<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Mutu Pendidikan Indonesia Masih Jeblok</title><description>Indonesia meraih peringkat paling bontot terkait dengan mutu  pendidikannya Berdasarkan data The Learning Curve Pearson 2014. Ada  beberapa hal yang membuat mutu pendidikan di Indonesia masih rendah  dibandingkan dengan negara-negara lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/13/373/984337/alasan-mutu-pendidikan-indonesia-masih-jeblok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2014/05/13/373/984337/alasan-mutu-pendidikan-indonesia-masih-jeblok"/><item><title>Alasan Mutu Pendidikan Indonesia Masih Jeblok</title><link>https://news.okezone.com/read/2014/05/13/373/984337/alasan-mutu-pendidikan-indonesia-masih-jeblok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2014/05/13/373/984337/alasan-mutu-pendidikan-indonesia-masih-jeblok</guid><pubDate>Selasa 13 Mei 2014 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/13/373/984337/LELXVD9HPP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/13/373/984337/LELXVD9HPP.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia meraih peringkat paling bontot terkait dengan mutu pendidikannya Berdasarkan data The Learning Curve Pearson 2014. Ada beberapa hal yang membuat mutu pendidikan di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya.&quot;Hal-hal yang membuat mutu pendidikan Indonesia jeblok karena pengaruh meningkatnya demografi atau penduduk kita, kualitas guru, dan fasilitasnya seperti apa,&quot; tutur Rektor Unpad, Ganjar Kurnia saat dihubungi Okezone, Selasa (13/5/2014).Oleh karena itu, Indonesia harus berbenah diri dalam meningkatkan mutu pendidikannya. Saat ini, tambah Ganjar, dirinya tidak mengetahui indikator apa saja yang membuat mutu pendidikan di Indonesia jeblok.&quot;Hingga saat ini, kita berusaha untuk menjadikan pendidikan Indonesia ke depannya lebih baik. Pemerintah sudah menerapkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan ternyata persentasenya mencapai 45 persen (sudah baik),&quot; jelas Ganjar.Sebelumnya, lembaga pemeringkatan pendidikan dunia ini memaparkan jika Indonesia menduduki posisi bontot alias akhir dalam mutu pendidikan di seluruh dunia.Indonesia menempati posisi ke-40 dengan indeks rangking dan nilai secara keseluruhan yakni minus 1,84. Sementara pada kategori kemampuan kognitif indeks rangking 2014 versus 2012, Indonesia diberi nilai -1,71.Sedangkan untuk nilai pencapaian pendidikan yang dimiliki Indonesia, diberi skor -2,11. Posisi Indonesia ini menjadikan yang terburuk. Di mana Meksiko, Brasil, Argentina, Kolombia, dan Thailand, menjadi lima negara dengan rangking terbawah yang berada di atas Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia meraih peringkat paling bontot terkait dengan mutu pendidikannya Berdasarkan data The Learning Curve Pearson 2014. Ada beberapa hal yang membuat mutu pendidikan di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya.&quot;Hal-hal yang membuat mutu pendidikan Indonesia jeblok karena pengaruh meningkatnya demografi atau penduduk kita, kualitas guru, dan fasilitasnya seperti apa,&quot; tutur Rektor Unpad, Ganjar Kurnia saat dihubungi Okezone, Selasa (13/5/2014).Oleh karena itu, Indonesia harus berbenah diri dalam meningkatkan mutu pendidikannya. Saat ini, tambah Ganjar, dirinya tidak mengetahui indikator apa saja yang membuat mutu pendidikan di Indonesia jeblok.&quot;Hingga saat ini, kita berusaha untuk menjadikan pendidikan Indonesia ke depannya lebih baik. Pemerintah sudah menerapkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan ternyata persentasenya mencapai 45 persen (sudah baik),&quot; jelas Ganjar.Sebelumnya, lembaga pemeringkatan pendidikan dunia ini memaparkan jika Indonesia menduduki posisi bontot alias akhir dalam mutu pendidikan di seluruh dunia.Indonesia menempati posisi ke-40 dengan indeks rangking dan nilai secara keseluruhan yakni minus 1,84. Sementara pada kategori kemampuan kognitif indeks rangking 2014 versus 2012, Indonesia diberi nilai -1,71.Sedangkan untuk nilai pencapaian pendidikan yang dimiliki Indonesia, diberi skor -2,11. Posisi Indonesia ini menjadikan yang terburuk. Di mana Meksiko, Brasil, Argentina, Kolombia, dan Thailand, menjadi lima negara dengan rangking terbawah yang berada di atas Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
