultas. Ketigabelas finalis Mapres UI 2014 adalah Muhamad Hanifi (FK), Afida Luthfi Yuvana (FKG), Nisa Vidya Yuniarti (FMIPA), Widya Aulia Ramadhani (FT), Andhika Putra Sudarman (FH), Mardhatilla Amalia (FE), Tegar Ahmad Ramadan (FIB), Silvia Ranny Wafiroh (F. Psi), Sartika (FISIP), Ida Fauziah (FKM), Rama Dwiyana Putera (Fasilkom), Hilda Meriyandah (FIK) dan Natasya Linsie Corona D (F.Farmasi). Sebagai finalis Mapres UI, mereka akan diprioritaskan menjadi delegasi UI di tingkat nasional maupun internasional.Farida menyebut, tidak kurang dari 119 prestasi akademik maupun non akademik tingkat nasional dan internasional berhasil ditorehkan mahasiswa UI pada periode Mei 2013&amp;ndash;April 2014. Dia berharap, penyelenggaraan Malam Apresiasi Prestasi Mahasiswa UI 2014 dapat mengapresiasi prestasi mahasiswa serta dapat terus memicu para mahasiswa UI untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.&amp;nbsp; &quot;Baik itu bidang akademis maupun non akademis, dan diikuti dengan sikap dan karakter pribadi yang positif,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
