<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP Sebut Kabinet Profesional Jokowi hanya Kemasan Politik</title><description>Hingga saat ini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memang belum memastikan arah koalisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/12/568/983510/ppp-sebut-kabinet-profesional-jokowi-hanya-kemasan-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/12/568/983510/ppp-sebut-kabinet-profesional-jokowi-hanya-kemasan-politik"/><item><title>PPP Sebut Kabinet Profesional Jokowi hanya Kemasan Politik</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/12/568/983510/ppp-sebut-kabinet-profesional-jokowi-hanya-kemasan-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/12/568/983510/ppp-sebut-kabinet-profesional-jokowi-hanya-kemasan-politik</guid><pubDate>Senin 12 Mei 2014 03:46 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/12/568/983510/BI4GnExvJU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/12/568/983510/BI4GnExvJU.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hingga saat ini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memang belum memastikan arah koalisi. Namun, kritikan terhadap konsep kabinet profesional yang ditawarkan bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah dilayangkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Kita ini enggak mungkin munafik. Saling memberi dan membagi, dan siapa yang dapat. Kabinet profesional itu hanya kemasan politik,&quot; ujar Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani di lokasi acara Rapimnas II PPP, di Hotel Aston, Jakarta, Minggu (11/5/2014).
&amp;nbsp;
Anggota Komisi III DPR RI itu menjelaskan, bahwa dalam praktik politik praktis, tidak bisa mendikotomikan kalangan profesional dan politisi. &quot;Contohnya saya di DPR, saya bisa berdebat dengan teman-teman yang dari penegak hukum. Apakah orang partai tidak punya kemampuan itu?&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Lantas Yani pun menuding konsep kabinet yang ditawarkan Jokowi hanya akan memberikan celah bagi orang non-partai yang selama ini tidak berkeringat duduk berkuasa dan melupakan peluh dari orang-orang partai.
&amp;nbsp;
&quot;Sementara orang partai yang selama ini berkeringat, disingkirkan. Tidak bisa seperti ini,&quot; kanjutnya.
&amp;nbsp;
Dengan kondisi nyata seperti itu, Yani pun menyatakan PPP akan tetap mengajukan kader-kader terbaik partai berlambang Kabah itu untuk duduk di posisi menteri jika berkoalisi dengan Jokowi maupun Prabowo.</description><content:encoded>JAKARTA - Hingga saat ini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memang belum memastikan arah koalisi. Namun, kritikan terhadap konsep kabinet profesional yang ditawarkan bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah dilayangkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Kita ini enggak mungkin munafik. Saling memberi dan membagi, dan siapa yang dapat. Kabinet profesional itu hanya kemasan politik,&quot; ujar Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani di lokasi acara Rapimnas II PPP, di Hotel Aston, Jakarta, Minggu (11/5/2014).
&amp;nbsp;
Anggota Komisi III DPR RI itu menjelaskan, bahwa dalam praktik politik praktis, tidak bisa mendikotomikan kalangan profesional dan politisi. &quot;Contohnya saya di DPR, saya bisa berdebat dengan teman-teman yang dari penegak hukum. Apakah orang partai tidak punya kemampuan itu?&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Lantas Yani pun menuding konsep kabinet yang ditawarkan Jokowi hanya akan memberikan celah bagi orang non-partai yang selama ini tidak berkeringat duduk berkuasa dan melupakan peluh dari orang-orang partai.
&amp;nbsp;
&quot;Sementara orang partai yang selama ini berkeringat, disingkirkan. Tidak bisa seperti ini,&quot; kanjutnya.
&amp;nbsp;
Dengan kondisi nyata seperti itu, Yani pun menyatakan PPP akan tetap mengajukan kader-kader terbaik partai berlambang Kabah itu untuk duduk di posisi menteri jika berkoalisi dengan Jokowi maupun Prabowo.</content:encoded></item></channel></rss>
