<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aih, Ikut SBMPTN Hanya Sekadar Iseng!</title><description>Usai ujian nasional (UN), sebagian siswa-siswi mempersiapkan dirinya  untuk berbondong-bondong mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan  Tinggi Negeri (SBMPTN) agar bisa kuliah di kampus negeri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/12/560/983437/aih-ikut-sbmptn-hanya-sekadar-iseng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/12/560/983437/aih-ikut-sbmptn-hanya-sekadar-iseng"/><item><title>Aih, Ikut SBMPTN Hanya Sekadar Iseng!</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/12/560/983437/aih-ikut-sbmptn-hanya-sekadar-iseng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/12/560/983437/aih-ikut-sbmptn-hanya-sekadar-iseng</guid><pubDate>Senin 12 Mei 2014 09:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/11/560/983437/3JC0hd9euS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/11/560/983437/3JC0hd9euS.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Usai ujian nasional (UN), sebagian siswa-siswi mempersiapkan dirinya untuk berbondong-bondong mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) agar bisa kuliah di kampus negeri.Tapi, berbeda dengan dua siswa ini. Mereka mengikuti SBMPTN hanya iseng-iseng semata. Hal ini lantaran karena lebih mementingkan bekerja dibandingkan kuliah. Seperti yang diutarakan oleh siswi SMK Telkom Schools, Melly Puspitasari. Dia mengakui bahwa dirinya lebih memprioritaskan bekerja sambil kuliah.&quot;Ikut SBMPTN cuma iseng-iseng saja, biar tahu soal-soalnya seperti apa. Saya sudah merencanakan setelah UN selesai mau mencari kerja, karena kalau kuliah empat tahun enggak ada pengalaman kerja. Jadi, kalau sambil kuliah ada pengalamannya,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (12/5/2014).Pendaftaran SBMPTN dari sekolah tersebut sudah dua minggu dibuka hingga 21 Mei 2014. Keinginan kerja usai sekolah pun tak datang dari dirinya saja, melainkan saran dari orangtua.&quot;Kalau sudah bekerja, saya daftar kuliah yang ada kelas karyawannya, seperti di Universitas Mercu Buana jurusan Manajemen, insya Allah Juli tahun ini daftar kuliah,&quot; ucapnya.Dia menambahkan, jika dia lolos atau diterima SBMPTN, maka dia akan kuliah dan berhenti bekerja walaupun hanya beberapa bulan mempunyai pengalaman kerja.&quot;Pilihannya di Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia (UI) dengan jurusan yang sama yaitu Manajemen. Kalau tidak lolos SBMPTN, saya tetap bekerja,&quot; ungkapnya.Hal senada disampaikan oleh siswi SMK Telkom Schools, Hana Nurliani. Dia mengaku bahwa dirinya tidak kuliah terlebih dahulu dan lebih memprioritaskan bekerja. &quot;Saya sengaja enggak ikut SBMPTN karena banyak tawaran kerja dari sekolah, jadi fokus ke kerjaan dulu,&quot; tuturnya.Hana menambahkan, sebenarnya dirinya ingin ikut SBMPTN, tapi hanya iseng-iseng saja. &quot;Iseng saja sih,&quot; tutup Hana.</description><content:encoded>JAKARTA - Usai ujian nasional (UN), sebagian siswa-siswi mempersiapkan dirinya untuk berbondong-bondong mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) agar bisa kuliah di kampus negeri.Tapi, berbeda dengan dua siswa ini. Mereka mengikuti SBMPTN hanya iseng-iseng semata. Hal ini lantaran karena lebih mementingkan bekerja dibandingkan kuliah. Seperti yang diutarakan oleh siswi SMK Telkom Schools, Melly Puspitasari. Dia mengakui bahwa dirinya lebih memprioritaskan bekerja sambil kuliah.&quot;Ikut SBMPTN cuma iseng-iseng saja, biar tahu soal-soalnya seperti apa. Saya sudah merencanakan setelah UN selesai mau mencari kerja, karena kalau kuliah empat tahun enggak ada pengalaman kerja. Jadi, kalau sambil kuliah ada pengalamannya,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (12/5/2014).Pendaftaran SBMPTN dari sekolah tersebut sudah dua minggu dibuka hingga 21 Mei 2014. Keinginan kerja usai sekolah pun tak datang dari dirinya saja, melainkan saran dari orangtua.&quot;Kalau sudah bekerja, saya daftar kuliah yang ada kelas karyawannya, seperti di Universitas Mercu Buana jurusan Manajemen, insya Allah Juli tahun ini daftar kuliah,&quot; ucapnya.Dia menambahkan, jika dia lolos atau diterima SBMPTN, maka dia akan kuliah dan berhenti bekerja walaupun hanya beberapa bulan mempunyai pengalaman kerja.&quot;Pilihannya di Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia (UI) dengan jurusan yang sama yaitu Manajemen. Kalau tidak lolos SBMPTN, saya tetap bekerja,&quot; ungkapnya.Hal senada disampaikan oleh siswi SMK Telkom Schools, Hana Nurliani. Dia mengaku bahwa dirinya tidak kuliah terlebih dahulu dan lebih memprioritaskan bekerja. &quot;Saya sengaja enggak ikut SBMPTN karena banyak tawaran kerja dari sekolah, jadi fokus ke kerjaan dulu,&quot; tuturnya.Hana menambahkan, sebenarnya dirinya ingin ikut SBMPTN, tapi hanya iseng-iseng saja. &quot;Iseng saja sih,&quot; tutup Hana.</content:encoded></item></channel></rss>
